x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Pas Asin dan Lembutnya, Ini Dia Tips Mengolah Cumi Kering yang Praktis


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Seperti halnya ikan asin, cumi kering atau yang biasa disebut juga sebagai cumi asin punya banyak penggemar. Kebanyakan yang menyukai cumi kering ini karena memiliki tekstur dan rasa yang tidak biasa dari jenis cumi lainnya.

Meskipun rasa asin yang terlalu tak hanya membuat lidah getir saja tetapi juga tidak dianjurkan untuk kesehatan.

Makanan laut ini jadi makanan yang sangat populer, bukan hanya rasa dan teksturnya tapi bentuknya juga sangat unik.

Tekstur kenyal dari daging cumi sangat tepat jika disajikan dengan nasi hangat. Apalagi jenis cumi kering yang hanya digoreng dan disantap bersamaan dengan sambal.

Cumi kering memiliki ukuran berbeda dengan jenis cumi lainnya. Cumi ini bertubuh lebih kecil dan punya tingkat ke awetan yang lebih lama dibandingkan cumi basah.

Cumi kering dapat dengan mudah ditemukan dipasaran bahkan di tukang sayur keliling pun ada.

Namun, terkadang cumi kering yang diolah menjadi sebuah masakan akan terasa sangat kenyal dan terlalu asin bahkan tidak bisa dimakan. Hal ini terjadi akibat cara mengolahnya yang salah.

Nah, bagi kamu yang ingin mencoba memasak cumi kering sebagai lauk untuk disantap bersama keluarga, cek beberapa tips memasak cumi kering biar punya rasa dan tekstur yang pas, yuk.

Sebelum kita mengolahnya, bisa dipastikan bahwa cumi kering yang kita beli benar-benar dalam keadaan dan kualitas yang baik. Saat membelinya, pilihlah cumi kering yang benar-benar kering, jangan memilih cumi kering yang agak lembek.

Sebab, bisa jadi cumi itu diproses dengan bahan kimia atau sudah tidak layak makan. Cumi yang lembap, bisa menjadi tempat sembunyi para binatang kecil, lho.

Jika sudah yakin cumi yang kita pilih dalam kualitas yang baik, segeralah untuk diolah. Agar cumi kering memiliki tekstur dan rasa yang pas saat dimakan, sebaiknya rendam cumi tersebut ke dalam air panas selama 10 sampai dengan 15 menit. Cara ini dapat membantu mengurangi kadar garam yang ada saat proses pengawetan.


Baca Juga:


Cara kedua yang dapat dilakukaan adalah merendamnya dengan air garam. Cara ini dapat mengurangi kadar garam dalam cumi kering seperti cara pertama.

Garam yang dilarutkan di dalam wadah dengan air kemudian bisa merendam cumi beberapa saat, lalu ditiriskan.

Atau, cara ketiga kamu bisa melakukannya dengan merendam cumi kering dalam wadah berisi air yang diberi kertas roti.

Rendam selama beberapa saat, semakin lama cumi direndam akan semakin berkurang juga rasa asinnya. Tapi, balik lagi sesuai dengan selera masing-masing ya.

Setelah dirasa cukup untuk merendam cumi kering dalam wadah air, selanjutnya adalah mencuci cumi dengan air bersih yang mengalir. Bilas badan cumi dan keluarkan kotoran di dalamnya.

Selain itu, dalam cumi kering biasanya terdapat sebuah tulang punggung yang juga terlihat seperti plastik. Nah, bagian ini jangan lupa dibuang ya, tapi jika tidak juga gak masalah.

Kemudian, setelah dirasa cumi sudah dalam keadaan bersih bisa ditiriskan dan diolah. Cara mengolahnya, bisa dipotong kecil-kecil atau bisa juga dibiarkan begitu saja seperti bentuknya.

Agar tidak terlalu kenyal seperti karet, sangat dianjurkan untuk tidak memasaknya dengan waktu yang lama.

Nah, setelah proses mengurangi rasa asin pada cumi dan teksturnya agar tidak seperti karet, sekarang siapkanlah segala bahan-bahan untuk mengolahnya menjadi sebuah masakan.

Salah satunya adalah tumis cumi kering cabe hijau yang jadi salah satu olahan terfavorit. Selamat mencoba..

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Wisata Sehari di Labuan Bajo, Ini 4 Wisata yang Dapat Dikunjungi!
Previous
Wisata Sehari di Labuan Bajo, Ini 4 Wisata yang Dapat Dikunjungi!
Cerita Tidak Biasa dari 5 Tempat Wisata Grobogan yang Jadi Primadona
Next
Cerita Tidak Biasa dari 5 Tempat Wisata Grobogan yang Jadi Primadona
Related Articles
Back to
top