x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Wisata Religi

4 Fakta Menarik Desa Penglipuran, Semua Tradisi Leluhur Masih Dijaga


Desa pelinglipuran

Sumber: Media Indonesia

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bali dikenal dengan pesona wisata yang tak ada habisnya untuk wisata lokal maupun mancanegara.

Di pulau Bali juga ada desa di mana kamu bisa belajar mengenai kehidupan masyarakat Bali pada zaman dulu. 

Namanya desa penglipuran, di sana kamu dapat merasakan kehidupan tradisional masyarakat Bali yang masih terjaga hingga sekarang.

Fakta Menarik Desa Penglipuran, Pengalaman Unik saat Berlibur

Desa yang bernama Penglipuran adalah salah satu desa adat yang kini makin berkembang menjadi desa wisata dan sangat ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Awalnya, desa ini hanya desa yang mempertahankan kebudayaan nenek moyang, leluhur. Namun, sekitar pada tahun 1990, mahasiswa Udayana melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Mereka meninggalkan jejak berupa bangunan taman-taman kecil dan penataan lingkungan. Pada tahun 1993, desa adat ini ditetapkan sebagai Desa Wisata Penglipuran dengan Surat Keputusan (SK) Bupati No.115 tanggal 29 April 1993.

Tak heran jika desa yang bernama Penglipuran menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Lalu, seperti apa saja ya pesona dan pengalaman unik yang didapatkan jika berkunjung ke Desa Penglipuran? Dilansir dari laman Liputan6, yuk cari tahu jawabannya di sini:

1. Hutan Bambu Pelindung Desa

Fakta menarik yang pertama Moslem Fellas perlu ketahui yakni adanya hutan bambu pelindung desa. Sekitar 45 hektar dari 112 hektar luas wilayah Desa Penglipuran merupakan hutan bambu.

Nah, hutan bambu tersebut dibiarkan tumbuh mengelilingi desa dan menjadi kawasan resapan.

Selain itu, hutan bambu tersebut menjadi bukti jika ada masyarakat Penglipuran masih menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam.

Banyak janur kuning di desa penglipuran

Sumber: Harapan.net

2. Larangan Poligami

Istilah memiliki lebih dari  satu istri atau poligami menjadi salah satu larangan bagi masyarakat Desa ini, lho, Moslem Fellas.


Baca Juga:


Apabila ada yang melanggar, akan dikucilkan dan dipindahkan ke kawasan diusir dari desa. Adanya larangan berpoligami bertujuan untuk pemberdayaan perempuan.

3. Tamu Menginap di Rumah Warga

Apabila pengunjung ingin menginap di Desa Penglipuran, beberapa rumah penduduk adalah homestay yang bisa digunakan sebagai tempat menginap.

Moslem Fellas bisa mendapatkan banyak pengalaman saat menginap di rumah penduduk. Seperti mencoba dan menyaksikan pembuatan kuliner Khas Desa Penglipuran.

Di samping itu, kamu juga akan menemukan banyak budaya adiluhung masyarakat adat desa yang mungkin tak banyak orang ketahui.

Berbagai pesona menarik desa penglipuran

Sumber: Lifestyle Okezone

4. Penganut falsafah Kalapatra

Desa ini telah menjadi desa konservasi sejak tahun 1980-an. Artinya, desa ini tetap menjaga tradisi dan budaya yang dimilikinya.

Akan tetapi, penduduknya menganut falsafah Kalapatra. I Wayan Supat yakni Ketua Adat desa penglipuran mengemukakan, Kalapatra merupakan falsafah masyarakat adat Desa Penglipuran yang tidak heran melihat budaya orang lain.

Dalam artian, tidak seperti desa adat pada umumnya yang tertutup pada budaya lain. Desa ini sangat terbuka dan orang yang ada di dalamnya juga bisa menikmati budaya orang lain.

Bagaimana Moslem Fellas? Apakah kamu tertarik untuk mempelajari kebudayaan masyarakat Bali di Desa Penglipuran? Saat menginap di desa tersebut, kamu bisa mendapatkan banyak pengalaman menyenangkan dan belajar beberapa kebudayaan masyarakat di sana, lho.



Buat Tulisan
4 Model Meja Komputer, Desain Sederhana dan Punya Banyak Tempat
Previous
4 Model Meja Komputer, Desain Sederhana dan Punya Banyak Tempat
Mengulik Asal Usul Minyak Kutus Kutus dan Manfaatnya
Next
Mengulik Asal Usul Minyak Kutus Kutus dan Manfaatnya
Related Articles
Back to
top