x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Depresi Hingga Bunuh Diri! Begini Dampak Cyberbullying pada Anak


Dampak cyberbullying pada anak

Sumber: Shutterstock

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Fenomena bullying atau perundungan yang sering terjadi pada anak-anak terutama di lingkungan sekolah tentu membuat orangtua khawatir.

Berbagai langkah pencegahan pun dilakukan, baik dari pihak sekolah hingga KPAI. Namun ternyata, bentuk bullying tidak hanya bisa dialami anak di lingkungan sekolah dan bermain saja, Moslem Fellas.

Anak-anak bisa mengalami bullying di dunia maya, atau yang disebut dengan cyberbullying. Nah, cyberbullying ternyata memiliki dampak yang lebih parah dari perundungan biasa, lho. Lalu, bagaimana dampak cyberbullying pada anak-anak? Simak ulasannya yuk!

Berbagai dampak cyberbullying pada anak

Sumber: The Conversation

Apa itu cyberbullying?

Dikutip dari lama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), cyberbullying adalah istilah saat seseorang mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh orang lain atau sekelompok orang, melalui penggunaan internet.

Cyberbullying bisa terjadi di berbagai platform online dan mengikutsertakan profil jejaring sosial, situs tempat berbagi foto dan video, blog, e-mail, atau bahkan dari yang paling sederhana seperti pesan di WhatsApp, lho.


Baca Juga:


Bentuk cyberbullying bisa berupa penghinaan, ancaman, dipermalukan, atau bahkan penyiksaan.

Berdasarkan data IDAI, bentuk cyberbullying yang paling sering terjadi adalah ejekan, olok-olok, makian (52%); fitnah atau gosip (30,3%), penyebaran foto, gambar, atau video (9,6%); dan pengiriman materi pornografi (3%).

Ada beberapa metode penyampaian dari cyberbullying, di antaranya:

  • Ada yang dikirimkan secara langsung ke anak (direct attacks),
  • Menyebarkan pesan atau gambar yang dapat mempermalukan anak di khalayak ramai atau di depan publik (posted and public attacks),
  • Memanfaatkan orang lain untuk membantu mengganggu korban tersebut (cyberbullying by proxy).

Apa saja dampak cyberbullying

Sumber: The National Interest

Menurut data Cyberbullying Research Center, sekitar 20% anak usia 11-18 pernah menjadi korban atau berhubungan dengan cyberbullying.

Lalu, siapa sebenarnya yang lebih sering terlibat dalam cyberbullying ini, anak perempuan atau anak laki-laki?

Ternyata, walau keduanya sama-sama bisa jadi korban atau pelaku, tetapi ternyata anak perempuan lebih sering menjadi target dan pelaku cyberbullying, Moslem Fellas.

Dampak cyberbullying pada Anak

Tidak bisa disepelekan! Dampak cyberbullying pada anak bisa berujung pada bunuh diri, lho.

Hal ini bisa terjadi, karena meskipun gangguan ini berasal dari gadget, tetapi korban cyberbullying bisa sangat ketakutan untuk bertemu teman, pergi ke sekolah, dan bahkan takut untuk membicarakan masalah dengan orangtua.

Kalau sudah begini, dampaknya pun bisa sangat fatal. Mulai dari mengalami gangguan makan, mengasingkan diri dari kehidupan sosial, frustrasi, depresi, menyakiti diri sendiri, hingga bunuh diri.

Kehidupan New Normal saat ini di mana anak belajar atau sekolah secara online tentu bisa menambah peluang terjadinya cyberbullying, lho.

Anak yang menjadi korban tentu memiliki tekanan yang semakin besar karena krisis COVID-19 yang masih mengkhawatirkan.

Maka dari itu, pendekatan dan kepekaan orangtua terhadap anak harus dilibatkan untuk pencegahan dan pendampingan anak. Momentum #DiRumahAja juga perlu dimanfaatkan orangtua untuk semakin dekat dengan anak.

Memastikan bahwa anak kita bukanlah pelaku cyberbullying dan juga bukan korban cyberbullying merupakan hal yang penting dilakukan. Dampak cyberbullying pada anak bisa sangat besar bagi masa depannya tidak bisa disepelekan, Moslem Fellas.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
4 Fakta Puber Anak Laki-Laki, Bukan Diawali Mimpi Basah
Previous
4 Fakta Puber Anak Laki-Laki, Bukan Diawali Mimpi Basah
Ini 5 Protokol Kesehatan Naik Ojek Online Saat New Normal, Siap-siap!
Next
Ini 5 Protokol Kesehatan Naik Ojek Online Saat New Normal, Siap-siap!
Related Articles
Back to
top