x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Kenali Etika Pemasaran Dalam Islam Agar Jadi Pedagang yang Jujur


etika-pemasaran-dalam-Islam

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Etika pemasaran dalam Islam memiliki prinsip yang menjaga aturan dalam hukum Islam. Tata cara berdagang atau berbisnis sudah diatur dalam Al-Quran.

Islam agama yang lengkap, yang berarti semua hal dalam hidup manusia sudah diatur sebaik mungkin. Islam agama yang mampu menyeimbangkan dunia dan akhirat.

Islam menghalalkan umatnya berniaga. Bahkan Rasulullah SAW adalah seorang saudagar sangat terpandang pada zamannya. Sejak muda Beliau dikenal sebagai pedagang jujur.

sebagaimana firman Allah Ta’ala, mengenai pemasaran dalam Islam yakni,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisaa: 29)

Eika Pemasaran Dalam Islam

Rasulullah SAW telah mengajarkan pada umatnya untuk berdagang dengan menjunjung tinggi etika keislaman.

Bagaimana etika pemasaran dalam Islam? Yuk, simak ulasan berikut ini.

  1. Keadilan

Berlaku adil adalah hal yang harus dimiliki seorang pengusaha dalam memasarkan barang atau produknya.

Jika seorang pemimpin tidak mampu menciptakan keadilan dalam sebuah bisnis, dan untuk sukses dunia akhirat menurut Islam seorang pemimpin harus mampu bertidak sacara adil dan bijaksana.

  1. Menjaga Kualitas Produk

Sebagai produsen, kita harus bisa memberikan yang terbaik pada pelanggan. Salah satu cara yang bisa kita lakukan demi menjaga hubungan dengan penggan, yakni dengan menjaga kualitas dari barang kita.

Segai seorang pemasar yang baik, tentu kita harus memberikan spesifikasi barang yang sesuai dengan kualitasnya.

  1. 3. Sadar Dengan Perkembangan Zaman

Pandai dalam melakukan perubahan adalah tindakan yang harus dilakukan oleh seorang pebisnis.

Bahkan dalam suatu aturan ekonomi syariah hal ini harus dimiliki oleh seorang bebisnis muslim.

Seorang pebisnis harus mampu menangkap adanya suatu perkembangan zaman, sehingga mereka dapat mengikuti perkembangan pasar bisnis tanpa melanggar aturan fiqih muamalah jual beli yang sudah ditetapkan.

  1. Jujur Dalam Mengukur Kualitas Dan Kuantitas

Sebagai umat muslim kita diajarkan untuk jujur dalam memberikan keterangan suatu barang, baik dari kualitas dan kuantitasnya.

Hal ini harus kita perhatikan agar kita tidak terjebak dalam kesalahan jual beli yang terlarang dalam islam. Oleh sebab itu, berikan harga yang sesuai dengan kualitas dan kuantitasnya.

  1. Khiyar Dalam Jual Beli

Dalam membangun sebuah bisnis memasarkan suatu barang menjadi hal yang utama.

Membangun hubungan dengan pelanggan adalah hal yang harus dilakukan oleh pebisnis, di dalam Islam sudah di ajarkan bahwa pembeli adalah seorang raja.


Baca Juga:


Oleh sebab itu sebagai seorang pebisnis, kita harus mampu memasarkan dan memberikan tanggapan kepada pelanggan dengan cara yang baik dan benar.

etika-pemasaran-dalam-islam-yang-penting-diketahui

  1. Fungsi dan Manfaat

Jika kita ingin memasarkan suatu barang, pastikan jika barang tersebut memberikan manfaat bagi pelanggan.

Tentunya manfaat tersebut harus sesuai dengan sebagaimana mestinya yang sudah diatur dalam Islam.

Sebagai contoh, memasarkan suatu khimar untuk kaum wanita, tentu barang tersebut memiliki manfaat bagi si pengguna. Dan dapat dipastikan jika barang yang kita pasarkan tidak disalah gunakan sebagai media maksiat.

  1. Memasarkan Barang Dengan Ikhlas dan  Tulus

Memasarkan suatu barang adalah iktiar dalam berbisnis, dan tentu hal ini harus dilandasi adanya perasaan yang jujur dan tulus ataupun ikhlas.

Memasarkan suatu barang dengan tulus akan mampu menghasilkan rezeki yang barokah.

  1. Amanah

Sebagai seorang pebisnis kita dituntut harus bisa memasarkan barang agar mendapatkan keuntungan yang barokah.

Ketika memasarkan barang kita harus mampu menjaga kepercayaan seorang pelanggan dalam memberikan keterangan atau spesifikasi. Berikan keterangan kualitas barang dengan jelas dan sesuai atau apa adanya.

  1. Berusaha atau Ikhtiar

Di dalam memasarkan barang dagangan, kita harus terus berikhtiar, seorang pedagang harus semangat dalam memasarkan barangnya.

Ikhtiar juga dilakukan untuk terus menjaga nama baik, menjaga kualitas produk dan bahkan menjaga kesan dari pelanggan.

  1. Ada Keterbukaan Pada Pelanggan

Dalam memasarkan suatu barang kita harus memiliki keterbukaan dalam menjual barang. Baik terbuka tentang jenis barang, kualitas barang dan tujuan penggunaan barang tersebut.

Selain membuat pelanggan mengerti dan tahu tentang seluk beluk barang tersebut, hal ini juga dilakukan agar bisa menjadi pengusaha sukses menurut Islam.

  1. Tidak Memasarkan Riba

Memasarkan barang tanpa mengandung unsur riba atau bunga. Dalam melakukan pemasaran barang sebagai umat muslim kita tidak diperkenankan untuk memasarkan barang atau transaksi yang mengandung  riba.

Sobat Moslem, sebagai pebisnis yang baik, kita harus selalu berpegang teguh pada ekonomi syariah Islam yang benar.



Buat Tulisan
Mengenal Leukemia dan Gejala Leukemia yang Sering Terabaikan
Previous
Mengenal Leukemia dan Gejala Leukemia yang Sering Terabaikan
Tips Komunikasi dengan Pasangan agar Tidak Sering Bertengkar
Next
Tips Komunikasi dengan Pasangan agar Tidak Sering Bertengkar
Related Articles
Back to
top