x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Home Interior
Benarkah Dinding Rumah Berjamur Bisa Mengganggu Kesehatan?

Dinding-Rumah-Berjamur

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Jamur biasanya ditemukan pada noda-noda hitam yang ada di dinding kamar mandi, atau bercak putih berbulu di sudut lantai dapur kita.

Bukan hanya mengganggu keindahan rumah, dinding rumah berjamur juga ternyata mempengaruhi kesehatan. Lantas, apa bahaya yang disebabkan oleh jamur ini? Berikut ulasan selengkapnya!

Mengapa Bisa Dinding Rumah Berjamur?

Jamur merupakan organisme kecil yang dapat ditemukan hampir di mana saja. Di alam, jamur memiliki peran penting seperti mengolah dedaunan, tanaman, serta pohon-pohon kering.

Jamur dapat bertahan hidup dalam lingkungan lembap, dan berkembang biak dengan cara melepaskan pasukan spora kecil dan ringan yang melakukan perjalanan melalui udara.

Namun, di dalam rumah justru jamur ditemukan sebagai hasil dari pengembunan permukaan akibat kelembapan yang berlebihan, kurangnya ventilasi, kebocoran air dari atap atau pipa yang bocor, lantai kayu yang lapuk, atau bekas banjir.

Tempat-tempat yang sangat umum untuk ditumbuhi jamur di dalam ruangan adalah tumpukan kardus, kusen jendela, kain, karpet, dinding di dapur, kamar mandi, serta area cuci baju.

Harus diperhatikan, ada risiko kesehatan yang dapat hadir jika kita dapat melihat atau mencium bau yang menyengat jamur di rumah.

Cara-merawat-dinding-rumah

Benar Ada Risiko Kesehatan Jika Dinding Rumah Berjamur?

Dalam jumlah kecil, mungkin spora jamur tidak berbahaya. Namun, saat mendarat di tempat basah, koloni jamur akan mulai berkembang.

Saat jamur tumbuh di permukaan, spora dapat dilepaskan ke udara di mana spora dapat dengan mudah terhirup.


Baca Juga:


Beberapa jenis jamur yang ada dalam ruangan mampu menghasilkan racun yang sangat ampuh larut dalam lemak dan mudah diserap oleh lapisan usus, saluran udara, dan kulit, yang mengakibatkan iritasi jangka pendek, reaksi alergi, kurap, kudis hingga menurunnya sistem kekebalan tubuh dan perdarahan paru.

Namun, jika rumah dibiarkan berjamur dalam jangka panjang kemungkinan akan mengembangkan gejala yang lebih berat dan lebih cepat dari  yang lain.

Seperti pada beberapa kelompok orangtua dan anak-anak yang memiliki sistem imun lemah, misalnya karena kanker, penyakit hati, HIV, atau dalam/selepas kemoterapi.

Penyebab-dinding-rumah-mudah-berjamur

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Dinding Rumah Berjamur?

Memang tidak mudah menyingkirkan semua jamur dan spora jamur yang ada di rumah. Namun karena spora jamur tidak dapat tumbuh tanpa air, mengurangi kelembapan di  rumah bisa menjadi cara terbaik untuk mencegah  atau membasmi pertumbuhan jamur.

Nah,  berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengurangi kelembapan dan pertumbuhan jamur di rumah kita:

  • Gunakan humidifier dan AC, terutama di cuaca panas dan lembap untuk mengurangi kelembapan di udara.
  • Jaga ruang tetap hangat dalam cuaca dingin dengan penghangat ruangan,
  • Keringkan semua daerah yang basah dalam 24-48 jam.
  • Periksa kemungkinan terjadinya kebocoran di sekitar wastafel dapur, kulkas, bak mandi, dan sumber air lainnya. Kemudian perbaiki kebocoran dan rembesan yang terjadi.
  • Buka pintu setiap ruang kamar untuk meningkatkan sirkulasi, dan membawa suhu panas ke permukaan dingin.
  • Pastikan talang air dan saluran air berfungsi dengan benar dan memastikan air mengalir ke luar rumah.
  • Gunakan kipas angin atau exhaust untuk memindahkan kelembapan suhu ke luar rumah setiap kali memasak, mencuci piring, atau mencuci baju.
  • Tidak meninggalkan pakaian basah di keranjang cucian atau pengering.
  • Hindari meninggalkan handuk basah di lantai atau di gantungan, sebaiknya keringkan segera.

Jika dinding rumah berjamur, perlu untuk mengikis tambalan-tambalan jamur serta memperbaiki akar masalah yang menyebabkan kelembapan tersebut. Karena, jika kita membersihkan jamur tetapi tidak memperbaiki penyebab masalahnya, kemungkinan besar jamur akan kembali muncul di rumah kita.

Fifi Jacob



Buat Tulisan

Meet PJ. Miko

Our young talented Interior Designer He will inspire you to make your home into your ultimate dream sanctuary

Mulai Konsultasi

Apa Benar Setiap Orang Punya Bakat Kanker?
Previous
Apa Benar Setiap Orang Punya Bakat Kanker?
Apakah Tak Masalah Berenang Pakai Softlens?
Next
Apakah Tak Masalah Berenang Pakai Softlens?
Related Articles
Back to
top