x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Harus Diperhatikan, Ini Efek Negatif Tidur Berlebihan Pada Si Kecil


efek-negatif-tidur-berlebihan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tidur memang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan tubuh anak, namun kita sebagai seorang ibu juga harus berhati-hati menanggapi hal ini.

Jam tidur yang berlebihan justru dapat berbahaya untuk kesehatannya. Bahkan, dikhawatirkan timbul beberapa efek negatif tidur berlebihan yang dialami. Apa saja?

Berapa lama waktu yang diperlukan si kecil untuk tidur?

Biasanya, rata-rata bayi akan tidur selama 14-18 jam perhari ketika baru lahir. Namun, akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia dan aktivitasnya.

Saat memasukin usia balita, waktu yang baik untuk tidur ialah sekitar 8-12 jam per hari. Maka dari itu, kita harus mewaspadai apabila si kecil tidur melebihi waktu tersebut.

Inilah Efek Tidur Berlebihan untuk si Kecil

Tentu saja, apapun yang berlebihan tidak baik termasuk pada pola tidur si kecil.

Dikhawatirkan akan timbul efek negatif tidur berlebihan, seperti meningkatkan risiko diabetes dan obesitas. Bahkan, si kecil juga rentan terkena sakit kepala.

Hal ini dikarenakan adanya gangguan terhadap jaringan otak dan serotonin si kecil. Selain itu, dalam perkembangan otak serta motoriknya pun bisa terhambat.

Oleh sebab itu, kita harus dapat mencegah agar si Kecil tetap tidur dalam jarak waktu yang semestinya.


Baca Juga:


Yuk Simak, Berikut Cara Mencegahnya!

Adapun cara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada si kecil, ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut ini:

ajak-anak-beraktivitas

  • Coba mengenali jadwal tidurnya. Sebagai seorang ibu, tentu saja kita harus mulai mengamati pola tidur si kecil.

    Perhatikan apa yang jadi penyebab utama saat si kecil mulai tidur bukan di waktu tidur biasanya. Bisa saja hal ini terjadi karena tubuhnya merasa kurang sehat, seperti mengalami deman atau flu.

    Selain itu, bisa jadi karena si kecil juga terlalu lelah dengan aktivitas bermainnya selama berjam-jam. Jika memang begitu, kita tidak perlu khawatir dan langsung berpikir bahwa si kecil mengalami kelebihan waktu tidur.
  • Mengajak si kecil beraktivitas yang menyenangkan. Bila si kecil mengeluh ngantuk dan bukan pada waktunya, kita dapat melakukan aktivitas yang membuatnya lupa untuk tidur.

    Cobalah ajak si kecil untuk bermain bersama selama sekitar 1-2 jam. Namun, kita tetap harus membatasi kegiatannya agar si kecil tidak merasa kelelahan yang akhirnya hanya akan menambah jam tidurnya.
  • Bersikap tegas, berani membangunkan. Apabila kita merasa si kecil tidur dalam waktu yang lebih lama dari biasanya, ada baiknya kita segera membangunkannya dengan cara perlahan agar si kecil tidak merasa terkejut.

    Hal ini tidak akan menjadi masalah jika kita membangunkannya denga cara yang benar, misalnya dengan mencium atau menyentuh pipinya sampai si kecil merespon dengan terbangun.
  • Lakukan konsultasi dengan dokter. Apabila kebiasaan ini berlangsung menjadi rutin, kita dapat meminta bantuan kepada yang ahli untuk memeriksakan kondisi si kecil lebih lanjut.

    Kemungkinan besar, dokter akan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi pola tidurnya. Nah, selain memperhatikan jam tidur si kecil seperti yang telah dibahas di atas, ada baiknya kita juga memperhatikan aktivitas serta waktu saat si kecil tetap terjaga.

Jangan sampai ia terlalu lama terjaga dan akhirnya akan meningkatkan resiko efek negatif tidur berlebihan ya Sobat.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Hati-hati, Minum Kopi Saat Hamil Bisa Menyebabkan Obesitas pada Bayi!
Previous
Hati-hati, Minum Kopi Saat Hamil Bisa Menyebabkan Obesitas pada Bayi!
Tidak Usah Khawatir, Pilih Gelatin Makanan Halal Diolah Dari Bahan Halal
Next
Tidak Usah Khawatir, Pilih Gelatin Makanan Halal Diolah Dari Bahan Halal
Related Articles
Back to
top