x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Penyebab Gusi Berdarah Saat Puasa yang Tak Disadari


gusi-berdarah-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sobat cemas karena mengalami gusi berdarah saat puasa? Mengapa hal demikian bisa terjadi?

Gusi berdarah bukan terjadi begitu saja. Terdapat beberapa penyebab yang perlu Sobat ketahui mengapa hal demikian bisa terjadi. Cari tahu selengkapnya pada uraian berikut ini, yuk.

Ini Penyebab Gusi Berdarah saat Puasa

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan berikut ini bisa menyebabkan gusi berdarah yaitu:

  1. Kebiasaan sikat gigi yang tidak tepat

Gusi berdarah dapat disebabkan oleh beberapa kebiasaan keliru saat menyikat gigi, seperti jarang sikat gigi atau menyikat gigi terlalu keras.

Jarang sikat gigi lama kelamaan akan menghasilkan plak yang menumpuk di permukaan gigi, yang kemudian bisa mengeras membentuk karang gigi.

Penumpukan plak pada gigi meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada gusi, yang ditandai dengan gusi berdarah.

Kebiasaan menyikat gigi terlalu keras dengan gerakan menggosok maju-mundur, juga dapat menimbulkan trauma pada gusi yang ditandai dengan gusi bengkak dan bisa berdarah.

Selain itu, menyikat gigi dengan bulu sikat yang kasar dan keras juga bisa menyebabkan gusi berdarah.

  1. Gingivitis

Ketika plak gigi menumpuk dan menyebabkan bakteri berkumpul menggerogoti gigi, gusi bisa meradang hebat dan kemudian berdarah. Ini yang disebut sebagai gingivitis.

Munculnya gingivitis sering kali tidak disadari, karena biasanya tidak terasa menyakitkan dan tidak menunjukkan gejala apapun. Kecuali, jika kamu memperhatikan adanya noda darah pada sikat gigi atau membuang ludah saat berkumur.

Jika tidak diobati, gingivitis bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius, yang dikenal sebagai periodontitis, infeksi kritis yang ditandai dengan kehancuran jaringan gusi dan gigi goyah.

Gingivitis dan periodontitis adalah penyebab utama gigi mudah lepas pada orang dewasa.

Untungnya, radang gusi dapat diperbaiki dan benar-benar bisa dihindari hanya dengan mempraktekkan kebersihan gigi yang lebih baik, dan juga kunjungan rutin ke dokter gigi untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.

cara-atasi-gusi-berdarah

  1. Merokok

Perokok berisiko lebih tinggi mengalami berbagai macam penyakit gusi, seperti periodontitis.

Asap yang dihirup bisa meninggalkan plak racun pada permukaan gigi yang bisa sulit dihilangkan bahkan lewat rutinitas kebersihan mulut yang mumpuni sekalipun.


Baca Juga:


Zat-zat racun ini kemudian dapat menyebabkan peradangan gusi menjadi semakin parah dan berdarah.

Setelah gusi menunjukkan tanda-tanda perdarahan, bakteri berbahaya yang hidup di antara gigi dan garis gusi dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka di gusi dengan menumpang aliran darah.

Gusi berdarah saat puasa memungkinkan bakteri berbahaya memulai peradangan dan penyakit di bagian tubuh yang lain.

Ini bisa mendatangkan malapetaka pada setiap organ dalam tubuh, terutama jantung dan pembuluh darah.

  1. Makanan sahur dan berbuka yang tidak sehat

Mengonsumsi makanan olahan bukan hanya membuat perut semakin membuncit, tapi juga bisa mengancam kesehatan mulut dan gigi kamu.

Makanan olahan kemasan biasanya mengandung garam, lemak, dan gula yang tinggi. Terlalu banyak lemak jahat dalam tubuh dapat meningkatkan risiko oksidasi dan peradangan dalam tubuh.

Kuncinya, seimbangi menu sahur dan buka puasa dengan setidaknya enam sampai delapan porsi buah dan sayuran segar, dibarengi dengan suplemen multivitamin C dan D serta kalsium dan magnesium.

Pola makan sehat meningkatkan kerja seluruh sistem kekebalan tubuh dan menutrisi jaringan lunak dalam mulut, area yang paling rentan dalam tubuh.

  1. Struktur gigi dan rahang tidak normal

Jika kamu memiliki gigi yang tidak berderet rata, tumpang-tindih, penuh sesak, atau struktur rahang kamu tidak tepat (tinggi gigit, alias underbite atau overbite), kamu bisa saja mengalami gusi berdarah. Begitu pula dengan kebiasaan menggeretakkan gigi (bruxism).

Struktur gigi atau rahang yang tidak normal membuat kamu rentan mengatupkan gigi terlalu keras di satu area saja, sehingga menyebabkan gusi surut dan kekuatan tulang gigi memburuk.

Kondisi gusi yang demikian, bisa menjadi gerbang utama bakteri masuk dan menggerogoti gusi kamu.

Sobat, itulah beberapa faktor yang menyebabkan gusi berdarah saat puasa. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Ini 5 Olahan Kacang Tanah yang Punya Banyak Penggemar
Previous
Ini 5 Olahan Kacang Tanah yang Punya Banyak Penggemar
Bagaimana Cara Mengatasi Cegukan Saat Puasa?
Next
Bagaimana Cara Mengatasi Cegukan Saat Puasa?
Related Articles
Back to
top