x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

5 Cara Memilih Mainan Anak yang Tepat


cara-memilih-mainan-anak

(Source: Freepik)

Baca Juga: Hanya 1 Menit

Sebagai orang tua tentunya senang sekali menyediakan mainan untuk anak. Apalagi sekarang banyak sekali pilihan mainan untuk anak, anak jadi bisa bermain tanpa gawai.

Selain itu, bermain juga dapat merangsang perkembangan anak lho, Moslem Fellas.

Otak anak belajar untuk berpikir, berimajinasi, melatih memecahkan masalah hingga melatih koordinasi mata dan tangan.

Meski begitu jangan terburu-buru membelikan anak mainan ya, pastikan dulu kita tau cara memilih mainan anak. Jangan sampai mainan yang kita berikan terlalu sulit atau bahkan terlalu mudah untuk anak sehingga tidak dipakai dengan maksimal.

Cara Memilih Mainan Anak yang Perlu Diperhatikan

Inilah cara memilih mainan anak yang bisa diingat sebelum kita membelikan anak mainan.

1. Sesuaikan dengan Umur

Pastikan kita membeli mainan sesuai dengan tumbuh kembang anak.

Misalnya untuk anak 0 bulan berikanlah mereka permainan dengan warna kontras untuk melatih fokus mereka. Seperti flash card dengan warna kontras.

Apabila anak diberikan permainan yang terlalu sulit anak akan menyerah dan akan cenderung tidak tertarik dengan mainan tersebut. Jangan sampai mainan yang sudah kita belikan malah tidak terpakai, sayang sekali nanti Moslem Fellas.

2. Perhatikan Bahan

Pastikanlah mainan memiliki bahan yang aman untuk anak. Apalagi mainan untuk bayi dimana fase oral mereka terbilang sering.

Hindari bahan kimia seperti merkuri, timah, kadmium, phthalate, arsenik, dan Bahan berbahaya lain yang mungkin ada dalam mainan anak. Pilihlah juga mainan yang mudah dicuci agar mudah untuk membersihkannya.

cara-memilih-mainan-anak-yang-tepat

(Source: Freepik)

3. Merangsang Perkembangan Anak

Pilihlah mainan yang bisa menjadi media tumbuh kembang anak bukan hanya alat bermain saja.

Saat ini banyak sekali perusahaan mainan yang mengklaim produk mereka adalah produk edukatif, namun orang tua juga perlu cermat dalam menentukan mainan edukatif yang sesuai dengan anak.

Pilihlah mainan yang sederhana dan mudah diaplikasikan ke anak dan hindari mainan yang terlalu banyak memberikan "informasi" pada anak.

Misalnya permainan dough atau malam, selain menyenangkan anak juga bisa melatih otot-otot kecil pada jari dan tangannya serta mengenalkan warna.

Permainan dough ini sederhana namun bermakna, berbeda dengan mainan kubus di mana anak perlu memastikan bentuk ke dalam kotak sesuai dengan bentuknya.

Anak terlalu banyak "tugas dan informasi" yang harus diselesaikan. Memasukkan benda sesuai bentuk, mengenal banyak warna karena biasanya berwarna - warni, dan mengenal tekstur.

4. Tidak Memiliki Banyak Feature

Semakin mainan memiliki banyak feature semakin otak anak tidak berkembang. Misalnya mobil - mobilan yang ketika dipencet tombol berubah menjadi robot. Atau handphone yang ketika dipencet mengeluarkan banyak bunyi.

Jadi, pilihlah mainan yang hanya memiliki 1 fungsi saja. Misalnya boneka-bonekaan saja. Atau mobil - mobilan saja. Sehingga anak dapat melatih daya imajinasinya melalui mainan.

5. Aman untuk Anak

Pastikan pula mainan yang kita pilih aman untuk anak. Tidak ada benda yang terlalu kecil sehingga dapat tertelan.

Beratnya juga disesuaikan dengan kemampuan anak, sehingga anak tidak sulit memainkannya karena terlalu berat. Bahannya juga tidak ada yang tajam atau terlalu keras. Sehingga masih "aman" ketika anak tidak sengaja menggigitnya.

Orangtua memang perlu tau cara memilih mainan anak secara tepat agar mainan yang dibeli tidak sayang kemudian disimpan begitu saja.

Selain itu, orang tua juga perlu memahami bahwa anak terkadang tidak perlu memiliki mainan maupun dibelikan mainan yang mahal karena "mainan" terbaik yang mereka miliki adalah orang tua.

Widya Manoch



Buat Tulisan
Cara Melatih Anak Bicara dengan Cara yang Menyenangkan
Previous
Cara Melatih Anak Bicara dengan Cara yang Menyenangkan
Cara Mendapatkan Inspirasi yang Mudah Diikuti Saat Stuck Bekerja
Next
Cara Mendapatkan Inspirasi yang Mudah Diikuti Saat Stuck Bekerja
Related Articles
Back to
top