x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Efek Baik dan Efek Samping Kandungan Kentang untuk Kesehatan


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebagian besar masyarakat Indonesia telah terbiasa nasi sebagai makanan pokok. Sehingga tak heran jika sering muncul anggapan ‘belum kenyang kalau belum makan nasi’.

Padahal, nasi bukan satu-satunya sumber karbohidrat, lho, salah satunya adalah kentang. Kandungan kentang memberikan efek baik dan efek samping juga untuk tubuh kita.

Kentang adalah tanaman umbian-umbian yang dimakan adalah bagian akarnya saja atau biasa disebut dengan bagian umbinya dan yang paling banyak ditanam di seluruh dunia.

Kentang merupakan makanan pokok beberapa negara terutama negara-negara yang terletak di kawasan benua Amerika Selatan dan Eropa.

Kentang dapat dimakan dengan berbagai cara. Kita bisa memasaknya dengan cara memanggang, merebus, menggoreng, maupun diolah menjadi makanan ringan.

Lalu apa saja efek baik dan efek samping dari kandungan kentang? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Efek Baik Kandungan Kentang Bagi Kesehatan

Menjaga Kesehatan Jantung. Kentang mengandung vitamin C, vitamin B kompleks, serat, minaral dan senyawa karatenoid (lutein dan zeaxanthin) yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta fungsi tubuh lainnya.

Meningkatkan Fungsi Otak. Fungsi otak sangat tergantung pada kadar glukosa, pasokan oksigen, asam animo, omega-3, vitamin B kompleks dan hormon-hormon tertentu. Hampir semua yang disebut ini terdapat pada kentang.

Kentang mengandung karbohidrat tinggi yang dapat menjaga kadar glukosa cukup dalam darah sehingga aktivitas kognitif terjaga dan berkinerja dengan baik.

Kentang juga mengandung zat besi yang merupakan elemen penting untuk hemoglobin yang membawa oksigen ke otak.

Mencegah Penyakit Scurvy. Scurvy adalah gangguan nutrisi yang disebabkan oleh defisiensi vitamin C yang menyebabkan kegagalan sintesis kolagen dan pembentukan osteroid yang mengakibatkan osteoporosis dan disertai pendarahan subperiostal dan submukous.

Gejalanya adalah radang gusi, lemas, bibir pecah-pecah, dan infeksi virus yang sering terjadi. Nah, kentang mengandung vitamin C yang cukup untuk mengatasi penyakit scurvy ini.

Merawat Kesehatan Kulit. Dalam kentang terkandung beberapa mineral seperti sulfur, kalium dan fosfor yang baik untuk kesehatan kulit wajah.


Baca Juga:


Mineral ini menstimulasi produk kolagen dan elastin yang dapat membuat kulit menjadi kencang dan awet muda.

Kandungan vitamin C pada kentang merupakan antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel dan mempercepat penyembuhan infeksi jerawat.

Sementara itu, kandungan alkalinya juga bekerja sebagai bahan alami untuk menghilangkan jerawat dengan banyaknya sebum yang ada pada pori-pori kulit wajah.

Bukan cuma itu, kentang juga memiliki sifat antibakteri ringan yang dapat melawan bakteri penyebab jerawat. 

Mencegah Penyakit Kanker. Kandugan antioksidan flavonoid, quercetin pada kentang memiliki sifat anti-kanker dan kardio-protektif properti.

Vitamin B6 pada kentang ampuh melawan terjadinya pembentukan tumor dalam tubuh yang sangat memicu kanker, seperti kanker prostat pada laki-laki dan kanter rahim pada perempuan.

Sudah dibuktikan juga dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Agricultural Research service menunjukan senyawa quercetin pada kentang terbukti memiliki sifat anti-kanker dan anti-tumor.

Efek Samping Kandungan Kentang

Kandungan kentang juga bisa menimbulkan efek samping. Kentang dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah yang apabila konsumsi secara berlebihan akan menyebabkan obesitas yang dapat memberi tekanan pada jantung.

Oleh karena itu, mencegah penyakit jantung dengan cara konsumsi kentang ini tidak dianjurkan untuk penderita obesitas dan diabetes.

Selain itu, Kentang memiliki kandungan yang perlu diwaspadi seperti alkaloid, solanin, dan chaconine. Alkaloid ini berkonsentrasi dalam jumlah terbesar terdapat persis di bawah kulit.

Akibat dari zat beracun ini, bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dapat menyebabkan sakit kepala, lemah, kram otot, dan bahkan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kehilangan berat kesadaran dan koma.

Namun tak perlu terlalu khawatir, karena keracunan dari kentang sangat jarang terjadi. Paparan cahaya dan udara akan menyebabkan perubahan kentang menjadi warna hijau, dan ini bisa digunakan sebagai  petunjuk visual sebagai umbi kentang yang mungkin memiliki lebih banyak racun

Seperti itulah, Sobat, efek baik dan efek samping dari kandungan kentang. Sebetulnya tidak masalah jika Sobat konsumsi kentang asal jangan berlebihan agar tidak menimbulkan efek samping.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Ternyata Ini Lho Bahaya Makanan Manis yang Harus Kamu Tahu
Previous
Ternyata Ini Lho Bahaya Makanan Manis yang Harus Kamu Tahu
Rindu dengan Masakan Indonesia? Ini Dia Restoran Halal Indonesia di Jepang
Next
Rindu dengan Masakan Indonesia? Ini Dia Restoran Halal Indonesia di Jepang
Related Articles
Back to
top