x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Garam Beryodium


Garam-Beryodium

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Asupan garam beryodium yang tercukupi dengan baik memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Sebaliknya, jika asupan yodium tidak terpenuhi atau berlebih, bisa menimbulkan beragam gangguan kesehatan.

Beragam Manfaat Garam Beryodium

Zat yodium di dalam garam berfungsi untuk membantu tubuh memproduksi hormon tiroid. Hormon ini berperan dalam mengatur proses metabolisme tubuh secara ideal dan fungsi organ tubuh lainnya. 

Umumnya, garam-garam yang dijual di pasaran terbagi menjadi dua, yakni garam laut dan garam meja. Perbedaan kedua jenis garam ini terletak pada cara pembuatan, tekstur, dan rasa.

Garam laut diperoleh dari hasil penguapan air laut secara alami dan biasanya memakan waktu yang singkat.

Sedangkan garam meja merupakan hasil tambang dari dalam tanah dan proses pembuatannya lebih rumit.

Bagi kamu yang suka meracik masakan di dapur, tentu sudah tidak asing dengan garam meja. Umumnya, pembuatan garam meja melalui tahap yang lebih panjang dibandingkan dengan garam laut.

Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan kandungan mineral yang tidak dibutuhkan. Guna mencegah penggumpalan, garam meja juga ditambah dengan zat aditif.

Jenis garam meja yang banyak dijual di pasaran biasanya telah ditambahkan kandungan mineral, salah satunya adalah kandungan yodium.

Yodium merupakan unsur mineral yang umumnya terdapat di dalam kandungan air laut dan kandungan tanah di sekitar lautan. Apa saja peran yodium?

  • Menjaga fungsi tiroid tetap stabil.
  • Mendukung fungsi otak pada janin dan anak-anak.
  • Mengurangi gejala payudara fibrokistik.
  • Mengurangi risiko kanker tiroid.

Demi memenuhi kebutuhan yodium tubuh hanya dari garam, kamu harus mengonsumsi setidaknya setengah sendok teh garam beryodium. Jumlah ini sudah memenuhi 2/3 dari kebutuhan harian garam yang dianjurkan.

Akan lebih baik lagi jika kamu juga memenuhi asupan yodium dari makanan lain yang mengandung yodium, di antaranya:

  • Ikan atau kerang-kerangan.
  • Susu dan produk olahannya, seperti keju, atau yoghurt.
  • Multivitamin yang mengandung yodium.

Bagaimana  Bila Kadar Yodium dalam Tubuh Tidak Seimbang?

Yodium juga bisa memberikan dampak buruk pada tubuh. Berikut adalah penjelasannya.

Jenis-garam


Baca Juga:


Kekurangan yodium

Walaupun sumber yodium dapat dengan mudah ditemui, tetapi tidak menutup kemungkinan jika masih banyak orang di beberapa belahan dunia mengalami kekurangan yodium.

Kurangnya asupan yodium mengakibatkan penurunan produksi hormon tiroid, yang kemudian menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid atau biasa disebut dengan penyakit gondok (goiter).

Selain itu, kekurangan yodium juga mengakibatkan hipotiroidisme, yaitu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak dapat menghasilkan hormon yang cukup. Gejala yang dapat muncul antara lain:

  • Pertambahan berat badan
  • Kelelahan
  • Konstipasi atau sembelit
  • Kedinginan
  • Kulit kering

Pada ibu hamil, kekurangan yodium dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan cacat bawaan.

Selain itu, anak yang dilahirkan dari ibu dengan kekurangan yodium parah selama masa kehamilan, akan mengalami kesulitan belajar serta masalah pada pendengaran dan bicara.

Kelebihan yodium

Tidak hanya kekurangan yodium yang bisa menimbulkan bahaya, kelebihan yodium juga bisa menyebabkan hipertiroidisme, yakni kondisi dimana kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Gejala yang muncul di antaranya:

  • Napas pendek atau dyspnea.
  • Gatal pada kulit dan rambut menipis.
  • Penyakit mata jika penderita mengidap penyakit Graves.
  • Tangan gemetar (tremor).
  • Nafsu makan bertambah, tetapi tidak ada peningkatan berat badan.
  • Berkeringat dan sering merasa haus.
  • Jantung terasa berdebar (palpitasi).
  • Perubahan siklus menstruasi.

Nah, kini kamu sudah tahu pentingnya mengonsumsi garam beryodium, kan? Guna mencegah penyakit yang ditimbulkan dari kekurangan atau kelebihan yodium, pastikan asupan yodium harianmu tercukupi dengan cara menambahkan garam beryodium ke dalam masakan dan mengonsumsi makanan yang mengandung yodium.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Resep Masakan Jepang Halal Paling Praktis Mudah Dicoba
Previous
Resep Masakan Jepang Halal Paling Praktis Mudah Dicoba
‘Kabur’ Berlibur Bersama Si.Se.Sa dengan Cruise Collection Terbaru
Next
‘Kabur’ Berlibur Bersama Si.Se.Sa dengan Cruise Collection Terbaru
Related Articles
Back to
top