x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ini Cara Mendidik Anak Pedoman dari Al-Qur’an yang Sangat Penting


Cara-Mendidik-Anak-Pedoman-dari-Al-Qur’an

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Anak adalah karunia besar dari Allah untuk pasangan suami istri. Tidak hanya menjadi penerus generasi keluarga, namun anak juga menjadi lading pahala bagi sang orangtua.

Kelak saat sang orangtua meninggal dunia, salah satu do’a dan amal yang akan terus mengalir adalah do’a anak-anak yang shaleh.

Cara mendidik anak pedoman dari Al-Qur’an ini tercantum dalam Surat Luqman, di mana Allah secara gamblang menjelaskan bagaimana metode mengasuh anak dari kecil hingga ia beranjak dewasa.

Cara Mendidik Anak Pedoman dari Al-Qur’an Demi Masa Depannya

Mari pahami cara mendidik anak pedoman dari Al-Qur’an yang tercantuk dalam beberapa ayat Surat Luqman berikut ini.

1. Pendidikan Tauhid (ayat 13)

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Luqman: 13)

Dalam ayat ini, Luqman menasihati sang anak agar menjauhi perbuatan syirik. Adapun, syirik merupakan perbuatan yang buruk dan sebuah kedzaliman yang nyata.

Orang yang menyekutukan Allah dengan makhluk-Nya, sama halnya ia tidak menggunakan akal sehatnya dan melakukan perbuatan dosa besar.

Seperti-apa-cara-mendidik-anak-pedoman-dari-Al-Quran

2. Berbakti Kepada Orangtua (ayat 14-15)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang tuamu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Luqman: 14-15


Baca Juga:


Pada ayat 14 dan 15, Allah memerintahkan kepada umat manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtua, terutama kepada ibu karena ibu yang mengandung kita selama sembilan bulan.

Beliau merasakan sakit dan memikul beban yang mendalam seiring bertambahnya usia kandungan. Ketika melahirkan, ia harus berjuang dengan mempertaruhkan nyawanya.

Beban yang ditanggung seorang ibu masih berlanjut di mana ia harus menyusui bayinya selama dua tahun demi memenuhui kebutuhan gizi sang anak.

3. Menjaga Hubungan Dengan Allah (Habluminallah) (ayat 16)

“(Luqman berkata): “Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha mengetahui.” (QS. Luqman: 16)

Ayat ke-16 merupakan nasihat Luqman kepada sang anak tentang kewajiban seorang makhluk kepada Tuhannya.

Kewajiban ini berkaitan dengan hubungan langsung hamba dengan Tuhan atau disebut habluminallah.

Bentuk ketaatan ini yakni seperti mendirikan shalat, puasa, zakat sesuai ketentuan dan syaratnya, dan segala bentuk ibadah lainnya yang dijalankan dengan ikhlas.

Ini-cara-Mendidik-Anak-Pedoman-dari-Al-Qur’an

4. Menjaga Hubungan Dengan Manusia (Habluminannas) (ayat 17)

“Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. Luqman: 17)

Ayat ke-17 berkenaan dengan hubungan antara makhluk dengan makhluk lain. Sesama makhluk mempunyai keharusan saling mengingatkan antar sesama dalam kebaikan atau disebut amar ma’ruf nahi munkar, yakni sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat.

5. Berakhlak Baik

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (QS. Luqman: 18-19)

Ayat ke-18 dan 19 merupakan nasihat Luqman kepada sang anak yang berkenaan kewajiban berakhlak yang baik.

Luqman mengajarkan kepada anaknya agar berlaku sederhana, rendah hati, tidak berlebihan, dan menghormati orang lain tanpa memandang bulu.

Semoga para orangtua dapat menjalankan dan mengimplementasikan nasihat Luqman dalam mendidik anak. Bagi para calon orangtua, semoga dapat mencontoh cara mendidik anak pedoman dari Al-Qur’an ini.



Buat Tulisan
Makanan Penurun Asam Lambung Lebih Cepat dan Lebih Enak
Previous
Makanan Penurun Asam Lambung Lebih Cepat dan Lebih Enak
Tips Menjadi Manusia Paling Bahagia di Dunia yang Terus Berubah
Next
Tips Menjadi Manusia Paling Bahagia di Dunia yang Terus Berubah
Related Articles
Back to
top