x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Cara Bedong Bayi yang Benar dan Aman


cara-bedong-bayi

(Source: Google)

Membedong bayi bukanlah hal yang asing bagi orang tua. Pasalnya, membedong bayi sudah menjadi tradisi sejak lama.

Membedong bayi ternyata memiliki sejumlah manfaat.

Ketika bayi dibedong, bayi akan cenderung merasa nyaman. Hal ini karena membedong “memberikan rasa” seperti saat ada diperut ibu.

Dengan begitu, bayi juga akan jarang menangis karena merasa aman.

Biasanya bayi akan terbangun karena reflek bayi baru lahir atau startle reflex. Hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi pada bayi baru lahir.

Dengan membedong, bayi akan dapat tidur lebih nyenyak karena terhindar dari terbangun akibat startle reflex. Selain itu, memelilit badan bayi dengan kain tentunya dapat menghangatkan bayi.

Meski begitu, orang tua juga perlu berhati-hati dalam membedong bayi. Alih-alih membuat bayi nyaman, membedong terlalu ketat akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan bayi.

Misalnya masalah pada pinggul bayi atau biasa dikenal dengan hip dysplasia. Selain itu, membedong bayi terlalu lama juga dapat meningkatkan resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).


Baca Juga:


Penelitian mengungkapnya resiko ini dapat bertambah apabila teknik yang dipakai dalam membedong bayi salah. Untuk itu, orang tua perlu mengetahui cara bedong bayi yang benar dan aman untuk si kecil.

Seperti Apa ya Cara Bedong Bayi yang Benar?

Sebelum membedong bayi siapkanlah kain bedong berbahan katun yang lembut. Agar bayi nyaman selama dibedong. Dilansir dari alodokter, inilah cara bedong bayi yang benar:

cara-bedong-bayi-yang-benar

(Source: Google)

  1. Taruh kain bedong di permukaan datar. Lipat ujungnya hingga menyerupai segitiga. Kemudian tempatkan bayi di atas kain bedong. Pastikan batas lipatan atas kain bedong bayi ada disekitar bahu bayi.
  2. Luruskan tangan kiri bayi bagian bawah, lalu rapatkan dengan tubuh. Tarik ujung kain di sisi kiri bayi sehingga menutupi lengan kiri sampai ke dada bayi. Selipkanlah ujung kain di bagian bawah ketiak kiri lalu ke punggung.
  3. Lalu lipatlah kain bedong bayi bagian bawah ke arah pundak bayi. Pastikan untuk memberikan ruang di sekitar kaki bayi ya, jangan terlalu ketat.
  4. Kemudian, ambil ujung kain bedong sebelah kanan bayi hingga menutupi tubuhnya secara perlahan. Terakhir lipat sisa kain bedong bayi ke bagian punggung bayi.

Jangan lupa untuk tidak membedong bayi terlalu ketat ya. Pastikan bayi selalu nyaman ketika dibedong. Apabila bayi sudah merasa tidak nyaman, lebih baik dilepaskan saja.

Membedong bayi bukanlah perkara wajib yang harus dilakukan. Selamat mempraktikkan cara bedong bayi ya, Moslem Fellas!

Widya Manoch



Buat Tulisan
Penyebab Keputihan Berwarna Coklat Sebelum dan Sesudah Menstruasi
Previous
Penyebab Keputihan Berwarna Coklat Sebelum dan Sesudah Menstruasi
Termasuk Sunnah Muakkad, Ini Tata Cara Aqiqah Lengkap
Next
Termasuk Sunnah Muakkad, Ini Tata Cara Aqiqah Lengkap
Related Articles
Back to
top