x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Seperti Apakah Hukum Memanjangkan Kuku Menurut Islam?


hukum-memanjangkan-kuku

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Perlu dipahami bahwa Islam amat menyukai kebersihan, termasuk kebersihan pada kuku. Lantas, bagaimana hukum memanjangkan kuku?

Banyak para pria dan wanita yang memanjangkan kukunya hanya untuk mengikuti tren atau agar tampil cantik dengan hiasan kuku panjang dijarinya.

Terlebih para wanita, setiap hari mereka membersihkan dan merawat kukunya agar kukunya terlihat bersih, cantik dan mempesona. 

Seperti Inilah Hukum Memanjangkan Kuku Menurut Islam

Salah satunya riwayat Abu RA, vahwasanya Nabi SAW bersabda,

Ada lima macam fitrah, yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258).

Dari dalil tersebut dapat disimpulkan bahwa memotong kuku adalah fitrah bagi manusia. Oleh karena itu, kita disunahkan untuk memotong kuku yang merupakan anjuran dari Rasulullah SAW.

Sebagaimana yang telah disebutkan didalam hadis,

Sahabat Anas bin Malik mengatakan: “Kami diberi batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, agar tidak dibiarkan lebih dari 40 hari.” (HR. Muslim).

Imam Nawawi rahimahullah berkata,

Adapun batasan waktu memotong kuku, maka dilihat dari panjangnya kuku tersebut. Ketika telah panjang, maka dipotong. Ini berbeda satu orang dan lainnya, juga dilihat dari kondisi. Hal ini jugalah yang jadi standar dalam menipiskan kumis, mencabut bulu ketiak dan mencabut bulu kemaluan.” (Al Majmu, 1: 158).


Baca Juga:


Ternyata memanjangkan kuku dalam Islam adalah bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Rasulullah SAW memberi batasan waktu kepada kita agar kuku kita tidak dibiarkan lebih dari 40 hari.

Itu artinya kita disunnatkan untuk memotong kuku dan tidak boleh memanjangkannya karena bertentangan dengan anjuran Rasulullah SAW.

Manusia diciptakan Allah sebagai makhluk yang mulia. Maka, pergunakanlah fitrah kita itu sebagai makhluk yang mulia disisi Allah.

Jangan biarkan kuku Sobat panjang lebih dari 40 hari karena memanjangkan kuku juga identik dengan binatang. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW,

Dari Abu Ayyub Al-Azdi dia menceritakan bahwasannya Ada seseorang yang mendatangi Nabi SAW. Dia bertanya kepada beliau mengenai berita langit. Rasulullah SAW mengatakan: “Ada orang diantara kalian yang bertanya tentang berita langit, sementara dia biarkan kukunya panjang seperti cakar burung. Dengan kuku itu, burung mengumpulkan janabah dan kotoran.” (HR. Ahmad).

Perlu kita ketahui bahwa sesuatu yang dilarang dalam Islam itu mempunyai hikmah dan manfaat tersendiri bagi kita, seperti hal nya memanjangkan kuku.

Jika kuku kita dibiarkan panjang, maka dapat menyebabkan semua kotoran menempel di bawah kuku sehingga terlihat tidak bersih.

Selain itu, kuku panjang juga dapat menghambat air wudhu kita untuk terkena dengan lapisan kulit kuku. Apabila wudhu kita tidak sampai kepada lapisan kuku otomatis wudhu kita tidak sah.

Sobat, seperti itulah hukum memanjangkan kuku dalam Islam. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
Bagaimanakah Hukum Memakai Kutek Dalam Pandangan Islam?
Previous
Bagaimanakah Hukum Memakai Kutek Dalam Pandangan Islam?
Manfaat Brokoli bagi Kesehatan Ini Sangat Penting Didapatkan, Lho!
Next
Manfaat Brokoli bagi Kesehatan Ini Sangat Penting Didapatkan, Lho!
Related Articles
Back to
top