x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Jangan Asal, Ini 5 Cara Mencuci Masker Kain yang Benar


Cara-mencuci-masker-kain

Sumber: GenPI.co

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Langkanya masker sekali pakai ataupun masker medis, membuat masyarakat kini harus beralih menggunakan masker kain.

Masker kain sendiri memang sudah dinyatakan ampuh dalam melindungi diri kita dari virus, meskipun keefektifannya tidak sebaik masker medis.

Nah, tahukah kamu kalau cara mencuci masker kain itu tidak boleh asal dan semabarangan, lho.

Tentu ada cara sendiri dalam membersihkan penutup wajah yang kini dianjurkan untuk digunakan dalam upaya melindungi diri dari bahaya penyebaran virus Corona ini.

Cara Mencuci Masker Kain Secara Alami

Masker kain memang sebaiknya rutin dicuci jika terus digunakan dalam sehari-hari.

Bila tidak, bakteri dan virus malah akan menempel di masker kamu nantinya, Moslem Fellas. Berikut cara mencuci masker kain yang benar. Simak, yuk!

1. Pakai sabun yang mengandung pemutih

Dilansir dari popsci.com, ada baiknya masker kain direndam terlebih dahulu dengan satu sendok teh sabun yang mengandung pemutih, Moslem Fellas.

Sebagai alternative lain, kamu juga bisa menggunakan pemutih (bleach). Namun, pastikan masker tersebut berwarna putih, ya.

Kalau berwarna, gunakanlah cairan antiseptik yang banyak dijual di pasaran sesaat sebelum dicuci.

Setelahnya, supaya tak meninggalkan bercak-bercak putih yang sering diakibatkan oleh pemutih, kamu bisa bilas masker dengan air bersih di bawah air mengalir selama 10 – 15.

Barulah kemudian kamu rendam lagi di dalam air bersih selama 5 menit. Jemur di bawah sinar matahari atau dengan hair dryer bersuhu tinggi untuk menambah kualitas sanitasi, ya.

Sabun-untuk-mencuci-masker

Sumber: Harrys

2. Gunakan air panas atau mendidih

Saat kamu merendam masker, gunakanlah air panas (bukan hangat) untuk mematikan virus dan bakteri.

Jika kamu ingin lebih yakin, kamu bisa merebus masker setelah dan sebelum digunakan agar kesterilannya dapat dipastikan.

Berdasarkan arahan WHO, sebanyak 10000 unit virus COVID-19 dinyatakan bisa mati dalam suhu 56°C per 15 menit, lho. Oleh sebab itu, biarkan ia di dalam rebusan air selama jangka waktu tersebut, ya.

Rajin-mencuci-masker

Sumber: PEASI

3. Cuci setiap hari

Kamu juga dianjurkan untuk mencuci masker setiap hari, makanya kamu harus memiliki setidaknya 2 masker di rumah, ya.

Saat yang telah dicuci belum kering, maka kamu bisa menggunakan yang telah kering sebagai pengganti.  


Baca Juga:


Tak hanya memerhatikan cara tepat mencuci masker kain, tapi juga mengetahui cara menyimpannya.

Cara penyimpanan masker tidak boleh sembarangan, lho, yaitu seharusnya disimpan dalam kantung ziplock yang rapat agar tidak terpapar bakteri lain dari luar sehabis disterilkan.

4. Setrika dengan suhu panas

Jika sudah dicuci bersih dan disimpan rapat di dalam kantung, masker kain harus disetrika dengan suhu tinggi sebelum digunakan kembali.

Hal ini dianjurkan untuk dilakukan, sebab jika ternyata virus belum berhasil mati dari proses pencucian, maka kamu bisa meyakinkannya dengan menyetrika masker di suhu tinggi dan menekannya dalam waktu sekitar 15 detik di tiap sisi.

Merawat-masker-kain

Sumber: FashionBeans

5. Jangan disemprot alkohol atau disinfektan

No alcohol! Saat merasa malas untuk mencuci, jangan sekali-kali menyemprotkan alkohol atau cairan disinfektan ke masker kain, ya.

Pasalnya, menyemprotkan alkohol atau disinfektan bukanlah cara yang tepat untuk mensterilkan masker kain.

Jika partikel dari alkohol atau cairan disinfektan terhisap oleh hidung atau mulutmu, justru akan menimbulkan masalah kesehatan serius lainnya yang bisa berakibat fatal seperti diare, keracunan, atau bahkan muntah-muntah.

Itulah cara mencuci masker kain yang benar dan bisa segera kamu lakukan di rumah. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan kamu, ya, Moslem Fellas.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Abu Bakar Sahabat Rasulullah, Sosok Lelaki Pertama yang Masuk Islam
Previous
Abu Bakar Sahabat Rasulullah, Sosok Lelaki Pertama yang Masuk Islam
Firman dan Hadits Tentang Kejujuran, Perilaku yang Membawa Kebaikan
Next
Firman dan Hadits Tentang Kejujuran, Perilaku yang Membawa Kebaikan
Related Articles
Back to
top