x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Adakah Larangan Keramas saat Puasa dalam Islam?


Keramas-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Islam melarang keramas saat puasa? Apakah anggapan ini benar? Mari simak ulasan berikut ini untuk mengtahui jawabannya.

Keramas saat Puasa, Seperti Apakah Hukumnya dalam Islam?

Mungkin banyak orang tua yang melarang anaknya untuk keramas di siang hari saat sedang berpuasa.

Aktivitas ini membuat tubuh lebih segar sehingga menjadi salah satu pantangan dan dianggap dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahala. Aturan tersebut berkembang secara turun-temurun dan dipercaya sebagian kalangan dan bertahan hingga saat ini.

Sebenarnya, keramas bukanlah termasuk hal-hal yang membatalkan puasa atau hukumnya mubah.

Beberapa dalil yang mendukung pernyataan hukum keramas saat puasa tersebut adalah sebagai berikut:

1. Rasulullah SAW menyiramkan air kekepalanya saat berpuasa

Dalam sebuah riwayat dari Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam disebutkan,

Sungguh aku menyaksikan Rasulullah Shallallhu ‘Alayhi wa Salam di ‘Araj menyiramkan air keatas kepalanya sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena dahaga dan panasnya cuaca.” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi).

Hadits tersebut dengan jelas menggambarkan bahwa Rasulullah SAW sendiri mandi saat siang hari dan mendinginkan kepalanya dengan menyiramkan air.

2. Rasulullah mandi junub ketika waktu subuh

Dari Aisyah RA disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam ketika waktu shubuh masih dalam keadaan junub, kemudian ia mandi, dan kemudian (melanjutkan) puasa.” (HR Bukhari Muslim).


Baca Juga:


Berdasarkan hadits tersebut maka orang yang berpuasa diperbolehkan untuk mandi, berendam dalam air, menyelam serta menyiram air ke kepalanya ditempat pemandian atau kamar mandi.

3. Ibnu Umar mendinginkan kepalanya saat puasa

Ibn Umar radliallahu ‘anhuma pernah membasahi pakaiannya dan beliau letakkan di atas kepalanya ketika sedang puasa.” (Riwayat Al Bukhari).

Diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Ibnu Umar meletakkan kain basah dikepalanya saat berpuasa dengan tujuan untuk mendinginkan kepalanya yang merasa panas.

Mendinginkan kepala seperti ini disamakan dengan mendinginkan kepala dengan menyiramnya dengan air atau mandi.

Hukum-keramas-dalam-Islam

4. Pendapat Imam Al-‘Imrani dalam kitab Al Bayan

Dalam kitab Al bayan Imam al Imrani berpendapat bahwa orang yang berpuasa boleh menyiramkan air di atas kepalanya, nerendam serta menyelam dalam air selama air tersebut tidak masuk dalam kerongkongannya.

Hal tersebut juga berdarakan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah melakukan mandi junub saat subuh dan melanjutkan berpuasa sebagaimana biasanya.

Meski tidak membatalkan puasa, ada ketentuan keramas saat puasa yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah penjelasannya:

  • Keramas bisa dilakukan kapan saja saat berpuasa, tetapi lakukan hal tersebut dengan hati-hati dan pelan-pelan agar tidak ada air yang masuk ke mulut atau lubang tubuh lainnya.
  • Bila tetap ragu untuk melakukan keramas saat puasa ada baiknya untuk menunda waktu keramas hingga waktu buka puasa tiba. Jika perlu mandi dan berkeramaslah diantara waktu shalat maghrib dan shalat isya dan sebelum melakukan shalat tarawih.
  • Saat berkeramas, terutama disiang hari, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa dan jangan dengan sengaja memasukkan air lewat mulut atau lubang tubuh lainnya karena hal tersebut dapat membatalkan puasanya.

Moslem Fellas, itulah penjelasan mengenai keramas saat puasa yang harus kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan Islami kamu, ya.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
5 Tempat Melihat Sunset di Bali yang Indah dan Eksotis
Previous
5 Tempat Melihat Sunset di Bali yang Indah dan Eksotis
5 Tips Hemat Naik Transportasi Online, Sudah Tahu?
Next
5 Tips Hemat Naik Transportasi Online, Sudah Tahu?
Related Articles
Back to
top