x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Arti Kebahagiaan Dunia yang Sesungguhnya Menurut Islam


Moslem-lifestyle-kebahagiaan-dunia

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap orang mencari kebahagiaan. Kebahagiaan setiap orang tentunya berbeda-beda. Namun sebenarnya, apa saja indikator kebahagiaan dunia?

Bahagia, kata yang paling sering diucapkan ketika ditanya masalah rasa apa yang paling diinginkan. Memangnya bahagia itu apa?

Tidak ada yang dapat mendefinisikan secara tepat apa itu bahagia, karena memang arti kebahagiaan berbeda-beda pada setiap manusia. Hal ini disebabkan adanya perbedaan konsep dan cara berpikir manusia dalam menjalani hidup.

Namun secara luas, bahagia adalah suatu keadaan puas dari diri sendiri saat mendapatkan apa yang diharapkan dan tentunya harapan setiap orang berbeda-beda.

Namun pada dasarnya, sekecil apapun yang kita inginkan jika itu tercapai maka akan mendatangkan kebahagiaan. Ketika apa yang kita harapkan tidak terjadi atau tidak terlaksana, akan timbul kekecewaan.

Lantas, seperti apa kebahagiaan dunia menurut pandangan Islam? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Hati yang Selalu Bersyukur. Hati yang selalu bersyukur adalah ia yang selalu menerima apa adanya, sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan. Allah SWT berfirman,

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Qs. Ar-Rad : 28).

Pasangan Hidup yang Shaleh. Pasangan hidup yang shaleh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang shaleh pula.

Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya untuk tetap dijalan Allah SWT.

Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang shaleh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang shaleh.

Demikian pula seorang istri yang shalehah, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya walau seberapa buruknya kelakuan suaminya.

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (Qs. Adz-Dzariyat : 49).

Lingkungan yang Baik. Kita tentu boleh mengenal siapapun, tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat, haruslah orang- orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita.

Moslem-lifestyle-kebagaiaan-dunia

Sebagaimana Rasulullah SAW yang menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh, yang akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.

Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(-Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang, yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Qs. An-Nisa : 69).


Baca Juga:


Harta yang Halal. Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan, lalu Rasulullah SAW bersabda,

Kamu berdoa sudah bagus. Namun sayang makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan?” (HR. Muslim).

Berbahagialah menjadi orang yang mendapatkan hartanya secara halal, karena doanya akan sangat mudah dikabulkan Allah SWT.

Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hati semakin bersih, suci, dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya.

Semangat Memahami Agama. Allah SWT menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu. Semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi pula cintanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.

(Al-Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk, serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Al-Imran : 138).

Hati yang Tenang. Tiada kebahagiaan tanpa ketenangan dan ketentraman. Hati yang tentang akan membuat kita menjadi pribadi yang selalu berpikir positif.

(Al-Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk, serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” (Qs. Al-Fath : 4).

Sobat Moslem, itulah indikator kebahagiaan dunia menurut Islam. Semoga kita bisa mencapai kebahagiaan-kebahagiaan di atas. Amin.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Cara Buat Siomay Enak Sesuai Penyajian yang Mudah Diikuti
Previous
Cara Buat Siomay Enak Sesuai Penyajian yang Mudah Diikuti
Tak Harus Beli Baru, Begini Cara Memperbaiki Lipstik Rusak
Next
Tak Harus Beli Baru, Begini Cara Memperbaiki Lipstik Rusak
Related Articles
Back to
top