x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

6 Cara Menegur Menurut Islam yang Menenangkan Hati


cara-menegur-menurut-Islam

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sesama Muslim, saling mengingatkan adalah hal yang wajib. Jika terjadi kesalahan, sebaiknya kita menegur atau memberi nasihat. Namun, sudahkah Sobat tahu bagaimana cara menegur menurut Islam?

Sesama umat beragama, sudah sepatutnya kita mengedepankan rasa peduli dan ramah dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama manusia.

Sudah menjadi suatu kewajiban bagi kita berperilaku baik terhadap sesama, karena Allah SWT menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain.

Bertegur sapa adalah wajib hukumnya. Rasulullah SAW bersabda,

Sesungguhnya pintu-pintu kebaikan itu banyak: tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar ma’ruf nahyi munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan, menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun adalah sedekah.”

Selain menyapa, terkadang seseorang ingin meluruskan atau memberi pendapat terhadap perbuatan yang kurang tepat.

Lantas, bagaimana cara menegur menurut Islam yang tepat? Yuk, simak ulasan berikut ini.

  1. Menegur dengan Cara yang Santun

Jika ingin menegur seseorang, gunakanlah bahasa yang santun dan perilaku yang baik. Dengan begitu, orang yang ditegur justru akan sangat mengapresiasi dan menghargai sikapmu.

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah berkata yang baik atau dia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Tidak Bermaksud Menggurui

Jangan menegur seseorang hanya untuk terlihat seperti menggurui. Hal tersebut justru akan membuat orang yang ditegur menjadi kurang nyaman.

Bahkan mereka akan berperilaku cuek dengan kamu atau pun pura-pura tidak mendengar. Bahkan, bisa membaut teguran tersebut terasa sia-sia saja.

  1. Tidak Menggunakan Nada Tinggi

Menggunakan nada tinggi memang tidak pantas untuk dilakukan. Terlebih lagi jika kamu menegur orang yang lebih dewasa.

Orangtua dalam Islam memang sangat dijunjung tinggi, meskipun mereka dalam posisi salah. Kita sebagai orang yang lebih mudah tetap harus menghormati ya.

Ingatkan dengan bahasa yang halus dan sebaiknya kita juga doakan agar hatinyanya bisa lulus.

  1. Tidak Memaksakan Kehendak

Menegur dalam artian kita mempunyai niat yang baik agar orang tersebut menjadi lebih baik kedepannya. Entah ia menggunakan nasihat tersebuat atau tidak itu urusan nantinya.


Baca Juga:


Jangan sampai kita melihat situasi yang kurang baik malah membiarkannya saja. Berarti kita tidak ada bedanya dengan dia. Paling penting, kita tidak memaksakan keinginan kepada orang lain, ya.

Moslem-lifestyle-cara-menegur-yang-baik

  1. Tidak Berkata Kasar 

Berkata kasar dengan orang yang ditegur nantinya malah membuatnya menjadi tersinggung dan teguran kamu dianggap sebagai angin lalu saja.

Wajar saja jika orang lain tidak memberikan respon baik kepada kamu karena perkataan yang diberikan untuknya.

Setiap sikap kelembutan yang ada pada sesuatu, pasti akan menghiasinya. Dan tidaklah ia dicabut dari sesuatu, kecuali akan memperburuknya. (HR. Muslim)

Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut.” (Qs. Ath Thaha : 44).

  1. Sebisa Mungkin Menasehati Secara Rahasia (Empat Mata)

Jauh lebih baik jika kamu menegur orang lain hanya berdua saja dan secara sembunyi-sembunyi.

Apabila para salaf hendak memberikan nasehat kepada seseorang, maka mereka menasehatinya secara rahasia… Barangsiapa yang menasehati saudaranya berduaan saja maka itulah nasehat. Dan barangsiapa yang menasehatinya di depan orang banyak maka sebenarnya dia mempermalukannya.”(Jami’ Al ‘Ulum wa Al Hikam, halaman 77)

Jika kamu hendak memberi nasehat sampaikanlah secara rahasia bukan terang-terangan dan dengan sindiran bukan terang-terangan. Terkecuali jika bahasa sindiran tidak dipahami oleh orang yang kamu nasehati, maka berterus teranglah!” (Al Akhlaq wa As Siyar, halaman 44)

Sobat, seperti itulah Islam mengajarkan cara menasehati sesama manusia. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
Manfaat Masker Kopi, Rahasia Kecantikan Alami
Previous
Manfaat Masker Kopi, Rahasia Kecantikan Alami
Cara membangun keluarga sakinah, Wujudkan dengan Cara Ini
Next
Cara membangun keluarga sakinah, Wujudkan dengan Cara Ini
Related Articles
Back to
top