x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Fashion & Beauty
Begini Cara Merawat Pashmina Sifon agar Tak Cepat Rusak

Cara-Merawat-Pashmina-Sifon

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kini, ada berbagai macam kerudung pashmina yang beredar dipasaran dengan berbagai macam bahan dan motif yang sangat menarik, salah satunya adalah pashmina berbahan sifon.

Tahu kah kamu, pashmina berbahan sifon perlu dirawat dengan baik? Yuk, simak bagaimana cara merawat pashmina sifon yang tepat pada ulasan berikut ini.

Cara Merawat Pashmina Sifon yang Benar

Sebelum membeli pashmina yang kita inginkan, alangkah lebih baik jika kita mengenali karakteristik dari bahan yang akan kita kenakan.

Hal ini karena, masing-masing bahan pashmina tentunya membutuhkan perawatan yang berbeda-beda, Sobat.

Sifon merupakan salah satu jenis bahan yang sering dijadikan pashmina sebab memiliki bahannya yang ringan, flowing, dan gampang dibentuk.

Maka dari itu, pashmina sifon jadi salah satu fashion item yang wajib untuk dimiliki oleh ukhti-ukhti para hijabers agar penampilan selalu terlihat modis.

Namun, perawatan pashmina berbahan sifon tak boleh asal, lho! Sebab serat sifon tergolong ringkih sehingga memerlukan perawatan khusus. Ada baiknya kamu perhatikan cara merawat pashmina sifon berikut ini:

  1. Cuci dengan cara dikucek dan pisahkan dengan kain yang mudah luntur

Mencuci pashmina sifon sebenarnya sangat mudah. Kamu hanya perlu menguceknya secara perlahan.

Sebaiknya, jangan cuci pashmina sifon dengan mesin. Dikhawatirkan putaran mesin cuci akan membuat seratnya rusak. Pilih juga detergen dengan formula yang ringan sehingga tetap menjaga serat kain sifon tetap baik.

Selain itu, pisahkan pashmina sifon dengan kain lain yang mudah luntur, ya, agar pashmina kamu tidak terkena luntur kain lainnya.

cara-mencuci-hijab-pashmina-sifon

  1. Kurangi penggunaan aksesoris

Serat sifon akan mudah bolong hingga robek jika sering terkena jarum aksesoris. Oleh dari itu, penting untuk mengurangi penggunaan aksesoris seperti anting, bros, peniti, hingga jarum pentul.


Baca Juga:


Jika memang harus menggunakannya, pilih yang bebas karat dan tidak terlalu tajam atau bahkan tumpul. Selain itu, carilah aksesoris yang ringan dan tidak banyak bagian-bagian yang meruncing.

Penting untuk segera melepas aksesoris ketika selesai menggunakan pashmina. Jangan sampai dibiarkan tersemat terlalu lama karena bisa menimbulkan bekas lubang.

  1. Perhatikan suhu ketika menyetrika

Salah dalam teknik menyetrika akan membuat serat sifon mudah tercerabut bahkan terbakar karena bahannya yang terlalu tipis.

Sebaiknya, setrika pashmina dengan dilapisi kain lain yang lebih tebal. Hindari menyetrikanya secara langsung.

Selain itu, perhatikan suhu ketika menyetrika. Gunakan suhu normal untuk membuat sifon menjadi lebih licin. Bahkan jika saat setrika tidak kamu lapisi kain lain, sebaiknya gunakan suhu rendah saja.

cara-merawat-pashmina-sifon

  1. Jemur di tempat yang tidak terlalu terik matahari

Sifon memiliki tekstur yang sangat tipis dan lembut, maka sebaiknya jemur sifon di tempat yang sejuk. Hindari area jemur yang langsung terkena sinar matahari, sebab akan membuat pashmina menjadi mudah sobek.

Setelah dicuci, jemur dengan cara digantung di hanger dan cukup diangin-anginkan saja. Biarkan kering secara alami ya agar tekstur pashmina tetap awet dan warnanya tidak mudah pudar.

  1. Taburkan bedak bayi jika terkena noda

Berbeda dengan pashmina dari katun atau bahan lainnya, pashmina sifon memerlukan penanganan tersendiri jika terkena noda yakni dengan menaburkan pashmina dengan bedak bayi.

Taburkan bedak bayi ketika noda masih baru. Kemudian cuci dengan cara dikucek dan jemur di tempat yang tidak begitu terik. Jangan lap dengan tisu ataupun kain karena akan membuat tekstur pashmina sifon rusak.

  1. Gosok dengan es batu jika terkena permen karet

Apabila pashmina kamu terkena noda permen karet, sebaiknya jangan langsung tarik bekas permen karetnya. Alasannya, bisa membuat tekstur ikut tertarik.

Gunakan es batu untuk mengangkat noda tersebut. Gosokkan es batu ke permukaan pashmina hingga tekstur permen karet berubah kaku. Jika sudah kaku, cabut dengan perlahan supaya tekstur pashmina tetap terjaga.

Sobat Moslem, itulah cara merawat pashmina sifon yang tepat. Dengan mengikuti caranya, semoga pashmina kesayangan kamu tetap awet dan tidak cepat terlihat kusam.



Buat Tulisan
4 Pilihan Resep Daging Sapi Modern dari Berbagai Negara
Previous
4 Pilihan Resep Daging Sapi Modern dari Berbagai Negara
6 Kelebihan Alat Makan dari Kayu Dibandingkan Bahan Besi atau Stainless Steel
Next
6 Kelebihan Alat Makan dari Kayu Dibandingkan Bahan Besi atau Stainless Steel
Related Articles
Back to
top