x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Bagimana Kedudukan Puasa Ramadhan Bagi Umat Islam?

Kedudukan-Puasa-Ramadhan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tentu saja sebagai umat Islam kita harus memahami bahwa puasa di bulan Ramadhan  merupakan kewajiban bagi kaum yang beriman.

Oleh sebab itu, kedudukan puasa Ramadhan untuk umat Islam tentu saja sangat tinggi dan kehadirannya selalu dinanti.

Kedudukan Puasa Ramadhan Bagi Muslimin

Allah SWT berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian untuk berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (Qs. Al-Baqarah [2]: 183)

Ibnu Utsaimin rahimahullah juga mengatakan,

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam. Inilah kedudukannya (yang mulia) di dalam agama Islam. Hukumnya adalah wajib berdasarkan ijma’/kesepakatan kaum muslimin karena Al-Kitab dan As-Sunnah menunjukkan demikian.” (Syarh Riyadhush Shalihin, 3/380)

Saat memberikan penjelasan tentang ayat di atas, beliau berkata bahwa Allah SWT mengarahkan ayat tersebut bagi orang-orang yang beriman.

Hal itu disebabkan, puasa Ramadhan menjadi bagian dari konsekuensi keimanan seseorang.

Semakin orang tersebut menjalankan puasa Ramadhan dengan baik, maka akan bertambah sempurna juga keimanan orang tersebut.

Begitu juga jika ia meninggalkan puasa Ramadhan, maka akan mengurangi keimanannya.

Beberapa ulama memiliki pendapat yang berbeda menganai orang yang meninggalkan puasa karena meremehkannya atau malas dianggap kafir atau tidak. Namun, pendapat yang banyak disepakati ialah orang tersebut tidak kafir.

Hal itu disebabkan, anggapan bahwa tidaklah seseorang itu dianggap kafir karena meninggalkan salah satu rukum Islam selain dua kalimat syahadat dan shalat.

Seperti-Apakah-Kedudukan-Puasa-Ramadhan

Menjalankan Kewajiban Adalah Ibadah Paling Utama

Menjalankan kewajiban ialah sebagai ibadah yang paling utama, karena kewajiban kita sebagai umat Islam menjadi amalan yang paling dicintai Allah SWT.


Baca Juga:


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda membawakan firman Allah ta’ala,

Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai daripada dengan menunaikan kewajiban yang Aku bebankan kepadanya… (HR. Bukhari [6502] dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda mengenai puasa sebagai penghapus dosa,

Barangsiapa yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari [38, 1901, 2014] dan Muslim [760] dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu)

Dalam hal ini yang dimaksud dengan iman ialah meyakini bahwa puasa yang dilakukannya merupakan suatu kewajiban.

Sementara itu, yang dimaksud dengan mengharapkan pahala/ihtisab ialah keinginan untuk mendapat balasan pahala dari Allah SWT.

Tercantum juga dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Shalat lima waktu. Ibadah Jum’at yang satu dengan ibadah jum’at berikutnya. Puasa Ramadhan yang satu dengan puasa Ramadhan berikutnya. Itu semua merupakan penghapus dosa antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim [233])

Beberapa pendapat ulama yang berbeda dan hadist-hadist mengenai penghapusan dosa karena amal kebaikan di atas, salah satunya dengan berpuasa di Bulan Ramadhan, sesuai dengan kandungan firman Allah SWT,

Sesungguhnya amal-amal kebaikan itu akan menghapuskan dosa-dosa.” (Qs. Huud [11]: 114)

Sobat Moslem, itulah kedudukan puasa Ramadhan yang mulia. Saat sedang melakukan ibadah puasa, tentu saja hal itu juga akan membentengi kita dari segala perbuatan buruk.

Karena puasa ialah sebagai perisai, oleh sebab itu janganlah kita berani-beraninya bertindak diluar perintah Allah dan keluar dari segala ajaran-Nya.

Namun, bukan berarti selain di bulan Ramadhan kita boleh melakukan hal-hal yang buruk.

Bulan Ramadhan dan ibadah puasa ialah sebagai latihan dan benteng pertahanan diri kita untuk tetap menjalankan kebaikan di jalan-Nya sampai kapanpun itu.



Buat Tulisan
4 Trik Mudah Kurangi Kebiasaan Makan Gorengan
Previous
4 Trik Mudah Kurangi Kebiasaan Makan Gorengan
Sambil Ngabuburit, Yuk Kunjungi Tempat Berburu Takjil di Jakarta Ini!
Next
Sambil Ngabuburit, Yuk Kunjungi Tempat Berburu Takjil di Jakarta Ini!
Related Articles
Back to
top