x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Bully berujung Maut, Ini Dampak Body Shaming pada Kesehatan Mental


Dampak-body-shaming

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebuah kasus pembunuhan yang terjadi pada tanggal 24 Januari 2020 menggemparkan jagad maya. Pasalnya, pembunuhan sadis yang dilakukan seorang pria bernama Ali Hery Sanjaya (27) asal Banyuwangi ini dilakukan lantaran tersangka sering diolok-olok oleh sang korban.

Tersangka mengaku tega menghabisi nyawa korban yang bernama Rosidah lantaran sakit hati sering diejek korban di depan umum.

Korban adalah rekan kerja tersangka di salah satu rumah makan. Tersangka mengaku sakit hati sebab selama bekerja, korban sering menghina pelaku dengan kata-kata gendut, boboho, sumo, dan kesulitan ekonomi.

Tanpa rasa bersalah, tersangka membunuh korban dan untuk menutupi jejak, tersangka membakar korban dan membawa motor milik korban.

Apa-itu-body-shaming

Apa Itu Body Shaming?

Body shaming merupakan perilaku menyerang seseorang berdasarkan bentuk tubuhnya. Perilaku ini juga dapat dikategorikan sebagai bullying.

Tidak sedikit orang yang melakukan body shaming menganggapnya sebagai sekedar sebuah candaan saja.

Padahal, perilaku ini bisa membuat orang yang mengalaminya mengalami dampak buruk, bahkan seperti kasus Sanjaya yang mana tega membunuh karena di-bully.

Perlakuan Sanjaya tentunya tidak baik, dan sangat tercela. Tapi, kita juga harus menjaga ucapan, Moslem Fellas.

Faktanya, Body shaming yang dilakukan secara terus-menerus dapat membuat orang yang menerimanya mengalami gangguan kesehatan mental. Lalu, apa saja dampak body shaming? Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Pengaruh Body Shaming terhadap Kesehatan Mental

Body shaming adalah ketika seseorang mempermalukan orang lain terkait bentuk tubuhnya. Perilaku ini mayoritas terjadi antara wanita. Tidak hanya verbal, belakangan ini tindakan body shaming sering terjadi di media sosial.

Dampak body shaming dapat membuat kesehatan mental seseorang memburuk. Orang yang mengalami ini akan mengalami perasaan malu pada awalnya dan lama-kelamaan, ia akan menganggap dirinya tidak berguna.

Pada suatu titik, dampak body shaming terhadap kesehatan mental tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi, stres hingga gangguan makan. Berikut dampak body shaming lainnya:

Pengertian-body-shaming

1. Anoreksia

Salah satu dampak body shaming pada kesehatan mental adalah anoreksia. Anoreksia merupakan gangguan ekstrem yang terjadi untuk menurunkan berat badan karena perlakukan buruk terhadap penampilannya.


Baca Juga:


Orang yang mengalami hal ini akan berusaha keras agar tubuhnya menjadi kurus yang tidak wajar. Jika gangguan ini sudah terjadi, orang tersebut perlu melakukan perawatan yang sangat serius dan hati-hati dengan psikiater dan terapis, Moslem Fellas.

2. Binge Eating Disorder

Dampak body shaming bagi kesehatan mental lainnya adalah binge eating disorder. Hal ini umumnya terjadi pada seseorang yang terlalu kurus, dan akan membuatnya makan tanpa henti.

Dirinya akan berusaha keras agar dapat menambah berat badan dengan cepat, agar tidak diejek karena tubuhnya yang kurus. Orang yang mengalami ini butuh bantuan dari psikolog atau psikiater dapat membantu mengatasi gangguan ini.

3. Depresi

Dampak body shaming juga dapat membuat seseorang mengalami depresi. Hal ini dapat menyebabkan orang tersebut mengalami rasa cemas (anxious), takut (fear), dan khawatir yang parah.

Selain itu, perasaan tidak mempunyai harapan dan semangat untuk hidup juga dapat terjadi, yang berakhir pada keinginan untuk bunuh diri, lho.

Ingat, Moslem Fellas, selain kesehatan tubuh, kesehatan mental juga penting untuk dijaga. Jika kamu sering melontarkan perkataan yang tidak seharusnya, sering mencemooh (bullying) dan menyinggung bentuk tubuh seseorang (body shaming), maka hentikan segera. Meminta maaflah kepada mereka yang pernah kita sakiti. Ingat kata Rasulullah, “Berkata baik, atau diam”

Dan jika kamu mengalami body shaming atau bentuk bully-an lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya orang tua, guru atau dengan psikolog.

Itulah dampak body shaming yang sangat mengerikan. Banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya telah melakukan body shaming kepada orang lain.

Maka dari itu, sangat penting untuk memikirkan segala perkataan agar tidak menyinggung orang lain, Moslem Fellas. Padahal, mungkin saja perkataan yang bermaksud bercanda dapat berdampak besar bagi mental seseorang.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Yuk, Coba 3 Tutorial Gaya Hijab dengan Topi yang Kekinian
Previous
Yuk, Coba 3 Tutorial Gaya Hijab dengan Topi yang Kekinian
Cara Menghilangkan Bau Apek Pada Baju dengan Cepat
Next
Cara Menghilangkan Bau Apek Pada Baju dengan Cepat
Related Articles
Back to
top