x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenalkan Shalat pada Anak Demi Membentuk Karakter Terbaiknya


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Seperti yang kita ketahui, anak merupakan amanah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita sebagai orang tua. Sehingga, sudah menjadi hal seharusnya amanah tersebut kita jaga dengan sebaik-baiknya.

Salah satunya dengan kenalkan shalat pada pada anak. Dalam praktiknya memang cukup sulit dilakukan, namun masalah pendidikan agama itu sangat penting diutamakan.

Kapan waktu yang tepat seorang anak mulai diajarkan shalat?

Bukan hanya tentang shalat, membiasakan anak dengan menjalani adab-adab, amalan maupun akidah islami harus dilakukan sejak anak usia dini. Dengan begitu, apa yang  telah kita ajarkan dapat tertanam kokoh di dalam jiwanya.

Mereka akan dengan senang hati dan begitu ringan mengerjakan kebaikan dan termasuk mengerjakan shalat. Karena, seperti yang kita ketahui shalat merupakan rukun Islam kedua yang menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim.

Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda yang artinya,

Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)

Dari hadits tersebut dijelaskan, bahwa Rasulullah dengan tegas mensyariatkan agar shalat dimulai sejak usia dini, yaitu sebelum mereka mencapai usia baligh. Bila perlu sejak usia tujuh tahun.

Begini cara tepat mengajarkan anak shalat

Tidak mudah mengajarkan anak-anak untuk mulai bisa menjalankan shalat. Diperlukan berbagai persiapan seperti bagaimana cara berwudhu, rukun-rukun shalat, hal-hal yang diwajibkan, disunahkan, serta hal yang bisa membatalkan. Berikut ini adalah beberapa cara mengajarkan anak-anak untuk shalat, yaitu :

Jadilah contoh kedisiplinan dalam menjalankan Shalat

Orang tua adalah sosok yang paling dipercaya oleh sang anak, karena itu mereka senang meniru apa yang orang tuanya lakukan.

Terlebih, pada usia anak-anak adalah masa di mana mereka sangat lekat dalam memperhatikan dan meniru tingkah laku orang di sekelilingnya.

Jadi untuk mengajarkan anak shalat yang pertama, kita harus menjadi contoh tauladan yang baik untuk sang anak dengan konsisen melakukan kewajiban agama.

Tamankan betapa pentingnya shalat dalam kehidupannya

Selain memberikan contoh yag disiplin, tanamankan arti tentang betapa pentingnya shalat bagi kehidupannya.

Beri tahu bahwa shalat bukan hanya sekedar kewajiban, tapi juga sebuah kebutuhan setiap umat muslim. Karena shalat merupakan penghubung antara manusia dengan penciptannya, yaitu Allah SWT.

Dan ketika manusia lalai dalam melakukan kewajibannya tersebut, maka sudah pasti Allah SWT akan menenggelamkan orang tersebut ke dalam azab di akhirat kelak.

Namun, jika manusia mamu konsisten dalam menjalankan kewajiban tersebut, maka Alla SWT pun senantiasa dengan senang hati membalasnya dengan kebaikan.

Hal ini dilakukan bukan dalam konsep menakut-nakuti, melainkan membangun rasa kepercayaannya dalam tujuan melakukan shalat.

Ajak Anak untuk melakukan shalat

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ath-Thabari, Rasulullah SAW pernah bersabda, yang artinya,

 “Apabila  seorang anak dapat membedakan mana kanan dan kiri, maka perintahkanlah dia untuk mengerjakan shalat.”

Maksudnya ketika seorang anak dapat membedakan mana yang kanan dan mana yang kiri, menandakan bahwa pemikiran anak tersebut sudah cukup untuk mengerti dan  berkembang.

Pada saat itulah waktu yang tepat untuk mulai mengajarkan shalat. Mulailah dengan mengerjakan shalat bersama-sama.

Berikan hukuman bagi anak yang lalai melaksanakan shalat

Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)

Pada hadits di atas, dijelaskan bahwa ketika anak mencapai usia tujuh tahun, maka orang tua wajib memerintahkannya untuk melakukan shalat.

Apabila pada usia sepuluh tahun anak tidak mau melaksanakannya, maka kita harus memberi peringatan dengan memukulinya sebagai hukum atas kelalaiannya.


Baca juga:


Mengapa harus pada umur-umur tersebut? Karena pada umur tujuh tahun, kemampuan akalnya mulai berkembang secara bertahap, sehingga pada usia itu anak-anak harus mulai diperintahkan untuk melaksanakan salah satu kewajiban sebagai seorang muslim, yaitu shalat.

Nah, pada usia sepuluh tahun, anak telah mencapai tahap kesempurnaan dalam perkembangan akalnya. Pada usia tersebut, mereka sudah sangat mampu membedakan antara hal-hal yang bermanfaat dan hal-hak yang berbahaya pada dirinya.

Karena itu, ketika anak-anak mencapai usia tersebut maka ia diwajibkan untuk melaksanakan shalat. Jika mereka lalai dengan kewajibannya, maka kita sebagai orang tua harus memperingatkannya dengan memberikan mereka hukuman.

Tapi harus kita ingat, memberikan hukuman pada anak tidak boleh dilakukan dengan semena-mena serta sembarangan yang nantinya hanya akan membuat sang anak cidera atau terluka. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut yang artinya,

Pukullah mereka dengan pukulan yang tidak keras (tidak membikin patah tulang, atau luka, atau mengeluarkan darah, atau meninggalkan bekas).” (HR. Muslim)

Meskipun begitu, memberikan hukuman tidaklah dilakukan setiap saat, melainkan hanya ketika sang anak tidak menghiraukan atau mengganggap remeh nasihat dan peringatan lisan dari orang tua.

Ajak anak-anak untu shalat berjamaah di Masjid

Langkah selanjutnya, kita dapat mengenalkan anak dalam mengerjakan shalat berjamaah di masjid.

Ini bertujuan, agar sang anak mengenal dan dapat berbaur dengan masyarakat terutama dengan sesama kaum muslim. Selain itu, sang anak juga akan mengenal ulama dan ustadz yang berada di lingkungannya.

Sobat Moslem, keseharian yang kita tanamkan sejak dini akan berpengaruh kepada kebiasaannya di waktu mendatang.

Karena itu, jangan pernah menyerah untuk kenalkan shalat pada anak sejak usia dini meskipun sangat sulit dalam praktiknya. Semoga anak kita selalu dalam lindungan Allah SWT Aamiin.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Wisata Lampung, Pantai Berpasir Putih yang Memberikan Ketenangan
Previous
Wisata Lampung, Pantai Berpasir Putih yang Memberikan Ketenangan
Wajib Lakukan ini Bila berkunjung ke Klenteng Sam Poo Kong Semarang
Next
Wajib Lakukan ini Bila berkunjung ke Klenteng Sam Poo Kong Semarang
Related Articles
Back to
top