x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ini, Lho, Fakta Anak Tunggal yang Tak Banyak Diketahui Orang


Fakta-anak-tunggal-

Sumber: Sisternet

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Seiring semakin banyak orangtua yang memilih untuk punya satu anak saja, masih banyak pula fakta anak tunggal yang tenggelam di antara berbagai mitos yang beredar.

Menurut situs jstor.org, mitos negatif tentang anak tunggal sebenarnya berawal dari pernyataan psikolog G. Stanley Hall pada lebih dari satu abad silam, yang berpendapat kalau menjadi anak satu-satunya adalah sebuah penyakit.

Sejatinya pendapat tersebut sudah dibantah oleh banyak ahli yang membahas beberapa fakta anak tunggal dilihat dari sisi psikologis.

Fakta Anak Tunggal, Mana yang Benar?

Salah satu penelitian yang membantah pendapat psikolog G. Stanley Hall adalah penelitian bertajuk The Only Child Grows up: A Look at Some Characteristics of Adult Only Children yang diterbitkan oleh Research Gate.

Dari penelitian tersebut mengungkapkan, bahwa anak tunggal umumnya punya pendidikan dan jabatan pekerjaan yang lebih tinggi, lho.

Menghindari salah kaprah, mari tinggalkan mitos yang ketinggalan zaman dan simak fakta anak tunggal berikut ini, ya.

1. Anak tunggal biasanya agresif dan bossy?

Mitos soal anak tunggal yang memilliki sifat yang agresif dan bossy memang sudah mendarah daging di masyarakat.

Anak tunggal seperti sangat identik dengan dua sikap yang tidak baik ini, bahkan tidak sedikit orangtua yang enggan buah hatinya bermain dengan anak tunggal karena dianggap bossy, tidak mau kalah, dan agresif sebab terbiasa dibiarkan berbuat semaunya di rumah.

Namun, psikolog sosial Susan Newman Ph.D., mengungkap fakta yang justru berkebalikan dengan pendapat di atas, lho.

Beliau mengungkapkan bahwa sebenarnya anak tunggal justru mudah bergaul dan diajak bekerja sama supaya bisa disukai dan diterima dengan baik oleh teman sebaya maupun orang lainnya, Moslem Fellas.

Mereka akan cenderung untuk bersikap easy going dan kooperatif sebab anak tunggal takut tidak memiliki teman.

Ragam-fakta-anak-tunggal

Sumber: HelloSehat

2. Anak tunggal manja?

Pendapat seputar anak tunggal yang dianggap manja, egois dan selalu ingin menjadi pusat perhatian memang sudah lama berkembang di masyarakat.


Sumber Juga:


Hal ini dianggap hal yang pasti terjadi sebab anak tunggal akan mendapatkan segala hal yang ia inginkan tanpa ada ‘saingan’, alias menjadi prioritas orangtua.

Namun, menurut psikolog dan penulis buku parenting Carl E. Pickhardt Ph.D, kepribadian anak tunggal sepenuhnya tergantung dari pola asuh dan didikan yang diterapkan oleh orang tua, lho.

Coba saja kamu perhatikan, anak yang punya banyak saudara kandung juga bisa punya sifat manja dan egois kalau dibesarkan dengan pola asuh yang salah.

 Sebaliknya, faktanya anak tunggal tumbuh menjadi pribadi mandiri, rendah hati, dan pantang menyerah karena didikan disiplin yang fokus dari orangtua sejak sang anak kecil.

3. Anak tunggal merasa kesepian dan hampa?

Mungkin banyak orang berpendapat bahwa anak tunggal yang sering merasa sedih, kesepian, dan hampa karena tidak punya saudara dan teman bermain di rumah.

Bahkan orangtua yang punya anak tunggal didorong untuk menambah anak demi kelancaran perkembangan si kecil, lho.

Namun, sebuah studi yang dirilis oleh jurnal Observer justru mengungkapkan fakta bahwa anak tunggal itu nyatanya bisa jauh lebih bahagia ketimbang anak yang punya saudara kandung.

Hal ini dikarenakan anak tunggal akan mendapatkan dukungan serta perhatian penuh dari orang tua dan tidak perlu menghadapi konflik antar saudara.

4. Anak tunggal malas dan terlalu santai?

Banyak yang mengira anak tunggal tak pernah merasa kekurangan dan kebutuhannya selalu terpenuhi, sehingga dia tumbuh menjadi anak yang malas, tidak kreatif, dan terlalu santai dalam menghadapi kehidupan.

Mitos ini benar-benar salah kaprah, karena berbagai hasil studi justru menunjukkan bahwa orang yang sering menghabiskan waktu luang sendiri membuat anak tersebut lebih kreatif dan mawas diri serta lebih leluasa mencoba berbagai hal baru sendiri dan mengembangkan potensi dirinya, lho.

Nah, itulah fakta anak tunggal berdasarkan beberapa studi psikologi. Karakter dan kepribadian anak memang tidak bisa disamaratakan, ya, Moslem Fellas. Semuanya kembali lagi pada didikan dan pola asuh yang diterapkan oleh orangtua sejak dini.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
6 Tanda Umum Proses Pemulihan Pasca Melahirkan Normal Para Ibu
Previous
6 Tanda Umum Proses Pemulihan Pasca Melahirkan Normal Para Ibu
Jangan Asal! Ini Cara Menggendong Bayi Sambil Menyusui yang Aman
Next
Jangan Asal! Ini Cara Menggendong Bayi Sambil Menyusui yang Aman
Related Articles
Back to
top