x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ini Cara Puasa Syawal, Diganjar Pahala Puasa Setahun Penuh, Lho!


Cara puasa syawal

Sumber: IslamiCity

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Alhamdulillah, kita telah memasuki bulan Syawal. Setelah berpuasa di bulan Ramadan, kita pun masuk ke bulan kemenangan, dan ditandai dengan adanya perayaan Eid Fitri.

Nah, tidak hanya menjalankan ibadah puasa Ramadan, banyak dari kita yang memperbanyak ibadah di bulan tersebut.

Mulai dari memperbanyak tilawah, memperbanyak sedekah, melakukan amalan sunnah seperti shalat rawatib, shalat qiyamul lail, dan sebagainya.

Lalu, adakah amalan yang bisa kita lakukan di bulan Syawal ini? Kita perlu mengetahui cara puasa syawal yang mendatangkan keberkahan.

Ganjaran Puasa Syawal Seperti Berpuasa Setahun!

Dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang melakukan puasa Ramadan lantas ia ikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim, no. 1164).

Imam Ibrahim Al-Baijuri rahimahullah memberikan alasan kenapa sampai puasa enam hari Syawal mendapatkan pahala puasa setahun,

“Karena puasa satu bulan Ramadhan sama dengan berpuasa selama sepuluh bulan. Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal, itu sama dengan puasa selama dua bulan. Sehingga totalnya adalah berpuasa selama setahun seperti puasa fardhu. Jika tidak, maka tidak ada kekhususan untuk hal itu. Karena ingat satu kebaikan diberi ganjaran dengan sepuluh kebaikan yang semisal.”

Beginilah cara puasa syawal

Sumber: infonawacita.com


Baca Juga:


Cara Puasa Syawal Sesuai Anjuran Rasulullah

Nah, mengenai cara puasa Syawal, Imam Ibrahim Al-Baijuri menyebutkan,

Yang lebih afdhal, puasa Syawal dilakukan muttashil, langsung setelah sehari setelah shalat ied (2 Syawal). Puasa tersebut juga afdalnya dilakukan mutatabi’ah, yaitu berturut-turut. Walaupun jika puasa tersebut dilakukan tidak dari 2 Syawal (tidak muttashil), juga tidak dilakukan berturut-turut (tidak mutatabi’ah), tetap dapat ganjaran puasa setahun. Termasuk juga tetap dapat ganjaran puasa Syawal walau tidak berpuasa Ramadan (misalnya karena di Ramadan punya udzur sakit), hal ini dikatakan oleh ulama muta’akhirin (ulama belakangan).” (Hasyiyah Asy-Syaikh Ibrahim Al-Baijuri, 1:579-580).

Jadi, puasa syawal itu lebih afdhal jika dilakukan pada tanggal 2 Syawal dan juga lebih afdhal jika dilakukan secara berturut-turut, Moslem Fellas.

Cara melaksanakan puasa Syawal

  • Puasa Syawal dilakukan selama 6 (enam) hari;
  • Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fitri (2 Syawal), tapi boleh saja dilakukan jika di tanggal akhir, asalkan masih di bulan Syawal;
  • Lebih utama dilakukan secara berurutan, tapi boleh jika dilakukan tidak berurutan (harinya);
  • Sebaiknya meng-qadha’ puasa Ramadan yang kemarin harus batal karena udzur syar’i (Alasan tertentu) terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh.
  • Ingat, Moslem Fellas, puasa Syawal adalah puasa sunnah sedangkan qadha’ Ramadan adalah wajib. Sudah semestinya ibadah wajib lebih didahulukan daripada yang sunnah, ya.

Itulah anjuran dan cara puasa syawal sesuai Sunnah. Yuk, meng-qadha’ puasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa Syawal agar mendapatkan ridho serta pahala besar dari Allah.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
5 Keutamaan Puasa Syawal, Penanda Diterimanya Ibadah Di Bulan Ramadan
Previous
5 Keutamaan Puasa Syawal, Penanda Diterimanya Ibadah Di Bulan Ramadan
5 Tips Menjadi Content Creator Sukses dengan Karier Menjanjikan
Next
5 Tips Menjadi Content Creator Sukses dengan Karier Menjanjikan
Related Articles
Back to
top