x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Konsep Dasar Tentang Cara Berpikir Positif


Sejatinya, pikiran merupakan sebuah kekuatan dahsyat dalam struktur kepribadian manusia. Ia dapat berfungsi sebagai kekuatan konstruktif atau destruktif. Pikiran positif dan indah bisa menciptakan sebuah surga yang indah serta kedamaian dalam hidup. Begitu pula dengan pikiran negatif dan keputusasaan, di mana nantinya bisa melahirkan krisis dan neraka dalam kehidupan seseorang. Cara berpikir positif sangatlah diperlukan demi keberlangsungan kesehatan jiwa dan ragamu.

Cara Berpikir Positif Dimulai Dari Dalam Diri

Adanya kekuatan pikiran dalam diri manusia telah membedakan mereka dari makhluk-makhluk lain. Inilah mengapa para psikolog senantiasa menaruh perhatian besar terkait pikiran manusia dan cara mengendalikannya. Otak dan akal merupakan komponen utama memproduksi pikiran, yang berasal dari sebuah sumber bernama alam bawah sadar. Adapun bentuk dan kualitas pikiran manusia merupakan gambaran besar kualitas kehidupan seseorang.

Pikiran positif adalah sebuah pikiran yang mampu membangun ke arah lebih baik (konstruktif), motivatif, dan kaya energi, diperoleh melalui proses pengulangan dan latihan memiliki peran sebagai pengarah kehidupan manusia pada hal-hal positif. Salah satu akhlak mahmudah atau terpuji perintah Allah SWT adalah khusnudzon (berbaik sangka atau berpikir positif) kepada-Nya. Sangat diperlukan adanya keyakinan Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, bahwa Dia mengasihi seluruh makhluk-Nya tidak terlewatkan satupun.


Baca Juga:


Perihal berpikir positif ini tersirat dalam kandungan surah Al-Hujarat ayat 12 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), sebab sesungguhnya prasangka itu dosa. Jangan pula mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang d antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

Ada tiga perbuatan yang harus dihindari oleh orang-orang yang beriman yaitu berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan orang lain, dan menggunjing orang lain. Hikmah dari khusnudzon itulah melahirkan pikiran positif, tenang, optimis, serta qanaah. Beberapa hal tersebut dapat diwujudkan dengan selalu menerapkan kebiasaan cara berpikir positif, bersyukur, bergaul dengan orang-orang yang suportif, introspeksi diri, dan ikhlas dalam menjalankan segala sesuatu.

Kita bukan mesin, setiap manusia perlu istirahat dan menenangkan diri sesekali. Istirahat bisa saja berarti memelankan langkah ketika berjalan. Kita bisa menggunakan waktu khusus untuk merenung sejenak tentang apa yang sudah kita lakukan, serta menyegarkan pikiran dari rasa khawatir dan cemas. Perbanyaklah dzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Pertolongan Pertama, Lakukan 5 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Haid
Previous
Pertolongan Pertama, Lakukan 5 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Haid
Dikelola Oleh Warga Setempat, Kini Panorama Alam Bantir Hills Semarang Dapat dinikmati Wisatawan
Next
Dikelola Oleh Warga Setempat, Kini Panorama Alam Bantir Hills Semarang Dapat dinikmati Wisatawan
Related Articles
Back to
top