x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Yuk, Ketahui Hikmah Kurban Idul Adha Agar Hati Tentram Dalam Menjalakannya

hikmah-kurban-idul-adha

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Menjalani ibadah kurban Idul Adha menuai banyak hikmah, lho, Sobat! Apa saja hikmah kurban Idul Adha yang bisa kamu dapatkan?

Idul Adha merupakan hari raya umat Islam selain Idul Fitri. Idul Adha artinya adalah kembali berkurban. Rasulallah SAW bersabda,

Puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan Idul Fitri ialah pada hari kamu berbuka. Dan (Idul) Adha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan berqurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan.” (HR. Tirmidzi No.693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660).

Menyembelih hewan pada hari raya Idul Adha adalah simbol yang harus dilakukan setiap orang bagi yang mampu atas dirinya sendiri.

Sebenarnya, kita pula yang menikmati hewan kurban ini, namun yang sampai pada Allah SWT adalah ketakwaan dan kecintaan kita kepada-Nya.

Selain bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, berkurban melambangkan hilangnya sifat kebinatangan dalam diri kita.

Hikmah Berkurban di Hari Raya Idul Ahda

  1. Mengenang bentuk cinta Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS

Hikmah dibalik menyembelih kurban yang pertama adalah agar setiap umat Islam mengingat kesabaran Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak.

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As-Saffat : 102).

Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah).” (QS. As-Saffat : 103).

Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim!” (QS.As-Saffat : 104).

Sungguh engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS.As-Saffat : 105).

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.” (QS.As-Saffat : 106).

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS.As-Saffat : 107).

  1. Berkurban sebagai syiar terhadap Islam

Ibadah kurban adalah syiar Islam yang melestarikan sunnah Nabi Ibrahim AS, Nabi yang berjuluk Khalilullah (orang yang sangat dekat dengan Tuhan).

Dan unta-unta itu Kami jadikan untukmu bagian dari syi’ar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan berilah makan orang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu bersyukur. (QS. Al-Hajj : 36).


Baca Juga:


apa-saja-hikmah-idul-adha

  1. Berkurban bukti nyata bertakwa kepada Allah SWT

Manusia hidup di dunia harus mencari bekal takwa untuk keselamatannya di akhirat. Caranya yakni dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dagingnya sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah dan tidak pula darahnya, akan tetapi ketakwaanmulah yang akan sampai kepada Nya. Demikianlah Dia menundukkan mereka untuk kamu, supaya kamu mengagungkan Allah atas petunjukyang Dia telah berikan kepadamu. Dan berikan khabar suka kepa orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Qs. Al-Hajj : 37).

  1. Berkurban membahagiakan kaum duafa

Islam mengajarkan untuk selalu berbagi kepada sesama termasuk mereka para kaum duafa. Dengan berkurban, kita kembali diingatkan bahwa ada hak orang lain dalam harta yang kita miliki.

Hari Raya Kurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah.” (HR. Muslim).

  1. Berkurban merupakan ibadah yang utama

Rasulullah SAW menegaskan bahwa ibadah badan yang paling utama adalah shalat, sedangkan ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih kurban. 

Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al Anam: 162).

Sobat, jika kamu telah melakukan ibadah kurban disertai dengan mengetahui makna dan hikmahnya, maka hati akan terasa lebih tentram dalam menjalankannya. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
Ada Cerita Di Balik 5 Bangunan Seram di Indonesia Ini
Previous
Ada Cerita Di Balik 5 Bangunan Seram di Indonesia Ini
Tak Hanya Buahnya, Ini 5 Manfaat Pelepah Pisang untuk Pengobatan
Next
Tak Hanya Buahnya, Ini 5 Manfaat Pelepah Pisang untuk Pengobatan
Related Articles
Back to
top