x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Apakah Kamu Sering Merasa Kantuk Saat Puasa? Ini Penyebabnya!

Kantuk-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Apa yang menyebabkan kamu sering merasa kantuk saat puasa? Apakah ada kaitannya dengan kondisi kesehatan kita?

Perubahan yang terjadi pada pola makan dan aktivitas sehari-hari selama Ramadhan, ternyata bisa memengaruhi jam dan metabolisme tubuh kita.

Alasan Kamu Sering Merasa Kantuk Saat Puasa

Kantuk saat berpuasa bisa disebabkan karena perubahan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Ritme sirkadian itu sendiri merupakan jadwal kerja berbagai sistem organ tubuh manusia.

Ia bertugas untuk menentukan organ tubuh mana yang harus bekerja keras saat ini dan mana organ yang harus beristirahat dalam rentang waktu tertentu.

Ritme sirkadian itu sendiri yang mengatur siklus waktu bangun tidurnya manusia dan paling mudah untuk kita amati sehari-hari. Ritme tersebut juga diatur oleh saraf hipotalamus yang letaknya ada di otak manusia.

Berbagai penelitian lainnya menunjukkan bahwa tubuh membutuhkan tidur agar bisa tetap sehat dan menjaga fungsi fisik serta sosial.

Oleh sebab itu, pola tidur sangat berhubungan dengan bagaimana performa orang tersebut di siang hari.

Bulan Ramadhan mewajibkan para umat muslim untuk berpuasa di siang hari. Hal itu tentu saja akan berdampak pada perubahan pola tidur masih-masing orang.

Aktivitas seperti makan, minum, interaksi sosial dan olahraga umumnya akan ditangguhkan hingga malam hari, sehingga akan mengurangi jam tidur dan kualitas tidur kamu saat bulan Ramadhan.

Perubahan waktu tersebut, walaupun tidak terlalu parah tentu tetap menyebabkan seseorang mengantuk hingga sulit berkonsentrasi pada siang hari.

Pola makan yang berubah dari awalnya tiga kali sehari menjadi hanya dua kali sehari di waktu malam, ditambah lagi dengan aktivitas yang bertambah di malam hari, akan sangat mengubah metabolisme tubuh seseorang seperti suhu unti tubuhnya dan juga pola tidur.

Mengapa-bisa-Kantuk-Saat-Puasa


Baca Juga:


Selain itu, bulan Ramadhan yang berbarengan dengan musim panas pada beberapa negara yang dekat dengan kutub bisa membuat waktu puasa lebih lama lagi jika dibandingkan dengan musim kemarau atau dingin.

Oleh sebab itu, perubahan pola hidup yang terjadi saat bulan Ramadhan akan lebih terasa.

Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa puasa bisa menyebabkan perubahan pada ritme srikadian.

Hal itu disebabkan karena suhu inti tubuh dan pengeluaran hormon kortisol di siang hari lebih menurun dan pengeluaran hormon melatonin menjadi berkurang selama puasa.

Perlu kamu ketahui, bahwa melatonin merupakan hormon utama yang mengatur siklus tidur-bangun dengan adanya perubahan suhu inti tubuh.

Sedangkan kortisol yang disebut juga sebagai ‘hormon stres’ bisa membantu kita untuk tetap terjaga pada siang hari.

Menunda Jam Tidur dan Kebiasaan Ngemil Malam Hari Salah Satu Faktornya

Saat memasuki bulan Ramadhan, umat muslim akan lebih sering menunda jam tidurnya agar memiliki waktu lebih banyak untuk makan, minum, bercengkrama dan melakukan aktivitas lainnya pada malam hari.

Ada juga ibadah tarawih di bulan Ramadhan dan bisa menambah penangguhan jam tidur untuk sebagian orang.

Kebiasaan makan dan ngemil pada malam hari selama puasa, juga aktivitas fisik atau olahraga bisa meningkatkan suhu inti tubuh kamu yang berujung pada gangguan tidur di malam harinya.

Hal-hal tersebut yang pada akhirnya akan merubah pola tidur kamu di bulan ramadhan.

Penelitian lain menunjukkan bahwa terdapat penundaan waktu tidur selama satu jam saat bulan puasa dan jam tidur akan berkurang sebanyak 30-60 menit yang akhirnya menyebabkan orang berpuasa mengantuk di siang hari.

Sobat, sudah tahu kan alasan mengapa kamu sering kantuk saat puasa? Segera dihilangkan kebiasaan tersebut, ya.



Buat Tulisan
Mitos Cacar Air yang Masih Banyak Dipercayai
Previous
Mitos Cacar Air yang Masih Banyak Dipercayai
Apa Saja Manfaat Puasa untuk Penderita Hipertensi?
Next
Apa Saja Manfaat Puasa untuk Penderita Hipertensi?
Related Articles
Back to
top