x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Home Interior

Mana yang Lebih Baik, Closet Duduk atau Closet Jongkok?


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Aktivitas membuang air besar atau kecil yang dilakukan oleh manusia di dalam toilet dapat dilakukan dengan posisi jongkok ataupun duduk. Namun, bagi orang-orang yang tinggal di kota besar, rata-rata memiliki kamar mandi yang dilengkapi dengan closet duduk. Closet model ini digunakan karena dianggap lebih bersih dan modern. Lantas, apakah closet duduk lebih sehat dibandingkan dengan closet jongkok?

Sebagian orang-orang di Asia, Timur Tengah, atau beberapa bagian Mediterania, memang lebih akrab dengan closet jongkok. Namun, sekarang ini sudah banyak pula tempat umum yang menggunakan closet duduk pada toiletnya.

Keberadaan closet duduk memang sudah sejak lama, namun pada 1960 perbandingan antara closet duduk dan closet jongkok mulai diperdebatkan. Ini berawal dari sejumlah buku teks medis bahwa posisi dalam posisi jongkok ternyata lebih sehat juga lebih nyaman.


Baca juga:


Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Digestive Diseases and Sciences, Dov Sikirov menginstruksikan peserta untuk BAB dalam tiga posisi yang berbeda yakni duduk di toilet setinggi 16 inci, duduk di toilet setinggi 12 inci, dan jongkok di atas wadah plastik. Setiap peserta diintruksikan untuk merekam waktu saat mereka BAB dan mengukur betapa sulitnya usaha mereka pada skala empat poin.

Hasil menunjukkan, dalam keadaan jongkok peserta hanya butuh 51 detik untuk mengeluarkan isi perut mereka. Sedangkan dalam keadaan duduk, dibutuhkan waktu sekitar 130 detik. Selain itu, mereka  yang berjongkok saat BAB juga mengaku merasakan pengalaman buang air besar yang lebih mudah.

Dalam studi lainnya, para penemu dari Squatty Potty juga memaparkan sejumlah manfaat sehat dari toilet jongkok. Seperti mengurangi sembelit, kembung, dan gas, meningkatkan kesehatan usus besar secara keseluruhan, menurunkan insiden dan gejala wasir. Bahkan, dapat mengontrol kandung kemih menjadi lebih baik, mengurangi ketegangan dan proses BAB pun menjadi lebih cepat.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian, toilet jongkok terbilang lebih menyehatkan karena adanya peningkatan sudut anorektal pada tubuh, yaitu tabung yang dilalui tinja untuk keluar dari tubuh. Ketika menggunakan toilet duduk, lintasan ini bengkok sehingga memerlukan lebih banyak usaha untuk melewatkan kotoran. Sedangkan pada posisi jongkok, sudut anorektal cenderung lebih lurus, sehingga proses buang air besar akan menjadi lebih mudah.

Sobat Moslem, saat menggunakan closet duduk rektum akan terhalang oleh otot puborectalis. Otot ini memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari karena mengontrol ketegangan perut, tetapi dapat menjadi penghalang ketika tiba saatnya buang air besar dalam keadaan duduk.

Sedangkan saat menggunakan closet jongkok akan membantu otot puborectalis lebih relaks dan mengurangi jumlah ketegangan yang diperlukan untuk evakuasi tinja.



Buat Tulisan

Meet PJ. Miko

Our young talented Interior Designer He will inspire you to make your home into your ultimate dream sanctuary

Mulai Konsultasi

5 Destinasi Wisata Muslim Dunia yang Terbaik
Previous
5 Destinasi Wisata Muslim Dunia yang Terbaik
Manfaat Desain Taman Batu terapi untuk kesehatan
Next
Manfaat Desain Taman Batu terapi untuk kesehatan
Related Articles
Back to
top