x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Yuk Terapkan Gaya Hidup Minimalis, Berhenti Ikuti Tren!


Gaya-hidup-minimalis

Sumber: pinterest

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sejak pandemi, kehidupan ekonomi masyarakat pun menurut. Wabah corona berdampak begitu besar terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Mengikuti gaya hidup orang lain terkadang membuat kondisi dompet “sesak napas”, apalagi ketika berbelanja kebutuhan untuk rumah.  

Nah, yuk, kita berhenti mengikuti gaya hidup orang lain dan memaksimalkan apa yang kamu punya dan membeli apa yang kamu butuhkan.

Tidak hanya saat pandemi saja, lho. Emang bisa? Bisa kok! Ada gaya hidup yang bisa bersahabat di kantong, yakni gaya hidup minimalis.

Gaya-hidup

Sumber: danafina.com

Apa itu Gaya Hidup Minimalis?

Gaya hidup minimalis sedang digandrungi beberapa orang belakangan ini. Penganut gaya hidup minimalis menerapkan prinsip kesederhanaan dalam kehidupan mereka, Moslem Fellas.

Tidak berlebihan alias qana’ah (merasa cukup). Kabar baiknya, gaya hidup ini dapat membuat kondisi keuangan kamu semakin subur dan makmur, lho.

Penasaran seperti apa? Yuk, simak dan terapkan di kehidupan sehari-hari, agar gaji pendapatan semakin awet dan memiliki sifat qana’ah.

1. Membeli Barang Sesuai Kebutuhan, Bukan Sekedar Keinginan

It’s all about what you need, not what you want! Bagi kamu yang gemar membeli barang berdasarkan keinginan, mulai sekarang dilawan ya.

Gaya hidup konsumtif ini tidak hanya membuat keuangan kamu menipis, tapi juga membuat kamu merasa tidak puas akan hidup yang kamu miliki, Moslem Fellas.

Seseorang yang memiliki gaya hidup konsumtif akan mudah membeli barang yang diinginkan, bahkan mungkin saja tidak dia butuhkan dan akan sangat mubazir.

Nah, kalau kamu ingin menghentikan gaya hidup konsumtif ini, mulailah dengan caya yang sederhana, yaitu membeli apa yang kamu butuhkan dan yang benar-benar akan kamu gunakan dan berguna ya, Moslem Fellas.

Inilah-gaya-minimalis

Sumber: Pinterest

2. Tidak Perlu Mengikuti Tren dan Diskon

Berlomba-lomba dalam mengikuti tren itu bukanlah sesuatu yang baik, Moslem Fellas, apalagi jika membuat kondisi keuangan menipis.

Memang, godaan untuk membeli barang, atau mengunjungi suatu tempat dan mengikuti tren memang sulit sekali.


Baca Juga:


Tapi, kalau kamu niat, pasti bisa! Dengan menahan diri dari godaan diskon, tren, dan lainnya, kamu bisa menghentikan gaya hidup konsumtif.

Meski demikian, bukan berarti kamu tidak boleh membeli produk diskon, ya. Justru sebaliknya, berbelanjalah pada saat diskon, hanya saja, terbatas untuk produk yang benar-benar kamu butuhkan.

Kamu bisa membuat rencana belanja secara mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Jika produk diskon sesuai dengan rencana belanja kamu, mengapa tidak membelinya saja.

3. Memaksimalkan yang Dimiliki

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, prinsip gaya hidup minimalis adalah kesederhanaan dan cukup dengan yang dimiliki dengan memaksimalkannya.

Salah satu yang bisa diaplikasikan ialah dengan memaksimalkan kepunyaan kamu, Moslem Fellas.

Jika kamu baru membangun rumah, kamu bisa menggunakan furnitur minimalis yang simpel, sederhana, dan mengutamakan asas kemanfaatan.

Jika kamu ingin membeli baju, pastikan baju itu akan sering kamu pakai dan bermanfaat, bukan sekedar mengikuti tren atau hanya dipakai pada satu acara saja.

Menerapkan gaya hidup minimalis memang memerlukan waktu dan usaha, apalagi jika terbiasa mengikuti hasrat diri yang banyak mau.

Tapi, percaya deh, kalau kamu berhasil melakukannya, kehidupan kamu akan semakin mudah, kamu tidak perlu mendengar perkataan orang lain. Kamu juga bisa menyimpan pendapatan untuk keperluan lainnya. Your life is your rules!

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Terpaksa Harus Belanja Saat Pandemi? Ini Tipsnya Agar Aman
Previous
Terpaksa Harus Belanja Saat Pandemi? Ini Tipsnya Agar Aman
Benarkah Nyeri Saat Masa Subur Penyebab Susah Hamil?
Next
Benarkah Nyeri Saat Masa Subur Penyebab Susah Hamil?
Related Articles
Back to
top