x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Inilah Cerita Dibalik Kepuruk Melarat Khas Cirebon


Kerupuk-melarat-khas-cirebon

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kerupuk melarat sudah tidak asing lagi bagi wisatawan yang sering berkunjung ke daerah Cirebon. Tidak hanya nikmat disantap, kerupuk melarat khas Cirebon memiliki banyak keunikan dibanding dengan kerupuk lainnya.

Sejarah Kerupuk Melarat Khas Cirebon

Kerupuk merupakan camilan khas Indonesia yang umumnya diolah menggunakan minyak goreng di dalam wajan.

Namun, hal ini tidak berlaku di Cirebon, Jawa Barat. Kerupuk Melarat khas Cirebon justru menggunakan pasir sebagai pengganti minyak dalam proses pengolahannya.

Karena prosesnya yang menggunakan pasir inilah, masyarakat Cirebon menyebutnya dengan sebutan kerupuk melarat.

Siapa sangka, kerupuk ini sudah tercipta sejak tahun 1920an. Tepatnya saat Indonesia masih dijajah dan mengalami ketidakstabilan ekonomi.

Pada masa itu, harga minyak goreng sangat mahal. Tidak semua kalangan masyarakat di Cirebon bisa mendapatkan minyak karena harganya yang sangat mahal.

Atas dasar inilah yang kemudian mendorong masyarakat Cirebon membuat inovasi dengan memasak kerupuk menggunakan kerupuk menggunakan pasir.

Namun pasir yang digunakan bukan sembarang pasir, lho. Melainkan pasir pegunungan yang sudah melewati proses pengayakan.

Setelah diayak, pasir dijemur supaya menjadi bersih dan kering. Setelah itu, barulah pasir bisa digunakan sebagai pengganti minyak.

Selain disangrai dengan pasir, keunikan kerupuk melarat lainnya adalah warnanya yang beraneka ragam, seperti hijau, putih, dan merah. Rasanya pun gurih, cocok menjadi camilan untuk menemani santai bersama dengan keluarga atau kerabat.

Selain itu, kerupuk ini juga nikmat saat disantap bersama bumbu asam, saus kacang, atau saus oncom. Menjadi pelengkap sajian lain juga bisa banget.

Hingga kini, kerupuk melarat telah menjadi bagian dalam keseharian masyarakat Cirebon. Tidak hanya warga lokal saja, para wisatawan yang berkunjung ke Cirebon juga menjadi menjadikan kerupuk melarat sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Kerupuk melarat juga memiliki nama lain, kerupuk mares atau kerupuk useg di daerah Jawa Tengah.

Sejarah-kerupuk

Cara Membuat Kerupuk Melarat di Rumah

Kerupuk melarat bisa dengan mudah kamu temu disepanjang jalur Pantura. Namun jika kamu ingin mencobanya membuatnya sendiri di rumah, kamu bisa ikuti resep kerupuk melarat berikut ini:


Baca Juga:


Bahan-bahan:

  • 250 gram Tepung tapioka / kanji
  • 1 sendok makan garam
  • 4 sendok makan gula
  • 5 butir Bawang putih
  • Air hangat secukupnya

Cara membuat kerupuk melarat:

  1. Ulek bawang putih hingga halus.
  2. Masukkan tepung tapioka, garam dan gula kedalam wadah. Aduk dengan sendok atau sepatula plastik hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan air hangat ke dalam adonan. Uleni hingga setengah kalis. Kemudian masukkan bawang putih yang sudah halus dan uleni lagi sembari menambahkan air hangat sedikit demi sedikit hingga adonan benar-benar kalis.
  4. Siapkan plastik untuk membungkus adonan. Tutup masing2 ujungnya, pastikan benar-benar rapat.
  5. Kukus adonan kerupuk yang sudah dibungkus kurang lebih 2 sampai 4 jam.
  6. Buka bungkus dan dinginkan adonan. Kemudian potong tipis-tipis adonan dengan hati-hati.
  7. Jemur kerupuk mentah yang sudah jadi agar bisa mengembang dengan sempurna saat disangrai dengan pasir.
  8. Goreng menggunakan pasir yang sudah dipersiapkan khusus untuk menggoreng.

Sobat Moslem, seperti itulah cara membuat kerupuk melarat khas Cirebon ala rumahan yang bahan yang sangat mudah ditemukan. Kamu tertarik untuk mencobanya di rumah?

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Berapa Berat Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun? Ini Jawabannya
Previous
Berapa Berat Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun? Ini Jawabannya
Jangan Asal-Asalan, Ini Tips Memilih Clodi untuk Bayi
Next
Jangan Asal-Asalan, Ini Tips Memilih Clodi untuk Bayi
Back to
top