x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Cukup Allah Bagiku


Belum cukup rasanya memejamkan mata untuk menghilangkan lelah, sudah ada hadiah di depan mata. Tak tahu bagaimana hati telah lelah menghadapinya dengan tetap berserah kepadaNya. Sebagai manusia biasa, tetaplah hanya bisa berusaha dan berdoa.

Ketika dalam hidup banyak ujian dan kesusahan yang didapatkan. Bisa jadi orang yang paling mulia adalah orang yang paling banyak merasakan kesusahan dalam hidupnya dan tidak berputus asa,  menjadikan kesedihan dan ujian ladang amal bagi kita untuk menjadi orang yang lebih bersabar.

Jika kita kehilangan pekerjaan, bukan alasan untuk berputus asa, atau tak lagi merasa berguna. Ketika ada orang yang kita sayang meninggalkan kita selamanya di dunia, bersabarlah dan bersedih secukupnya. Karena yakin bahwa mereka akan di tempatkan di tempat yang terbaik. Jangan merasa sendiri, Allah pasti selalu ada mendampingi kita. Jangan bersedih, cukup lah jadikan Allah sebagai penolong dan pelindung kita.

 

Baca Juga: Tindakan Tepat Untuk Menghadapi Masalah Sulit

 

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (QS: Ali ‘Imran : 173)

Ketika kita merasa sakit dan sakit ini membuat kita bersih bahkan membuat diri kita lebih dekat dengan Allah maka lebih baik dari pada sehat. Diberikannya sakit kepada kita bukan semata karena benciNya, bukan! Melainkan Dia ingin menjadikan kita sebagai manusia yang bersyukur atas nikmat sehat. Mintalah kesembuhan kepadanya dengan doa bukan dengan putus asa.

Mendapatkan segala sesuatu ujian dari Allah, bukanlah malapetaka yang datang melainkan karunia, satu-satunya malapetaka yang sesungguhnya di dunia adalah dicabutnya keimanan dalam dada. Merasa beruntunglah, karena kita sedang diberi kesempatan untuk merasakan perhatian Allah SWT.

Sobat, baiknya ketika kita berada dalam kesusahan dan kesedihan janganlah meninggalkan doa didalamnya. Ada masalah apapun mintalah kepada Allah dengan doa. Yakinlah kepada Allah dan berikanlah ruang yang besar di hati kita terhadap keyakinan itu. Jangalah kita menjadi lemah dalam berdoa, karena disetiap kesulitan pasti ada kemudahan. Badai, pasti akan berlalu. Dan semua pesta pasti akan usai. Tiada yang kekal dalam dunia.. apapun itu bentuknya.

 

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Ingat 5 Perkara Sebelum 5 Perkara
Previous
Ingat 5 Perkara Sebelum 5 Perkara
7 Inspirasi Rak Buku Kekinian
Next
7 Inspirasi Rak Buku Kekinian
Related Articles
Back to
top