x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ternyata Inilah Harta Haram yang Harus Dihindari


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sekarang, banyak orang jungkir-balik bekerja dan mengumpulkan harta demi sesuap nasi, meski dengan cara yang dilarang oleh agama atau biasa disebut harta haram.

Harta merupakan salah satu nikmat Allah SWT bagi hamba-Nya dalam kehidupan di dunia ini sebagai sarana menikmati manfaat dan perhiasaan dunia.

Selain itu harta juga sebagai sarana mencapai keridhaan Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT,

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Qs. Al-Kahfi : 46).

Oleh karena itu, syariat tidak melarang umat islam memiliki harta, namun kepemilikannya harus diraih dengan cara-cara yang dibenarkan ajaran Islam, begitu juga dengan penggunaannya.

Sebagai umat Islam, penting bagi kita untuk mengetahui berbagai macam harta haram agar kita bisa menghindarinya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini, ya.

Riba. Riba adalah menetapkan bunga atau melebihkan jumlah pengembalian dari pinjaman.

Harta dari hasil riba adalah salah satu harta haram yang harus kita hindari. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran,

Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba...” (Qs. Al-Baqarah : 275).

Suap. Suap adalah dosa besar, termasuk dalam tindakan kriminal, melenyapkan keadilan, dan mendatangkan bencana sosial-ekonomi.

Harta hasil suap adalah salah satu harta yang haram. Allah SWT berfirman,

Dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain  itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.” (Al-Baqarah : 188).

Makan Harta Anak Yatim. Harta yang dihasilkan dari memakan harta anak yatim adalah harta yang haram.

Sebaiknya kita memberikan hak kepada mereka yang lebih membutuhkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran,

Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah dewasa) harta mereka, janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sungguh, (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar.” (Qs. An-Nisa : 2).

Berdagang Hal yang Memabukkan. Setiap yang memabukkan adalah haram, memperdagangkan maupun mengonsumsinya.

Seperti, narkotika, minuman keras, dan lain sebagainya. Allah SWT berfiman dalam Alquran,

Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.’...” (Qs. Al-Baqarah : 219).

Judi. Harta yang dihasilkan dari berjudi adalah harta yang haram.

Tidak seharusnya kita sebagai umat Islam melakukan judi. Sebagaimana difirman Allah SWT,

Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung. (Qs. Al-Maidah : 90).


Baca Juga:


Mencuri. Harta yang didapat dari hasil mencuri adalah harta yang haram. Seperti yang sudah dijelaskan Allah SWT,

Adapun orang laki-laki maupun perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) balasan atas perbuatan yang mereka lakukan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (Qs. Al-Maidah : 38).

Menggelapkan. Menggelapkan harta yang diamanahkan adalah harta yang haram, menyalahi kepercayaan, dan melanggar keadilan. Allah SWT berfirman,

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya.” (Qs. Al-Anfal : 27).

Memalsukan Timbangan. Harta dari memalsukan timbangan, ukuran, atau takaran adalah harta haram. Sebagaimana firman Allah SWT,

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan timbangan yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Al-Isra : 35).

Berzina. Harta yang didapat dari hasil berzina adalah haram. Sama dengan hal-hal yang berkaitan seperti film pornografi, lagu-lagu yang bersifat zina, dan lainnya. Seperti firman Allah SWT,

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra : 32).

Itulah beberapa macam harta haram. Semoga kita semua terhindar dari kegiatan-kegiatan diatas. Amin.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Makna Sabar Dalam Islam Tak Ada Batasnya, Tingkatkan Dengan 5 Cara Ini
Previous
Makna Sabar Dalam Islam Tak Ada Batasnya, Tingkatkan Dengan 5 Cara Ini
5 Rangkuman Cara Membuat Makanan India Lezat dan Mudah
Next
5 Rangkuman Cara Membuat Makanan India Lezat dan Mudah
Related Articles
Back to
top