x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ciri-Ciri Orang yang Ikhlas Dalam Beribadah, Apa Kamu Termasuk?


Ikhlas-dalam-beribadah

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak manusia yang masih kesulitan bersikap ikhlas dalam beribadah. Padahal semua yang kita lakukan harus dengan hati yang ikhlas agar selalu mendapat ridha Allah SWT.

Ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah SWT, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, kemajuan atau kemunduran.

Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).” (Qs. Al-Anam : 162).

Ikhlas merupakan perbuatan yang perlu diamalkan setiap umat Islam. Ikhlas menjadi salah satu obat hati yang dapat menyempurnakan ibadah seseorang.

Ketika sudah sanggup bersikap ikhlas, hati kita akan merasa lebih damai, tidak mudah terpancing emosi serta lebih mudah dalam menjalani ibadah.

Lantas, apakah kita sudah ikhlas dalam beribadah? Berikut ciri-ciri orang yang ikhlas.

  1. Bersungguh-sungguh dalam beramal

Abu Hurhairah meriwayatkan sabda Rasulullah SAW,

Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah subhanahu wa taala pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya[Q1]. (1) Pemimpin yang adil, (2) Seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Allah subhanahu wa taala, (3) Seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, (4) Dua orang yang saling mencintai kerana Allah subhanahu wa taala, berkumpul dan berpisah kerana Allah juga, (5) Seorang lelaki yang di ajak zina oleh wanita yang kaya dan cantik tapi ia menolaknya sambil berkata ‘Aku takut kepada Allah’, (6) Seseorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya, serta (7) Seorang yang berzikir kepada Allah di kala sendiri hingga meleleh air matanya[Q2] basah kerana menangis.” (HR. Bukhari, hadis no 620).

Seorang yang bersedekah tanpa diketahui oleh tangan kirinya, maka orang tersebut termasuk ke dalam golongan manusia yang dilindungi oleh Allah SWT.

Ia jauh dari sikap riya karena tidak pernah memamerkan amal ibadahnya.

Ciri orang yang bersikap ikhlas adalah ia melakukan amal ibadah bukan untuk mendapatkan hormat manusia, kekayaan duniawi, dan pujian dari sesama, melainkan untuk mendapatkan rida Allah subhanahu wa taala.

  1. Mudah memaafkan kesalahan orang lain

Ketika seseorang sudah ikhlas dalam beribadah, hatinya akan tenteram dan tidak mengenal dendam.

Bersikap ikhlas dalam ibadah tentunya akan membawa keikhlasan juga dalam sikap sehari-hari.


Baca Juga:


Seseorang yang ikhlas dalam amal ibadahnya akan memiliki tutur kata yang tenang serta bersikap bijaksana dalam menghadapi masalah.

Moslem-lifestyle-ikhlas-dalam-beribadah

  1. Beribadah Hanya karena Allah SWT

Salah satu kelompok sikap ikhlas yaitu  mubtadi yang artinya beribadah semata-mata hanya karena Allah SAW.

Masih banyak orang yang shalat ketika menginginkan sesuatu yang duniawi, rezeki atau dilancarkan usahanya. Inilah yang termasuk orang-orang yang beribadah karena butuh, bukan karena Allah SWT.

Orang yang beribadah karena butuh biasanya tidak akan istiqomah, ketika ia sudah mendapatkan apa yang ia butuhkan maka ia akan lalai pada amal ibadahnya.

  1. Dalam berdakwah, tidak mudah berselisih

Seorang yang ikhlas berdakwah akan menyadari kelemahan dan kelebihannya.

Oleh karena itu, ia tidak akan mudah berselisih apabila ada pengetahuan yang belum ia ketahui secara sempurna dan senantiasa menambah pengetahuannya demi kepentingan orang banyak.

Ia yang sudah sempurna, memiliki keikhlasan akan senang membagi pengetahuannya kepada semua orang demi kemajuan umat Islam dan bukan untuk kemajuan atau kemakmuran dirinya saja.

Mengharapkan ridha Allah SAW bukan hanya sekadar menakuti neraka-Nya dan menginginkan surga-Nya saja.

Mengharapkan ridha Allah SWT berarti benar-benar menjalani perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Sobat, marilah kita lihat ke dalam diri kita sendiri dan memperbaiki amalan ikhlas dalam ibadah kita. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
5 Cara Mencuci Muka yang Benar agar Terhindari dari Masalah Kulit
Previous
5 Cara Mencuci Muka yang Benar agar Terhindari dari Masalah Kulit
Ubah Kamarmu agar Lebih Menarik dengan Inspirasi Lampu Tumblr Ini
Next
Ubah Kamarmu agar Lebih Menarik dengan Inspirasi Lampu Tumblr Ini
Related Articles
Back to
top