x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Dampak Makanan Halal dan Haram Bagi Kehidupan Manusia


Dampak-Makanan-Halal-dan-Haram-Bagi-Kehidupan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap makhluk di bumi pasti membutuhkan makanan sebagai sumber tenaga bagi tubuh.

Sayangnya, sebagian muslim tidak mempedulikan apa yang masuk dalam perutnya.

Asal enak dan ekonomis, akhirnya disantap dan tanpa mengecek terlebih dahulu apakah makanan tersebut halal serta baik dikonsumsi atau justru haram.

Padahal, ada beberapa dampak makanan halal dan haram bagi kehidupan yang kali ini akan kita bahas.

Dampak Makanan Halal dan Haram Bagi Kehidupan Sehari-hari

Moslem Fellas, tahu tidak kalau makanan yang kita makan bukan hanya berpengaruh pada kesehatan jasmani, melainkan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan rohani, bahkan untuk kehidupan akhirat setelah kematin, lho.

Berikut adalah dampak makanan halal dan haram hagi kehidupan yang perlu diketahui.

Makanan-halal-haram

1. Makanan Haram Memengaruhi Do’a

Ada kisah yang menarik soal poin pertama ini, nih. Seorang sahabat Rasulullah bernama Sa’ad bin Abi Waqqosh pernah ditanya oleh seseorang,

“Apa yang membuat do’amu mudah dikabulkan dibanding para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lainnya?”

Lalu, Sa’ad menjawab,

“Saya tidaklah memasukkan satu suapan ke dalam mulutku melainkan saya mengetahui dari manakah datangnya dan dari mana akan keluar,”


Baca Juga:


Sa’ad sangat memerhatikan kehalalan makanan yang ia konsumsi, beliau tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan, tidak perlu mahal, asal halal.

Sebab, makanan haram atau proses pengolahannya tidak sesuai syari’at Islam dapat menyebabkan do’a kita tidak terkabul, Moslem Fellas.

2. Rezeki dan Makanan Halal Mendatangkan Amalan Sholeh

Tidak hanya baik buat tubuh, makanan halal merupakan pengobar semangat seorang muslim dalam beramal sholeh.

Makanan halal akan membuat seorang hamba untuk giat dalam beribadah, sebaliknya, seseorang yang mengonsumsi makanan yang buruk atau haram akan cenderung malas dalam beribadah.

“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang thoyyib (yang baik), dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mu’minun: 51)

Ciri-makanan-halal

3. Makanan Halal Pencegah dan Penawar Penyakit

Pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Mengonsumsi makanan halal merupakan salah satu cara mencegah datangnya penyakit, lho. Hal ini Allah sampaikan pada ayat di surat An Nisa.

“Berikanlah mas kawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mas kawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang hanii’ (baik) lagi marii-a (baik akibatnya).” (QS. An Nisa’: 4)

Sebagian ulama tafir mengatakan bahwa “Hanii” adalah makanan yang baik dan enak serta tidak memiliki efek negatif saat dimakan.

Sedangkan “marii-a” ialah makanan yang tidak memiliki efek samping pada tubuh, mudah dicerna, dan tidak menimbulkan penyakit.

Maka dari itu, saat kita mengidap penyakit, coba koreksi makanan kita, sebab sesungguhnya yang baik tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan.

Itulah 3 dampak makanan halal dan haram bagi kehidupan yang harus kita pahami. Jangan sampai perut kita mengonsumsi makanan haram yang justru akan mendatangkan dampak buruk bagi diri kita sendiri.



Buat Tulisan
Kondisi Janin Pada Usia 4 Bulan Menurut Islam
Previous
Kondisi Janin Pada Usia 4 Bulan Menurut Islam
Kesalahan-kesalahan Dalam Membaca Al-Qur’an Harus Tahu!
Next
Kesalahan-kesalahan Dalam Membaca Al-Qur’an Harus Tahu!
Related Articles
Back to
top