x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Inilah Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Perlu Kamu Jauhi


kebiasaan-buruk-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Puasa memang membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun, bila melakukan beberapa kebiasaan buruk saat puasa kamu menjadi lebih mudah sakit. Lalu, apa saja kebiasaan tersebut?

Ketika berpuasa, tentunya terdapat perubahan kebiasaan makan yang biasanya tiga kali sehari menadi hanya dua kali pada saat berbuka dan sahur. Hal ini membuat banyak orang mulai memiliki kebiasaan makan yang buruk.

5 kebiasaan buruk saat puasa yang tak baik bagi kesehatan

Banyak kebiasaan buruk yang tak disadari kita lakukan selama puasa. Apa saja kebiasaan tersebut?

  1. Melewatkan makan sahur

Saat puasa, jam makan mengalami perubahan. Kamu hanya bisa makan pada waktu sahur dan berbuka puasa.

Sahur sama saja dengan sarapan, hanya saja waktunya lebih maju beberapa jam dari jam biasanya makan.

Nah, mengingat sahur sama pentingnya dengan sarapan sebaiknya kamu tidak melewatkannya dengan sengaja. Pasalnya, saat sahur kamu mengisi bahan bakar yang dibutuhkan tubuh selama seharian.

Makan sahur membantu tubuh tetap terhidrasi dan berenergi sepanjang hari hingga waktu berbuka tiba.

Jika kamu melewatkan sahur, bukan tidak mungkin aktivitasmu akan terhambat karena rasa lemas yang dirasakan akibat tidak sahur.

Apalagi jika aktivitas harian kamu cukup berat dan melelahkan, kamu bisa saja jatuh sakit akibat melewatkan sahur.

Selain itu, melewatkan sahur juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan masalah pencernaan.

melewatkan-makan-sahur

  1. Makan berlebihan saat berbuka

Berbuka puasa menjadi waktu yang selalu dinanti-nanti saat menjalankan ibadah puasa. Pasalnya, kamu bisa menyantap segala jenis makanan yang diinginkan setelah beberapa jam tidak mengonsumsi apapun.

Namun, banyak orang yang memuaskan nafsu makannya tanpa memikirkan efek setelahnya. Langsung makan dalam porsi besar dan banyak segera setelah berbuka bisa menyebabkan masalah pada asam lambung.

Maka dari itu, para ahli menganjurkan untuk tetap mengendalikan diri saat berbuka. Kurma dan air hangat bisa dijadikan makanan awal untuk berbuka yang baik.

Setelah itu, barulah mengonsumsi makanan utama dengan porsi yang sesuai tidak terlalu banyak juga tidak terlalu sedikit.

Makanan-berlebih-saat-puasa

  1. Langsung tidur setelah sahur

Kebiasaan buruk saat puasa yang banyak dilakukan ialah langsung tidur setelah sahur. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Langsung tidur setelah makan dapat membuat asam lambung naik ke kerongkongan.

Kondisi ini bisa mengakibatkan rasa panas seperti terbakar di dada dan dapat merusak selaput lendir di kerongkongan. Akibatnya, kamu akan mengalami masalah pada saluran pencernaan bagian atas.

Selain kondisi asam lambung yang naik ke kerongkongan, kebiasaan tidur setelah sahur juga meningkatkan risiko berat badan tubuh meningkat.


Baca Juga:


Hal ini karena pada kondisi tidur tidak terjadi pembakaran kalori dari makanan yang telah dimakan.

Nah, untuk menghindarinya,ada baiknya untuk memberikan jeda dua hingga tiga jam setelah sahur sebelum kamu memutuskan untuk tidur.

Jeda waktu yang cukup lama ini akan memberikan kesempatan lambung memproses makanan sampai tuntas, sehingga kamu terhindar dari masalah pencernaan yang mungkin terjadi.

langsung-tidur-setelah-sahur

  1. Tidak makan buah dan sayur

Saat puasa, jangan hanya makan untuk membuat kenyang. Akan tetapi, perhatikan nutrisi yang terkandung di dalam makanan yang dimakan.

Kebiasaan buruk saat puasa yang dapat membuat kamu mudah sakit ialah tidak makan buah dan sayur.

Padahal, vitamin dan mineral yang terdapat di dalam buah dan sayur sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kamu tetap terjaga.

Menurut Rashi Chowdhary, seorang ahli gizi asal India, vitamin C, B kompleks, dan zinc termasuk ke dalam jenis vitamin dan mineral yang penting dikonsumsi selama puasa.

Vitamin C, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C yaitu jeruk, mangga, tomat, kiwi, dan juga brokoli.

Vitamin B kompleks, akan membantu tubuhmu untuk menghasilkan energi dan membentuk sel darah merah. 

Beberapa buah dan sayur seperti sayuran hijau, kacang polong, biji-bijian utuh, dan alpukat mengandung vitamin B kompleks cukup tinggi.

Zinc, membantu membangun sistem kekebalan tubuh. Sayuran berdaun hijau umumnya mengandung zinc. Namun, sumber terbaik zinc ada pada kerang, biji labu, dan dark chocolate.

Kebutuhan vitamin dan mineral tidak hanya bersumber dari buah dan sayur, kamu juga bisa menggunakan sumber lainnya seperti suplemen yang mengandung vitamin C, zinc, dan juga B kompleks.

Jika kamu memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, usahakan untuk meminumnya setelah makan baik sahur maupun berbuka.

tidak-makan-buah-dan-sayur

  1. Begadang

Kebiasaan buruk saat puasa lainnya yang perlu dihentikan ialah begadang. Saat puasa jam tidur kamu akan mengalami sedikit perubahan. Kamu harus bangun jauh lebih pagi untuk sahur.

Maka dari itu, kebiasaan begadang yang biasanya kamu lakukan perlu dihentikan. Tidak cukup tidur bisa memicu melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Jika sistem kekebalan tubuh melemah, tubuh akan kesulitan untuk melawan infeksi dari luar yang akan membuat mudah sakit.

Maka itu, mulai hari ini cobalah untuk tidur 7 hingga 8 jam semalam agar tubuh dapat bekerja dengan baik dan kesehatan pun tidak terganggu.

begadang

Sobat, itulah hal-hal yang menyebabkan kita mudah sakit saat puasa. Coba terapkan di sisa Ramadan ini, ya!



Buat Tulisan
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasa
Previous
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasa
Yuk, Mix and Match Model Baju Lebaran Cantik Dari Sekarang
Next
Yuk, Mix and Match Model Baju Lebaran Cantik Dari Sekarang
Related Articles
Back to
top