x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Orang Tua yang Sibuk Bekerja, Ini Tips Ampuh Agar Tetap Dekat Dengan Anak


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Jika anak merupakan prioritas hidup yang penting bagi orang tua, salah satu yang perlu dilakukan orang tua adalah menyediakan waktu bersama-sama dengan anak mereka.

Menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak-anak juga sangat penting bagi perkembangan mereka.

Di zaman sekarang ini, menyediakan waktu bersama anak bukanlah perkara mudah bagi orang tua.

Alasan pertama adalah kesibukan orang tua yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan finansial.

Tambah lagi, sekarang ini tidak hanya salah orang tua yang bekerja, namun kedua orang tua. Hal tersebut menyebabkan terancamnya penyediaan waktu untuk anak-anak mereka.

Masa berkembang anak tidak akan terulang dua kali. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan perkembangan anak di masa pertumbuhannya.

Apalagi anak yang dalam masa golden age, yakni usia 0-6 tahun.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan orang tua yang bekerja untuk tetap dekat dengan buah hati mereka. Berikut ulasannya.

Waktu yang Berkualitas Bersama Keluarga. Kebutuhan anak bukan hanya makan atau pakaian, tetapi anak juga perlu diberi kasih sayang, dipeluk, dicium, dan diperhatikan.

Berikan kualitas yang baik saat orang tua sedang bersama anak. Saat sedang bersama anak, sebaiknya orang tua tidak sibuk dengan gadget atau TV.

Luangkan waktu bersama anak, mulai dari bercerita, bercanda, olahraga, atau berwisata.

Waktu Khusus Untuk Anak. Sesibuk-sibuknya orang tua, anak harus tetap diberi perhatian dan kasih sayang dari orang tua.

Minimal 1 jam dalam sehari, orang tua perlu meluangkan waktu untuk anak mereka.

Sekadar mendengarkan cerita di sekolahnya, mendengarkan keluhan mereka, atau membantu anak mengerjaan pekerjaan sekolah.

Menemani Anak Bermain. Dunia anak adalah bermain. Jangan lewatkan kebersamaan dengan anak dengan cara bermain bersama.

Misalnya, saat anak sedang sibuk bermain, orang tua mengajak cerita sambil menemani anak bermain.

Lebih seringlah untuk datang kepada anak, bukan anak datang kepada orang tua.

Dukung Minat Anak. Jika anak menyukai sesuatu, dukunglah minat anak dengan memberikan kesempatan untuk belajar hal yang disukainya.

Jangan membatasi atau melarang apa yang anak sukai. Tapi arahkan ke hal yang lebih bermanfaat jika ia lakukan.

Tetap Terbuka. Bila anak sudah mulai tertutup dan kurang bisa bersikap jujur apa adanya, orang tua perlu introspeksi diri.

Setelah itu, orang tua perlu berjuang kembali agar bisa kembali dekat dengan anak. Dengan kata lain, orang tua harus lebih aktif mengajak anak berbicara.

Jangan biarkan anak sibuk dengan dunianya sendiri.


Baca Juga:


Jangan Melampiaskan Masalah pada Anak. Anak-anak adalah pribadi yang sangat sensitif. Maka berusahalah untuk menggunakan kata-kata yang baik dalam berkomunikasi dengan anak.

Perhatikan pula nada bicara saat berkomunikasi dengan anak. Anak-anak bisa menjadi “down” saat orang tua menanggapi pertanyaan anak dengan nada yang kurang menyenangkan atau pun terlihat ogah-ogahan.

Apabila orang tua memiliki masalah di pekerjaan maka jangan lampiaskan kemarahan itu pada anak di rumah.

Berikan Pengertian Tentang Pekerjaan Orang Tua. Anak-anak terkadang tidak memahami apa yang orang tua lakukan di luar rumah.

Alhasil mereka suka membanding-bandingkan orang tuanya sendiri dengan orang tua temannya.

Orang tua harus mampu menjelaskan alasan orang tua sering meninggalkan rumah, yaitu untuk bekerja.

Jelaskan kepada anak tentang pekerjaan yang dikerjakan orang tua, mengapa orang tua butuh bekerja, apa yang terjadi bila orang tua tidak bekerja, dan lain-lain.

Pujian. Setiap orang pasti senang dipuji. Apalagi, pujian orang tua yang diberikan kepada anaknya.

Jika seorang anak berperilaku baik, mendapatkan prestasi, atau semacamnya, jangan malu untuk beri pujian kepada anak.

Karena pujian tersebut akan menambah semangat sang anak untuk terus berbuat kebaikan.

Itulah beberapa tips yang bisa orang tua lakukan agar lebih dekat dengan anak. Semoga bermanfaat!

 



Buat Tulisan
Empat Macam Sifat Terpuji yang Bisa Kita Tiru!
Previous
Empat Macam Sifat Terpuji yang Bisa Kita Tiru!
Ini dia Makanan Fermentasi Khas Indonesia yang Sering Kita Jumpai
Next
Ini dia Makanan Fermentasi Khas Indonesia yang Sering Kita Jumpai
Related Articles
Back to
top