x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Lovestyle

Apa Saja Kebiasaan yang Bisa Merusak Pernikahan?


Kebiasaan-yang-bisa-merusak-pernikahan

(Source: Freepik)

Keharmonisan sebuah hubungan tentu memerlukan kerjasama dan kerja keras dari kedua pasangan dari tahun ke tahun.

Apalagi rasa cinta dengan pasangan bisa hilang begitu saja apabila tidak dipupuk setiap hari. 

Sayangnya, banyak pasangan yang tidak menyadari ternyata ada beberapa kebiasaan yang bisa merusak hubungan pernikahan tersebut.

Apa saja ya kebiasaan yang bisa merusak pernikahan? Mari simak penjelasan lengkapnya agar hubungan suami istri senantiasa mesra.

Kebiasaan yang Bisa Merusak Pernikahan, Apa Saja?

Dr. John Gottman melakukan penelitian selama 30 tahun mengenai pernikahan dan beliau menemukan beberapa kebiasaan yang bisa merusak pernikahan.

Kebiasaan yang biasa dilakukan adalah critism atau menyerang pasangan secara verbal karakter pasangan atau labeling pasangan. Misalnya, "Dasar emang kamu itu pemalas"! Atau Aku kesel ya punya suami tukang main games?.

Hubungan yang dihiasi dengan kritikan akan menjadi renggang karena pasangan tidak merasa dihargai dan seakan tidak memiliki harga diri karena usahanya tidak pernah diapresiasi.

inilah-kebiasaan-yang-bisa-merusak-pernikahan

(Source: Freepik)

Kebiasaan lainnya adalah menghina baik menghina dengan verbal maupun non verbal.

Misalnya suami sering merendahkan dengan bilang, “kamu bodoh banget gitu aja ga ngerti?” atau istri yang suka menghina suami dengan kalimat, “masa gitu aja gak tau?"

Pasangan kadang kerap menghina dengan nada becanda atau hanya bermaksud menyindir. Tapi ketahuilah bahwa tidak ada nilai positif dari menghina seseorang yang bahkan pasangan kita sendiri. Jika hal ini terus dilakukan pasangan akan merasa sakit hati dan bisa menjadi bom waktu sendiri nantinya.

Selain itu kebiasaan defensiveness atau suka membela diri dan tidak mau mengalah. Biasanya disertai dengan selalu menempatkan diri jadi korban.


Baca Juga:


Contohnya kalimat, “Ya aku juga ga akan marah ya kalo kamu gak ngeselin kaya tadi!”. Sepertinya banyak pasangan yangsenang melakukan ini karena tidak mau minta maaf dan mengakui kesalahan lebih dulu.

Padahal, pernikahan bukan tentang siapa yang benar dan salah tapi bagaimana perselisihan itu bisa mendewasakan kita nantinya.

Kebiasaan terakhir adalah bersikap dingin atau tidak mendengarkan pasangan. Tentunya apabila kebiasaan ini kerap dipupuk akan berakibat hubungan menjadi tidak hangat komunikasi menjadi tidak efektif lagi. Padahal kunci utama pernikahan adalah komunikasi yang baik antar pasangan.

Sadari Sebelum Sakit Hati

Apabila Moslem Fellas sudah terbiasa melakukan salah satu kebiasaan di atas, mungkin sudah saatnya menyadari dan melakukan perbaikan diri agar hubungan rekat kembali.

Berikut merupakan solusi untuk memperbaiki beberapa kebiasaan buruk dalam rumah tangga.

1. Gentle Start up

Menyatakan keinginan dengan kalimat yang jelas dan santun. Kita tidak bisa berharap pasangan kita mengerti apa yang kita inginkan tanpa memberitahu mereka. 

Maka dari itu, katakan hal yang diinginkan untuk menghindari perselisihan. Misalnya, "sayang aku sedang mandiin kakak, kamu boleh bantu siapkan baju?"

2. Build Culture of Appreciation

Cobalah untuk saling mengapresiasi. Berterima kasih atas kebaikan hari ini yang dilakukan pasangan hari ini, hal kecil sekalipun. Dengan begitu pasangan akan merasa dihargai dan diapresiasi.

3. Take Responsibility

Terimalah kebutuhan pasangan dan meminta maaflah saat kita melakukan kesalahan.

Contohnya saat tidak bisa menemani pasangan dalam pameran penting di kantornya, kita bisa bilang, “Maaf ya aku ga bisa dateng ke pameran kantor kamu hari ini. Besok aku ganti waktunya dengan nonton berdua ya?”.

Terkadang saat kesal, pasangan hanya ingin mendengar permintaan maaf dari kita saja bukan malah pembelaan diri yang dapat membuat suasana semakin runyam.

4. Physiological Self-Soothing

Meminta waktu untuk menenangkan diri kemudian mendiskusikan masalah segera. Saat kita emosi, kita cenderung mengeluarkan kata-kata yang menyakiti.

Nah, guna menghindari masalah semakin besar, ada baiknya ambil waktu beberapa saat untuk menenangkan diri baru membicarakan masalah untuk menemukan solusinya.

Bagaimana Moslem Fellas, apakah kamu sering melakukan beberapa kebiasaan yang bisa merusak pernikahan di atas? Jika iya, yuk jangan ragu untuk berubah karena perubahan terjadi bukan ketika kita menuntut pasangan untuk berubah, tetapi saat kita melakukan perubahaan kecil untuk kebaikan bersama.

Widya Manoch



Buat Tulisan
Cara Mengatasi Selangkangan Gatal Secara Alami
Previous
Cara Mengatasi Selangkangan Gatal Secara Alami
3 Ide Permainan Untuk Melepaskan Stres Anak yang Mudah Dilakukan
Next
3 Ide Permainan Untuk Melepaskan Stres Anak yang Mudah Dilakukan
Related Articles
Back to
top