x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Kebiasaan Melamun Bisa Jadi Ciri-Ciri Penyakit Ini


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sesekali kita pasti pernah melamun dalam keadaan sadar. Biasanya, lamunan dapat memberi kita sensasi menjangkau hal-hal yang kita inginkan meskipun hanya dalam hayalan.

Hal seperti ini sangat bahaya untuk diri kita, karena dikhawatirkan melamun dilakukan untuk menghadapi hari-hari dan menghibur diri atau yang disebut maladaptif. Kebiasaan melamun seperti ini dapat menghambat kita untuk berinteraksi secara penuh dengan orang lain dan juga kehidupan.

Jika kita merasa memiliki kebiasaan melamun maladaptif seperti yang telah digambarkan diatas, pahami kondisi yang ada terlebih dahulu dan pelajari cara untuk menanganinya.

Memahami kondisi pemicu maladaptif

Kenali, apakah melamun yang dilakukan bersifat maladaptif. Semua orang pernah melamun, bahkan mungkin saja kita pernah menganggap bahwa lamunan yang sering muncul dan mendetail adalah hal yang wajar.

Namun, jika kita memiliki pola lamunan yang bersifat maladaptif kita akan akan merasa tertekan dan keseulitan dalam mengendalikan kebiasaan melamun. Kita mungkin juga akan merasa kesal karena lamunan tersebut telah mengganggu kehidupan kita sampai dapat menimbulkan rasa malu yang besar. Lamunan maladaptif ini ditetapkan pada tahun 2002, tetapi sifatnya belum secara resmi dianggap sebagai kondisi gangguan mental.

Pertimbangkan, pernah mengalami kekarasan pada usia muda  dapat menimbulkan kebiasaan melamun maladaptif. Awalnya mungkin hanya sebatas lamunan, tetapi lama-kelamaan lamunan akan dijadikan sebagai fantasi pelarian.

Lamunan ini sangat mudah mempengaruhi orang-orang dalam usia awal yaitu kalangan remaja. Misalnya, awalnya sebatas lamunan anak-anak, namun dapat berubah menjadi fantasi teperinci setelah kekerasan atau pengalaman traumatik terjadi pada seseorang.


Baca Juga:


Menangani kebiasaan melamun maladaptif

Tidur cukup. Untuk tidur yang lebih baik, kita dapat memperbaiki kualitas tidur dengan menghindari minuman berkafein sebelum tidur. Karena minuman tersebut dapat membuat kita tetap terjagga sehingga mengganggu pola tidur kita. Kita juga perlu mengatur pola tidur dengan bangun dan tidur pada jam yang sama setiap harinya. Kita juga dapat melakukan rutinitas menjelang tidur seperti mencuci muka, menyikat gigi, membersihkan badan sebagai aktivitas penanda akan segera tidur.

Beberapa penelitian telah menunjukan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat mendorong seseorang untuk lebih sering melamun. Bahkan, kualitas yang buruk juga dikaitkan dengan gangguan ingatan, penurunan kecepatan reaksi hingga gangguan fokus.

Menyibukan diri untuk beraktivitas. Pastikan kita tetap melakukan aktivitas agar tidak memiliki waktu untuk melamun. Pilih aktivitas yang memerlukan kefokusan pikiran, seperti membaca, bermain game atau mengaji.

Kita juga dapat melakukan aktivitas sosial seperti berkumpul dengan teman pengajian atau menghadiri acara-acara yang dapat membuat kita berinteraksi dengan orang lain. Salah satu teori menunjukan bahwa lamunan merupakan metode penenangan diri sendiri yang digunakan untuk individu yang melamun tersebut.

Hitung jumlah lamunan. Daripada kita terus berpikir untuk mencari cara menghilangkan kebiasaan melamun, lebih baik kita mengamati seberapa banyak kia melamun dalam rentang waktu tertentu.

Seiring berjalannya watu, kita akan mengingatkan diri sendiri untuk mengurangi frekuensi melamun bahkan hingga berhenti sendirinya. Karena mengatur waktu termasuk kedalam pemantauan diri yang baik untuk mendorong kita berperan dalam mengurangi frekuensi melamun.

Selain itu, cobalah berbagi cerita kepada orang lain mengenai kondisi yang kita hadapi. Ini diharapkan agar masalah dapat teratasi, serta membuat orang lain mengerti  akan kodisi kita. Selain itu, dengan berbicara kepada orang lain, kita akan  merasa tidak kesepian dalam menjalani hidup yang penuh dengan masalah ini. Semoga masalah kebiasaan melamun kita dapat teratasi ya sobat.

 

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Inilah Tips Memilih Makanan Halal di Hongkong yang Tepat
Previous
Inilah Tips Memilih Makanan Halal di Hongkong yang Tepat
4 Pilihan Wisata Halal Jepang yang Enak Dijamin Bikin Kenyang
Next
4 Pilihan Wisata Halal Jepang yang Enak Dijamin Bikin Kenyang
Related Articles
Back to
top