x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Orangtua Jangan Abai! Ketahui Gejala Depresi pada Anak Sejak Dini


Gejala-Depresi-Pada-Anak

Sumber: Rawpixel

Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang memengaruhi perasaan, cara berpikir, dan perilaku yang menimbulkan masalah emosional serta fisik.

Dilansir dari Anxiety and Depression Association of America, depresi dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Namun, umumnya anak-anak dengan riwayat keluarga pernah mengalami kondisi depresi juga lebih rentan mengalami hal yang sama, lho.

Tidak ada salahnya orang tua senantiasa memperhatian perilaku anak setiap harinya untuk mengetahui adanya gejala depresi pada anak sekarang juga.

Gejala Depresi pada Anak Paling Umum

Anak yang mengalami depresi cenderung lebih diam dan sedih berkepanjangan, tapi bukan berarti anak yang sedih berarti mengalami depresi, ya.

Jika anak mengalami perubahan sikap, tidak ada salahnya orangtua bertanya lebih dalam apa yang membuatnya demikian. Dilansir dari National Health Service UK, berikut ini gejala depresi pada anak yang sebaiknya orangtua ketahui,

Bisakah-anak-depresi

Sumber: Pinterest

  • Perubahan suasana hati yang berubah lebih cepat. Mereka cenderung tidak berenergi;
  • Tidak tertarik pada hal-hal yang sebelumnya menjadi kesenangan anak;
  • Merasa kelelahan terus-menerus;
  • Mengalami gangguan tidur seperti sulit tidur atau terlalu sering tidur;
  • Lebih menarik diri dari kehidupan sosial dan keluarga sehingga kurang interaksi;
  • Tidak memiliki kepercayaan diri;
  • Perubahan nafsu makan, bisa menurun atau meningkat secara drastis;
  • Selalu merasa sepi dan hampa sehingga menjadi lebih pendiam;
  • Selalu merasa bersalah;
  • Memiliki pikiran untuk mengakhiri hidupnya;
  • Penurunan hasil belajar;
  • Pada anak dengan usia lebih besar akan cenderung melampiaskan pada minuman alkohol.

Baca Juga:


Jika kondisi ini terjadi dalam waktu yang cukup lama, mengganggu kehidupan sosial, mengubah minat anak dan kehidupan keluarga, tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada psikolog mengenai kondisi anak kita.

Orangtua juga bisa mengajak anak untuk mengunjungi dokter pada rumah sakit terdekat ketika kondisi anak ditandai dengan adanya perubahan pada fisik.

Penyebab-anak-depresi

Sumber: Pinterest

Cara Mengatasi Depresi Anak

Saat orangtua sudah melihat adanya gejala depresi pada anak, mengatasinya akan berbeda pada tiap anak disesuaikan dengan tingkat depresi yang dialami anak.

Bagi depresi tingkat ringan hingga sedang memerlukan terapi perilaku kognitif dan terapi bermain. Sedangkan untuk depresi yang cukup berat umumnya dilakukan pengobatan dengan penggunaan jenis obat-obatan, seperti antidepresan.

Peran orangtua sangat diperlukan untuk pemulihan kondisi anak. Dampingi dan berikan dukungan dukungan emosional, orangtua juga perlu memastikan anak mengonsumsi makanan yang sehat, memiliki istirahat yang cukup.

Berikan juga kesempatan untuk anak melakukan hal positif yang disenanginya. Ingat, seseorang yang depresi membutuhkan dampingan dari orang-orang terdekat, maka, orangtua sebaiknya tetap sabar dan mengerti kondisi anak, bukannya malah mengabaikan.

Itulah gejala depresi pada anak yang patut disadari oleh para orangtua. Jangan dibiarkan anak tenggelam dalam depresinya, Moslem Fellas. They need their support system, and family is the biggest supporter!

 

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
The Power of Sedekah, Benarkah Orang Akan Menjadi Miskin Karena Sering Bersedekah?
Previous
The Power of Sedekah, Benarkah Orang Akan Menjadi Miskin Karena Sering Bersedekah?
Tak Hanya Baik untuk Anak, Ini Fungsi ASI Eksklusif Bagi Bayi dan Ibu
Next
Tak Hanya Baik untuk Anak, Ini Fungsi ASI Eksklusif Bagi Bayi dan Ibu
Related Articles
Back to
top