x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Golongan Orang yang Mendapat Keringanan Tidak Puasa


keringanan-tidak-berpuasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Berbagai masalah puasa Ramadhan sudah dijelaskan dalam Al-Quran, termasuk golongan orang yang mendapatkan keringanan tidak berpuasa.

Islam tidak memberatkan umatnya dalam melaksanakan ibadah apapun termasuk saat berpuasa. Terdapat beberapa golongan orang yang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa. 

Ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat seseorang tidak harus menjalankan kewajiban puasanya di bulan suci Ramadhan ini.

Namun ada syarat-syarat tertentu yang harus dikerjakan sesudahnya, yakni mengganti puasa ramadhan tersebut pada hari yang lain atau membayar fidyah. Lalu, siapa saja yang diberi keringanan tidak berpuasa?

Golongan Orang yang Mendapatkan Keringanan Tidak Puasa

  1. Orang yang sakit

Orang yang mengalami sakit parah, bahkan ia sudah tidak mampu lagi untuk berdiri diberikan keringanan untuk tidak berpuasa.

Namun, bila orang tersebut sudah sembuh maka ia harus menggantikan puasa. Penting untuk diketahui juga bahwa ada 3 kondisi yang dikatakan orang tersebut sakit.

Kondisi pertama, apabila sakitnya ringan dan tidak berpengaruh apa-apa jika tetap berpuasa. Contohnya, pilek, pusing, sakit kepala ringan, dan perut keroncongan.

Kondisi kedua, apabila sakitnya bisa bertambah parah atau bertambah lama sembuhnya jika berpuasa. Pada kondisi ini, dianjurkan untuk sebaiknya tidak berpuasa.

Kondisi ketiga, apabila tetap berpuasa akan menyusahkan dirinya dan untuk kondisi ini maka dianjurkan untuk tidak berpuasa.

Allah SWT berfirman,

...dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain...” (Qs. Al Baqarah : 185).

orang-yang-sakit-tidak-dianjurkan-berpuasa

  1. Orang yang bersafar (musafir)

Seseorang yang menjalankan perjalanan jauh atau disebut musafir diperolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya saat perjalanannya selesai.

Namun demikian, golongan orang-orang yang disebut musafir ini memiliki pilihan untuk tetap berpuasa.


Baca Juga:


Kondisi Pertama, jika berat untuk berpuasa atau sulit melakukan hal-hal yang baik ketika di perjalanannya, maka lebih utama untuk tidak berpuasa.

Kondisi kedua, jika tidak memberatkan untuk berpuasa dan tidak menyulitkan untuk melakukan hal-hal baik ketika di perjalanannya, maka lebih utama untuk berpuasa.

Kondisi ketiga, jika tetap berpuasa malah menyebabkan kematian bagi dirinya, maka lebih utama wajib tidak berpuasa.

orang-yang-musafir

  1. Orang yang sudah renta

Orang tua yang tidak mampu berpuasa, diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa dan tidak ada kewajiban untuk mengganti puasanya.

Mayoritas para ulama sepakat bahwa cukup bagi mereka untuk memberi fidyah yaitu memberi makan kepada orang miskin bagi setiap hari yang ditinggalkan.

keringanan-tidak-berpuasa

  1. Wanita hamil dan menyusui

Dalam syariat Islam keringanan untuk tidak berpuasa juga diberikan kepada wanita hamil dan menyusui.

Jika wanita hamil khawatir terhadap janin yang ada di kandungannya dan wanita menyusui cemas bayinya tidak terpenuhi nutrisi hariannya, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa.

Wanita hamil dan menyusui juga diharuskan mengganti puasanya dengan memberi fidyah (memberi makan orang miskin). Sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Membayar fidyah ditentukan berdasarkan pada jumlah hari yang ditinggalkan untuk berpuasa. Tiap 1 hari seseorang meninggalkan puasa, maka dia diwajibkan untuk membayar fidyah pada 1 orang fakir miskin.

wanita-hamil-dan-menyusui-tak-harus-berpuasa

Sobat, itulah golongan orang-orang yang mendapatkan keringanan tidak berpuasa selama bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat, ya!

 

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
5 Resep Kue Lebaran Coklat Enak Favorit Keluarga
Previous
5 Resep Kue Lebaran Coklat Enak Favorit Keluarga
Apakah Puasa Setelah Melahirkan Tepat Dilakukan?
Next
Apakah Puasa Setelah Melahirkan Tepat Dilakukan?
Related Articles
Back to
top