x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hati dibuat Kesal? Lakukan Ini dan Raih Ketenangan


Dalam hidup, ada banyak cara seseorang untuk menjalani kehidupannya. Tidak jarang hal yang kita pilih dan anggap baik ternyata sebuah kesalahan dimata orang lain, atau bahkan sebaliknya. Tetapi, jangan jadikan ini sebagai sebuah perbedaan yang membuat kita berpencar dan saling caci. Karena apapun yang kita rasakan tidak lain adalah atas kehendak Allah SWT, karena Allah SWT menginginkan kita merasakan itu untuk menguji kita, maka Allah membiarkan orang lain menyakiti kita.

Ingatlah, dosa- dosa kita, karena  bisa saja keburukan menimpa kita karena dosa-dosa yang telah kita kita perbuat. Lalu bagaimana cara kita agar dapat memaafkan kesalahan orang lain?

Berkaca dan perbaiki diri kita sendiri

Menyibukan diri dengan bertobat dan istighfar dari pada sibuk mencela dan mecari-cari cara untuk membalas perbuatan orang lain. Ingatlah pahala yang sungguh besar adalah pahala bagi orang yang mau memaafkan dan juga bersabar.

Allah berfirman:

“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS. Asy Syura: 40)


Baca Juga:


Sobat moslem, saat kita memaafkan dan berbuat baik kepada orang lain, maka akan membuat hati kita bersih dari keinginan-keinginan buruk dan dendam. Karena memiliki dendam hanya akan membuat jiwa kita menjadi hina, sedangkan memaafkan akan membuat jiwa kita menjadi mulia. Lalu bagaimana jika sudah meminta maaf tapi tak kunjung dimaafkan? Maka biarkanlah itu akan menjadi tanggung jawab dia kepada Allah..

Tanamkan saja dalam diri, bahwa balasan yang akan kita dapatkan sesuai dengan perbuatan apa yang telah kita lakukan. Disadari atau tidak, kita juga pasti pernah berbuat dzalim dan dosa kepada orang lain. Jika kita memaafkan, maka Allah juga akan memaafkan kita. ingatlah, menyibukan diri dengan dendam hanya akan menghabiskan waktu dan membuat hati kita tidak fokus, sehingga banyak hal-hal bermanfaat yang akan kita lewatkan.

Karena itu, jangan sampai musibah yang lebih besar justru menimpa kita. bahkan, Rasulullah saja tidak pernah sekalipun menyimpan dendam karena urusan pribadinya. Lalu, bagaimana dengan kita? ingat, bahwa sabar adalah setengah dari nilai keimanan. Jika kita bersabar, maka itu berarti kita sedang menjaga keimanan kita.

Sobat Moslem, dengan bersabar berarti kita telah mengalahkan dan dapat mengendalikan jiwa kita. Karena, jiwa yang tidak dapat kita taklukan akan mengajak kita pada kebinasaan. Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang mau memaafkan dan mau belajar kesabaran dari kesalahan yang kita perbuat ya Sobat. Aamiin..

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Siap-siap! London Muslim Lifestyle Show Hadir Lagi di Tahun 2018
Previous
Siap-siap! London Muslim Lifestyle Show Hadir Lagi di Tahun 2018
Buah Matoa, Buah Langka Dengan 3 Manfaat Besar
Next
Buah Matoa, Buah Langka Dengan 3 Manfaat Besar
Related Articles
Back to
top