x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Kebiasaan Rasulullah di Malam Lailatul Qadar yang Disunnahkan

Kebiasaan-Nabi

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, ada satu ibadah istimewa yang dilakukan oleh umat muslim terutama oleh kaum pria, yaitu i’tikaf. Sesungguhnya ibadah istimewa ini merupakan aktivitas berdiam diri di dalam masjid yang memiliki tujuan utama mendekatkan diri pada Allah dan hukumnya sunnah. Dari Abdullah bin Umar RA ia berkata,

“Rasulullah SAW i’tikaf sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR Bukhari).

Menurut hadits tersebut, i'tikaf juga merupakan ibadah yang telah Rasulullah SAW lakukan semasa hidupnya selama Ramadan maupun di luar itu. Maka sudah sepantasnya, umat muslim juga meneladani kebiasaan Rasulullah dengan bersemangat.

Kebiasaan Rasulullah di Bulan Ramadan yang penting 

I’tikaf dalam bahasa Arab berarti iqomah atau berdiam, yang maknanya bisa dalam waktu lama maupun singkat. Sebenarnya, dalam syari’at tidak ada ketetapan khusus yang membatasi waktu minimal I’tikaf. Akan lebih baik bila kita mau mengikuti segala kebiasaan Rasulullah yang mengiringi, agar bulan Ramadan kita akan semakin sempurna. Apa sajakah itu?

Dikutip dari rumaysho, Ibnu Hazm rahimahullah berujar, “I’tikaf dalam bahasa Arab berarti iqomah (berdiam)… Setiap yang disebut berdiam di masjid dengan niatan mendekatkan diri pada Allah, maka dinamakan i’tikaf, baik dilakukan dalam waktu singkat atau pun lama. Disebabkan tidak ada dalil dari Alquran maupun As-Sunnah yang membatasi waktu minimalnya dengan bilangan tertentu atau menetapkannya dengan waktu tertentu.”

Saat beri’tikaf dianjurkan membaca Alquran atau buku/kitab yang bermanfaat. Akan lebih baik lagi bila kita memperbanyak salat dan zikir, memperbanyak istighfar, salawaat, merenung, dan bermuhasabah. Kemudian apabila kita ingin tidur bernilai pahala, ikuti kebiasaan Rasulullah yaitu selalu bersuci sebelum tidur yaitu dengan cara berwudhu. Mengenai cara berbaringnya juga ada tuntunan, bila kita berada di tempat ibadah maka hindari berbaring dengan posisi kaki mengarah ke kiblat dan janganlah membelakangi kiblat. Rasulullah tidur dengan tubuh miring menindih bahu kanan dan menghadap kiblat, setelah itu berdoa sebelum memejamkan mata. Selalu awali dengan niat karena Allah SWT.

 Lailatul-qadar

Di antara kebiasaan Rasulullah yang lain terutama selama bulan Ramadan ialah membersihkan gigi dengan siwak. Sebenarnya siwak dalam bahasa Arab artinya menggosok, yang kemudian bersiwak membawa makna menggosok gigi dan sekitarnya dengan benda yang dapat menghilangkan kotoran gigi dan bau mulut. Ada berbagai keutamaan dan manfaat memakai siwak yang telah disampaikan Rasulullah, di antaranya Beliau bersabda yang artinya,

“Jika aku tidak takut memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka memakai siwak setiap kali akan melaksanakan shalat.” (HR Imam al-Bukhari dari Abu Hurairah)

 bersiwak

Hukum bersiwak adalah sunnah dan hendaknya dilakukan dalam berbagai keadaan, bukan hanya pada saat mulut terasa kotor saja. Ada beberapa keadaan yang sangat dianjurkan untuk bersiwak sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah, yakni saat hendak sholat, saat masuk rumah karena datang dari bepergian, serta saat bangun tidur malam. Maka dari itu, sangatlah tepat untuk bersiwak terutama ketika tengah melakukan I’tikaf.

Tak perlu khawatir, di jaman modern ini sudah ada pasta gigi yang mengandung bahan-bahan sesuai dengan anjuran Islam, yaitu Sasha Pasta Gigi Halal Bersiwak. Inilah pasta gigi halal pertama di Indonesia dengan bahan alami yang dianjurkan dalam syariah serta diproses secara halal.

Pada varian Sasha Herbal Antibacterial terkandung siwak asli dan ekstrak daun sirih dengan peran penting membunuh bakteri penyebab plak dan bau mulut sehingga nafas segar tahan lama. Sementara Sasha Whitening mengandung siwak asli, lemon, dan garam yang dapat memberikan perlindungan ganda dengan membuat gigi tampak putih.

 

Bagaimana Sobat, sudah siap meneladani kebiasaan Rasulullah sepenuh hati? Sekarang waktunya hijrah jadi lebih baik bersama Sasha Pasta Gigi Bersiwak yang turut membantu menyempurnakan ibadah kita. Sobat Moslem bisa langsung saja mengunjungi Akun Facebook Sasha Pancaran Aura Islami atau Instagram @SashaIndonesia untuk informasi menarik lainnya. Yuk, ganti pasta gigi lamamu dengan Sasha, Pasta Gigi Halal Bersiwak! Waktunya hijrah!

Sobat Moslem



Buat Tulisan
Kain Tenun Khas Ternate yang Mempesona
Previous
Kain Tenun Khas Ternate yang Mempesona
Hati-hati, Bersin Terlalu Keras Bisa Menyebabkan Kondisi Fatal
Next
Hati-hati, Bersin Terlalu Keras Bisa Menyebabkan Kondisi Fatal
Related Articles
Back to
top