x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Kemasan Susu Cair Terbuka, Apakah Aman Diminum?

Kemasan-susu-cair

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Mengonsumsi susu cair untuk sebagian orang adalah hal yang wajib, karena susu baik untuk kesehatan.

Namun bagaimana jika kemasan susu cair yang kita beli sudah dalam keadaan rusak atau terbuka? Tentu kita sebagai konsumen akan ragu untuk mengonsumsinya.

Terdapat beberapa jenis susu cair, tergantung dari bagaimana proses pengolahannya. Beberapa jenis susu cair, yaitu susu mentah (raw milk), susu pasteurisasi dan susu UHT. Salah satu yang membedakan susu-susu tersebut ialah daya tahan penyimpanannya.

Umumnya susu UHT memiliki daya simpan paling lama, kemudian susu pasteurisasi dan terakhir susu mentah.

Yang menjadi kabar baik, mayoritas susu dalam kemasan saat ini sudah diproses dengan metode pasteurisasi atau UHT, sehingga daya simpannya akan lebih lama dibandingkan dengan susu mentah yang proses pembuatannya tanpa sterilisasi.

Dengan kemasan yang masih tertutup, susu pasteurisasi biasanya akan bertahan selama seminggu sampai dua minggu setelah produksi.

Untuk susu UHT, jika kemasannya masih belum terbuka dapat disimpan lebih lama hingga beberapa bulan.

Cara Penyimpanan Kemasan Susu Cair

Cara penyimpanan kemasan susu cair juga harus diperhatikan, yaitu disimpan di tempat sejuk (umumnya dalam kulkas), terhindar dari sinar matahari langsung, dan tidak lembap atau basah.

Saat ini, kebanyakan orang akan membeli beberapa susu cair dalam kemasan yang nantinya akan ia simpan untuk jangka waktu kira-kira satu minggu. Atau mungkin sesekali membeli dan menyimpannya di kulkas.

Tapi harus diperhatikan jika kemasan susunya sudah terbuka. Karena, aman atau tidaknya minum susu kemasan yang sudah terbuka tergantung jenis dan cara penyimpanannya. Berikut ini penjelasannya.

Khasiat-susu-cair

  1. Susu Pasteurisasi

Susu pasteurisasi diproses dengan sterilisasi agar bebas bakteri jahat dan aman dikonsumsi. Namun, kalau kemasannya sudah dibuka, susu pun rentan untuk terpapar bakteri jahat (rekontaminasi).

Terutama saat susu sudah dibuka kemasannya dan tidak segera dimasukkan ke dalam kulkas.


Baca Juga:


Menurut Food and Drugs Administration di Amerika Serikat, setara dengan POM, susu pasteurisasin jangan dikonsumsi lagi jika sudah dibiarkan terbuka di kulkas selama 1-2 jam.

Jika susunya disimpan dalam kulkas setelah dibuka, kamu harus segera menghabiskannya. Tidak baik jika dibiarkan terbuka sampai berhari-hari. Nutrisi susu yang sudah terbuka dan kemasannya tidak diperbarui.

  1. Susu UHT

Dibandingkan dengan susu pasteurisasi, susu UHT memiliki daya simpan yang lebih lama. Susu UHT dapat disimpan dalam kulkas hingga 4 hari.

Jika kemasan masih tertutup, susu tersebut masih aman untuk dikonsumsi dan nutrisinya masih terjaga.

Sama dengan susu pasteurisasi, susu UHT tidak baik dikonsumsi jika sudah terbuka dan tidak disimpan dikulkas selama 1-2 jam, lebih baik jangan dikonsumsi lagi.

Pakar ilmu gizi, Dr. Matthew Lantz Blaylock, Ph.D., berbicara mengenai hal tersebut saat ditemui di Pacific Place, Jakarta Selatan. Beliau mengatakan bahwa susu memang sebaiknya langsung diminum atau dikonsumsi.

Dr. Matthw menambahkan, bahwa susu cair yang terbuka dapat terkontaminasi bakteri jahat yang dapat menghasilkan gas, rasa asam atau perubahan warna.

Jadi, jika kemasan susu cair sudah terlalu lama terbuka lebih baik jangan dikonsumsi lagi, ya, Sobat.



Buat Tulisan
Sederet Makanan Khas Kamboja yang Tak Boleh Terlewatkan Saat Liburan
Previous
Sederet Makanan Khas Kamboja yang Tak Boleh Terlewatkan Saat Liburan
Apa Bahaya Penggunaan Gadget dan Menonton TV Pada Anak yang Tak Dibatasi?
Next
Apa Bahaya Penggunaan Gadget dan Menonton TV Pada Anak yang Tak Dibatasi?
Related Articles
Back to
top