x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Doa Setelah Shalat Dhuha, Shalat Sunnah yang Istimewa


Doa setelah shalat dhuha

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Salah satu keistimewan shalat dhuha terletak pada doa setelah shalat dhuha. Shalat dhuha sendiri dikenal dengan shalat sunnah untuk memohon rizki dari Allah SWT.

Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya.” (HR.Hakim dan Thabrani).

Ibadah shalat merupakan hal utama dalam Islam. Bahkan, shalat adalah tiang agama.

Selain shalat fardhu atau wajib yang dilaksanakan lima waktu, adapula shalat sunnah yang bisa diamalkan, salah satunya shalat dhuha.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ia berkata,

Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir.” (HR. Bukhari).

Dari hadis di atas, Rasulullah menyebut shalat dhuha sebagai salah satu hal yang beliau wasitakan kepada Abu Hurairah agar senantiasa ia laksanakan hingga meninggal nanti.

Shalat sunnah ini dilakukan secara sendiri atau tidak berjamaah (munfarid).

Waktu Shalat Dhuha

Shalat dhuha dilaksakan sejak matahari naik hingga condong ke barat. Artinya, waktu shalat dhuha sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menis sebelum masuk waktu dzuhur, sekitar pukul 07.00 WIB sampai sebelum jam 12.00 WIB.

Waktu yang lebih utama adalah seperempat siang, atau lebih tepatnya pukul 08.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB.

Moslem Lifestyle Shalat dhuha

Niat Shalat Dhuha

Tempat niat adalah hati. Niat dengan hanya mengucapkan di lisan belum dianggap cukup. Melafalkan niat bukanlah suatu syarat, artinya tidak harus melafalkan niat.

Namun, menurut jumhur ulama selain madzhab Maliki, hukumnya sunnah dalam rangka membantu hati menghadirkan niat.

Sedangkan dalam madzhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak ada contohnya dari Rasulullah SAW.

Dalam madzhab Syafi’i, lafal niat sholat dhuha sebagai berikut:

Usholli Sunnatadh Dhuhaa Rak’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa’an lillaahi Ta’aalaa

Artinya: Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.


Baca Juga:


Tata Cara Shalat Dhuha

Shalat dhuha dikerjakan minimal dua rakaat dan bisa dikerjakan maksimal dua belas rakaat. Masing-masing dua rakaatnya diakhiri dengan satu salam.

Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak delapan rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam.” (HR. Abu Dawud; shahih).

Tata caranya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul ikram, lebih baik jika diikuti dengan doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Alquan. Bisa surat Asy Syams atau lainnya.
  • Rukuk dengan tumaninah
  • Itidal dengan tumaninah
  • Sujud dengan tumaninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah
  • Sujud kedua dengan tumaninah
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Alquran. Bisa surat Adh Dhuha atau lainnya.
  • Ruku dengan tumaninah
  • Itidal dengan tumaninah
  • Sujud dengan tumaninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah
  • Sujud kedua dengan tumaninah
  • Tahiyat akhir dengan tumaninah
  • Salam

Doa Shalat Dhuha

Alloohumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Alloohumma inkaana rizqii fis samaa-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fayassirhu, wa inkaana harooman fathohhirhu, wa inkaana ba’iidan faqorribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakash shoolihiin

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.

Sobat, perlu diingat doa setelah shalat dhuha tidak dibatasi. Kita boleh berdoa apa saja yang kita inginkan.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Jangan Anggap Remeh, Ini Kondisi Serius Penyebab Sakit Punggung pada Anak
Previous
Jangan Anggap Remeh, Ini Kondisi Serius Penyebab Sakit Punggung pada Anak
5 Penyebab Perut Kembung yang Tidak Biasa
Next
5 Penyebab Perut Kembung yang Tidak Biasa
Related Articles
Back to
top