x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Mix & Match
Yuk, Lakukan Cara Merawat Pashmina Cashmere dan Satin agar Lebih Awet

cara-merawat-pashmina

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Jilbab pashima terbuat dari berbagai jenis bahan yang bisa disesuaikan dengan penampilan serta kenyamanan masing-masing penggunanya.

Bila kita termasuk penggemar pashmina bahan cashmere dan satin, cara penyimpanan hingga pencucian bahan-bahan ini tidak bisa sembarangan.

Bila salah, nanti bisa merusak bahan maupun warna dari pashmina kesayangan kita. Dibutuhkan wawasan tersendiri mengenai cara merawat pashmina yang benar untuk kita terapkan, ya.

Cara Merawat Pashmina agar Tidak Cepat Rusak

Sebelum mengetahui cara merawat pashmina sesuai bahannya dengan lengkap, pahami dulu bahan dasarnya.

Nama kain cashmere berasal dari India, tepatnya di wilayah Kashmir. Kain cashmere berasal dari serat alami bulu domba yang diolah melalui beberapa tahapan.

Kain ini digunakan untuk pakaian seperti jaket, mantel, selimut, hingga jubah karena memang punya sifat yang menghangatkan. Selain pakaian, kain cashmere pun dibuat sebagai pashmina yang cocok untuk padu padan jenis baju berbahan apapun.

Kain cashmere yang diproduksi dengan teknik tenun, proses pengerjaannya biasa dilakukan dengan tangan maupun mesin.

Terkait perawatan dan pencucian kain cashmere, memerlukan beberapa langkah berikut agar kain tidak cepat rusak.

Cara-merawat-pashmina

  • Sesegera mungkin basahi bagian yang terkena noda dengan air, kemudian taburi dengan detergen di atasnya. Diamkan kurang lebih 5-10 menit.
  • Siapkan air hangat kuku di sebuah ember (hindari air yang terlalu panas dapat merusak bahan), kemudian tuangkan sabun bayi atau sampo ke dalamnya.
  • Rendam pashmina cashmere selama 3 menit, kemudian kucek perlahan bagian yang terkena noda hingga bersih. Cuci pashmina dengan air sabun bayi tersebut, bilas, tetapi tidak perlu diperas.
  • Sebaiknya jemur dengan cara meletakkannya di atas meja, hindari menggantung pashmina agar tak meninggalkan bekas. Sebaiknya tidak diperas dan biarkan sampai kering. Setelah itu, lipat dan simpan kembali ke dalam lemari kita.

Baca Juga:


Lain halnya dengan cashmere, pashmina bahan satin banyak menjadi favorit karena dapat menghasilkan tampilan elegan.

Tetapi kain satin juga butuh perhatian khusus agar tetap indah dan awet. Adapun satin merupakan kain yang diproduksi dengan teknik tenun.

Perlu dicatat bila tidak dijaga dengan hati-hati, tenunannya dapat terurai sedikit demi sedikit sebelum mengalami kerusakan total. Selain itu, kilap kain satin yang tidak dirawat dengan baik akan cepat memudar.

pashmina

Karakter lain yang dimiliki kain satin yaitu bersifat lembut dan mudah melar. Keunikan ini juga akan berkurang bila pencuciannya dicampur dengan jenis bahan lain yang tidak sama.

Sebaiknya pisahkan pashmina satin sendiri dan dicuci menggunakan detergen khusus. Perhatikan juga beberapa hal berikut.

  • Pencucian pashmina satin perlu dilakukan dengan tangan, kucek secara perlahan dan hindari menggunakan sikat atau papan gilas karena bisa merusak benang.
  • Hindari penggunaan sabun cuci yang sifatnya panas atau keras. Pashmina satin juga tidak disarankan direndam dalam air terlalu lama, maksimal hanya sekitar 5 menit saja.
  • Jemur dan keringkan di tempat yang teduh untuk menghindari warna cepat rusak. Bila perlu pengeringan sebaiknya dilakukan dengan cara digulung dalam handuk kering lalu diletakan di tempat yang kering.
  • Setrika pashmina dari bahan satin menggunakan suhu panas paling rendah atau hangat. Ada pula beberapa jenis material satin yang tidak perlu disetrika dan bisa langsung disimpan dengan cara digantung dalam lemari pakaian untuk menghindari kusut.

Cara merawat pashmina dengan benar penting untuk diperhatikan agar tetap awet dan bisa kita gunakan dalam waktu lama melalui berbagai mix and match.

Yuk, sayangi barang milik kita sendiri dengan perawatan dan penyimpanan tepat mulai sekarang. Semoga bermanfaat!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Yuk, Cari Tahu Penyebab serta Cara Mengatasi Keringat Bau Tak Sedap
Previous
Yuk, Cari Tahu Penyebab serta Cara Mengatasi Keringat Bau Tak Sedap
Menjadi Sarapan Bergizi, Inilah 3 Manfaat Mengonsumsi Granola bagi Kesehatan
Next
Menjadi Sarapan Bergizi, Inilah 3 Manfaat Mengonsumsi Granola bagi Kesehatan
Related Articles
Back to
top