x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

5 Gangguan Sistem Pencernaan yang Umum Terjadi


Gangguan-Sistem-Pencernaan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Gangguan sistem pencernaan begitu beragam, dengan masing-masing penyebab dan gejala yang berbeda.

Namun dari sekian banyak jenis penyakit pencernaan, ada lima macam yang sering dijumpai yaitu:

Gangguan Sistem Pencernaan yang Perlu Diwaspadai

Sistem pencernaan manusia terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.

Selain itu, organ pankreas, hati, dan kantung empedu juga termasuk dalam sistem pencernaan tetapi letaknya di luar saluran pencernaan.

Fungsi sistem pencernaan adalah menerima dan mencerna makanan menjadi nutrisi. Setelah dicerna, nutrisi tersebut kemudian disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Sistem pencernaan juga berfungsi memisahkan dan membuang sisa makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh.

Berikut ini adalah berbagai gangguan sistem pencernaan yang umum ditemui beserta penyebab dan gejalanya:

1. Diare

Diare adalah penyakit pencernaan yang disebabkan oleh infeksi virus rotavirus atau makanan yang terkontaminasi bakteri.

Biasanya, diare berlangsung selama beberapa hari dan dalam kasus tertentu bisa berlangsung hingga berminggu-minggu.

Penyakit ini membuat penderitanya menjadi sering buang air besar dengan kondisi feses yang encer. Gejala diare juga dapat disertai dengan kram perut, demam, kembung, dan mual.

2. Sembelit

Konstipasi atau sembelit adalah kondisi di mana pergerakan usus menurun atau sulit buang air besar yang berlangsung selama berminggu-minggu bahkan bisa lebih lama.

Umumnya, sembelit diartikan jika frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Gejala sembelit lainnya meliputi:

  • Feses keras.
  • Harus mengejan saat buang air besar.
  • Merasa ada penyumbatan di rektum yang menyulitkan buang air besar.
  • Merasa tidak tuntas setelah buang air besar.
  • Perlu bantuan untuk mengeluarkan feses, misalnya menekan perut atau menggunakan tangan untuk mengeluarkan feses dari anus.

Apa-saja-gangguan-sistem-pencernaan-yang-perlu-diwaspadai

3. Ambeien

Wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di rektum bawah dan anus.


Baca Juga:


Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, namun sekitar 50% orang dewasa merasakan gejalanya pada usia 50 tahun.

Ambeien terbagi menjadi dua jenis, yaitu hemoroid internal dan eksternal. Hemoroid internal adalah pembuluh darah yang membengkak di dalam anus.

Sedangkan pada hemoroid eksternal, pembengkakan terjadi di luar anus dan menyebabkan rasa sakit serta gatal.

4. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung terjadi karena naiknya asam lambung menuju kerongkongan.

Asam lambung dapat naik ke kerongkongan akibat otot bagian bawah kerongkongan melemah sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

Gejala umum penyakit asam lambung antara lain:

  • Naiknya makanan atau cairan dari kerongkongan tanpa disertai mual.
  • Sensasi perih dan panas di dada, yang bertambah parah saat setelah makan atau berbaring.
  • Sakit saat menelan.
  • Merasa adanya benjolan di tenggorokan.
  • Batuk kronis pada malam hari.
  • Radang tenggorokan, terutama di malam hari.

5. Tukak lambung

Tukak lambung disebabkan oleh pengikisan lendir pada lapisan lambung, usus dua belas jari, atau di bagian bawah kerongkongan.

Fungsi lendir ini adalah melindungi dinding dari asam. Ketika lendir tidak ada, asam dapat membuat luka terbuka pada dinding bahkan bisa membuatnya berdarah.

Pengikisan tersebut umumnya disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori atau penggunaan obat pereda nyeri yang dikonsumsi dalam jangka panjang.

Umumnya, tukak lambung menyebabkan rasa nyeri yang memanjang dari dada hingga ke pusar. Gejala lain yang bisa muncul pada tukak lambung antara lain:

  • Perubahan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Feses berwarna gelap atau mengeluarkan darah.
  • Penurunan berat badan.

Berbagai gangguan sistem pencernaan ini tentu bisa mengganggu aktivitas dan rutinitas harianmu.

Oleh karena itu, jagalah kesehatan sistem pencernaan dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengelola stres dengan baik.



Buat Tulisan
Cara Membuat Susu Kacang Kedelai yang Mudah Tidak Berbau
Previous
Cara Membuat Susu Kacang Kedelai yang Mudah Tidak Berbau
5 Manfaat Sari Kurma Al Jazira yang Utama
Next
5 Manfaat Sari Kurma Al Jazira yang Utama
Related Articles
Back to
top