x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Apakah Kelenjar Getah Bening Menular? Cari Tahu Faktanya


Kelanjar getah bening menular

(Sumber: klikdokter)

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak orang selalu membicarakan tentang penyakit kelenjar getah bening, tapi sebenarnya penyakit ini? Benarkah kalau kelenjar getah bening menular?

Inilah saatnya kamu mencari informasi yang lebih terpercaya, ya. Limfoma atau kanker kelenjar getah bening merupakan kanker (tumor ganas) yang berkembang di jaringan kelenjar getah bening atau kelenjar limfa. Adapun jaringan kelenjar getah bening mencakup sistem limfatik dan kekebalan tubuh.

Kelenjar Getah Bening Menular atau Tidak?

Sebelum membahas apakah kelenjar getah bening menular atau tidak, perlu diketahui soal gejala dan penyebabnya terlebih dulu.

Secara umum gejala penyakit ini cukup banyak, tetapi yang paling mudah terlihat yakni munculnya benjolan pada beberapa daerah kelenjar getah bening tanpa adanya rasa nyeri.

Dikarenakan hal ini, sebagian besar pengidap baru menyadari saat sudah memasuki stadium lanjut. Tentu saja kondisi ini memengaruhi proses pengobatan.

Maka dari itu, penting untuk mengenali ciri-ciri kanker kelenjar getah bening lainnya sedini mungkin dilansir dari Kompas Health:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Seperti yang diungkit sedikit di atas, ada gejala paling umum yaitu pembengkakan atau benjolan di daerah ketiak, leher, atau selangkangan.

Fungsi kelenjar getah bening ini ialah sebagai sistem imun yang melawan infeksi pada tubuh terhadap virus, bakteri, atau mikroorganisme merugikan lainnya.

Meski memang infeksi lain bisa menimbulkan gejala ini juga, tapi biasanya kanker limfa bahkan tidak disertai nyeri sama sekali.

  • Kehilangan selera makan

Perhatikan selera makan akhir-akhir ini, sebab penderita kanker kelenjar getah bening juga bisa kehilangan nafsu makan.

Kondisi ini bisa dikarenakan adanya kanker itu sendiri, atau pengaruh dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh penderita.

Makanan penyebab kelenjar getah bening

(Sumber: the new times)

  • Berat badan turun drastis

Sel-sel kanker yang bersarang pada tubuh dan menyerang kelenjar getah bening akan terus menerus menggerogoti tubuh penderita, tidak terkecuali mengambil nutrisi dalam tubuh.

Lama-kelamaan tubuh bisa semakin kekurangan nutrisi penting, sampai mengakibatkan penurunan berat badan secara drastis. Akhirnya pun tubuh akan merasa lemas dan mudah lelah.

  • Demam dan tubuh menggigil

Hampir semua bentuk infeksi serta penyakit menimbulkan gejala demam. Umumnya penderita mengalami demam yang tidak terlalu tinggi, sekitar 37 derajat celcius, atau malah tidak pernah lebih dari 38 derajat celcius.


Baca Juga:


Suhu tubuh pun meningkat karena serangan dari sel kanker yang merangsang thermostat (pengaturan suhu tubuh) dan hipotalamus. Adanya rangsangan terhadap thermostat menyebabkan sensasi kedinginan terhadap tubuh.

Apakah benar kelenjar  getah bening menular

(Sumber inews)

  • Kekurangan sel darah merah

Sel kanker pada penyakit ini bisa banyak menyerap sel darah merah, akibatnya tubuh jadi kekurangan banyak hemoglobin.

Ketika kanker sudah parah dan menyerang organ dalam, kondisi ini bisa mengakibatkan pendarahan.

Adanya pendarahan tersebut menyebabkan zat besi dalam darah berkurang, lambat laun sel darah merah pun menurun drastis. Hal ini bisa sangat berbahaya karena sel darah merah berguna mengantarkan oksigen pada otak.

Apakah kelenjar getah bening menular?

Mengutip dari laman Good Doctor, sebenarnya kanker kelenjar getah bening tidaklah menular. Akan tetapi, jika pembengkakan terjadi akibat Tuberkulosis (limfadenitis tuberkulosis), ada kecenderungan dapat menular.

Khususnya jika sering berkontak langsung dengan pengidap, ya. Perlu diingat, bahwa yang menular adalah Tuberkulosis-nya, bukan pembengkakan kelenjar getah beningnya.

Maka saat telah terinfeksi atau tertular Tuberkulosis, belum bisa dipastikan akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening juga.

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dengan kemampuan menyerang berbagai organ, khususnya paru-paru.

Jika tidak segera ditangani, Tuberkulosis bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius. Salah satunya yaitu pembengkakan atau pembesaran pada kelenjar getah bening tersebut.

Segera periksakan ke dokter kalau mengalami beberapa gejala di atas, ya. Meski tidak ada bukti kalau kelenjar getah bening menular, pencegahan dan penanganan sedini mungkin harus diketahui. Stay healthy, Moslem Fellas.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Awal Mula Kapur Barus dan Kegunaannya
Previous
Awal Mula Kapur Barus dan Kegunaannya
Yuk, Kenalan Sambil Coba 3 Resep Chef Juna Ini
Next
Yuk, Kenalan Sambil Coba 3 Resep Chef Juna Ini
Related Articles
Back to
top