x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hal yang Diperbolehkan Saat Puasa, Dari Gosok Gigi Sampai Mencicipi Makanan


Hal-yang-diperbolehkan-saat-puasa

(sumber: shutterstock)

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak masyarakat di Indonesia yang menganggap sesuatu yang sebenarnya diperbolehkan ketika puasa menjadi sesuatu yang tidak diperbolehkan, atau sebaliknya.

Anggapan ini tentu harus diluruskan, Moslem Fellas. Beberapa hal yang diperbolehkan saat puasa punya penjelasan dan dalilnya sendiri, lho. Simak penjelasannya berikut ini.

Hal yang Diperbolehkan Saat Puasa, Apa Saja?

Siapa yang masih ragu untuk menggosok gigi ketika berpuasa? Atau berkumur-kumur atau memasukkan air ke dalam hidung saat berwudhu? Nah, ternyata masih termasuk hal yang diperbolehkan saat puasa.

1. Junub saat memasuki waktu Subuh

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.” [HR. Muslim no. 1109].

Jadi, kalau kamu dalam keadaan junub karena haid atau yang lainnya memasuki waktu subuh, setelah sahur segeralah mandi dan berpuasa.

2. Menggosok gigi ketika berpuasa

Hayo ngaku, siapa yang takut menggosok gigi saat berpuasa? Ternyata menggosok gigi merupakan hal yang diperbolehkan ketika puasa, lho. Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,

Seandainya tidak memberatkan umatku niscaya akan kuperintahkan mereka untuk menyikat gigi (bersiwak) setiap kali berwudhu.” [HR. Bukhari].

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Yang benar adalah siwak dianjurkan bagi orang yang berpuasa mulai dari awal hingga sore hari.” Tapi, jumhur ulama sepakat bahwa saat menggosok gigi dalam keadaan puasa sebaiknya kita tidak menggunakan pasta gigi, Moslem Fellas. Jika ingin menggosok gigi, pastikan tidak tertelan, ya, berhati-hati.

Gosok-gigi-saat-puasa

3. Berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung (asal tidak berlebihan)

Sebagian dari kita mungkin bingung, kira-kira kalau melakukan wudhu dengan berkummur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung, boleh tidak ya? Rasulullah bersabda,

“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) kecuali jika engkau berpuasa.” [HR. Abu Daud no. 142, Tirmidzi no. 788].


Baca Juga:


Ibnu Taimiyah menjelaskan,

“Adapun berkumur-kumur dan beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) dibolehkan bagi orang yang berpuasa dan hal ini disepakati oleh para ulama. Rasulullah dan para sahabat juga berkumur-kumur dan beristinsyaq ketika berpuasa. Akan tetapi, dilarang untuk berlebih-lebihan ketika itu.”

4. Bercumbu dan mencium istri selama tidak keluar mani

Jika seorang suami mencium istrinya dan dapat menahan syahwat serta tidak mengeluarkan mani, maka hal ini diperbolehkan, Moslem Fellas. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan,

“Tidak ada perselisihan di antara para ulama bahwa bercumbu atau mencium istri tidak membatalkan puasa selama tidak keluar mani”.

 Puasa

5. Bekam dan donor darah selama tidak membuat lemas

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam dalam keadaan berihrom dan berpuasa [HR. Bukhari no. 1938].

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu ditanya, “Apakah kalian tidak menyukai berbekam bagi orang yang berpuasa?” Beliau berkata, “Tidak, kecuali jika bisa menyebabkan lemah.”. Imam Asy Syafi’i rahimahullah dalam Al Umm mengatakan, “Jika seseorang meninggalkan bekam ketika puasa dalam rangka kehati-hatian, maka itu lebih aku sukai. Namun jika ia tetap melakukan bekam, aku tidak menganggap puasanya batal.” Termasuk dalam pembahasan bekam ini adalah hukum donor darah karena keduanya sama-sama mengeluarkan darah sehingga hukumnya pun diqiyaskan (dianalogikan).

6. Mencicipi makanan selama tidak masuk dalam kerongkongan

Jika seorang ibu rumah tangga ingin mencicipi masakannya, maka diperbolehkan, asal makanan atau bumbu/kuah tersebut tidak masuk ke dalam kerongkongan dan segera dibuang jika sudah terasa rasa masakannya.

Dari Ibnu ‘Abbas, ia mengatakan, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf 2: 304]. Mengunyah makanan untuk suatu kebutuhan seperti membantu mengunyah makanan untuk anak kecil juga termasuk dalam mencicipi, ya, Moslem Fellas.

Itulah 6 hal yang diperbolehkan saat puasa serta dalil yang mendasarinya. Dengan menambah ilmu kita akan semakin tenang menjalankan ibadah, bukan? Selamat berpuasa!

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Ini Resep Garang Asem Ayam yang Nikmat Pedasnya
Previous
Ini Resep Garang Asem Ayam yang Nikmat Pedasnya
Pentingnya Food Preparation Tepat agar Bahan Makanan Tahan Lebih Lama
Next
Pentingnya Food Preparation Tepat agar Bahan Makanan Tahan Lebih Lama
Related Articles
Back to
top