x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

5 Cara agar Shalat Khusyuk Terhindar dari Sia-Sia


Cara-agar-shalat-khusyuk

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Khusyuk adalah ruh shalat. Shalat dengan senantiasa menghadirkan hati dan pikiran, serta ikhlas menjalankannya karena Allah ta’ala, tentu menjadi impian setiap hamba.

Khusyuk adalah level tertinggi kesuksesan seorang hamba. Nah, kira-kira apa saja cara agar shalat khusyuk?

Cara agar Shalat Khusyuk Tetap Fokus

Seiring dengan tingginya kesibukan duniawi, khusyuk dalam shalat menjadi sesuatu yang amat sulit dicapai.

Padahal shalat adalah pondasi kaum muslim, bila sempurna dikerjakan maka sempurna juga ibadah-ibadah lainnya. Simak ulasan mengenai cara agar shalat khusyuk berikut ini!

1. Memahami bacaan Shalat

Kiat memeroleh shalat khusyuk yang paling utama adalah dengan memahami bacaan shalat dengan baik.

Seluruh bacaan shalat memang menggunakan bahasa arab yang tentunya memerlukan pemahaman lebih terkait arti dan cara membacanya.

Pentingnya memahami isi bacaan shalat akan membantu kita melafadzkan do’a dan bacaan dengan tulus hati.

Semua do’a mengandung nama Allah yang menunjukkan sanjungan dan pujian bukan sekedar label/merek.

Selain ikhlas, hadirnya hati dalam shalat merupakan hal utama yang memengaruhi bobot shalat seseorang. Menghayati ucapan dan tata cara atau gerakan shalat.

“Pahala shalat seseorang ditulis berdasarkan apa yang ia pahami dari shalatnya (berdasarkan kehadiran hati)” (Al-Qaulul Mubiin, Syaikh Masyhuur)

Berbagai-cara-agar-shalat-khusyuk

2. Menjauhi Waswasah (Godaan Setan)

Waswasah adalah bisikan jiwa dan setan yang tak mengandung manfaat dan kebajikan dan merupakan penghilang khusyuk paling dominan.

Waswasah tidak hanya godaan dalam bentuk besar, melainkan berupa godaan kecil yang sering kita sepelekan, lho.

Seperti berlama-lama di dalam kamar mandi, berlebihan dalam menggunakan air untuk berwudhu, mengulangi gerakkan karena menganggap tidak sah, dan melakukan gerakan tambahan saat shalat.

Bentuk waswasah setan lainnya adalah dengan menghadirkan pikiran yang tidak mesti kita pikirkan saat shalat, dan membuat kita lupa dengan bacaan shalat atau rakaat.

Waswasah dapat diobat dengan menuntut ilmu syariat, mengerjakan ibadah tepat waktu, senantiasa mengingat Allah dan tentunya dengan meminta perlindungan-Nya.

3. Hindari Tertawa Saat Mendekati Waktu Shalat

Kita memang sangat membutuhkan tawa dan canda dalam hidup, tapi ternyata terlalu banyak tertawa dapat membuat keras hati bahkan dapat mematikan hati, lho, Moslem Fellas.


Baca Juga:


Saat hati menjadi keras, kita pun jadi sulit menerima kebenaran dan jauh dari kebaikan dan kelembutan.

“Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.” [HR. Tirmidzi 2/50].

Dengan banyak tertawa ketika mendekati waktu shalat, kita juga cenderung sulit untuk fokus dan khusyuk dalam beribadah.

Candaan dan kelucuan yang masih melekat di kepala akan ‘menggelitik’ kita tatkala sedang shalat, bisa-bisa bacaan shalat kita asbun alias asal bunyi, gerakan tidak karuan dan cenderung ingin mempercepat ibadah, bisa repot tuh, Moslem Fellas!

Inilah-cara-agar-solat-khusyuk

4. Menjauhi Hal Tidak Berfaedah

Kiat memeroleh shalat khusyuk selanjutnya adalah dengan meninggalkan hal ‘unfaedah’ alias hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat.

Alangkah baiknya, nih, kalau waktu yang kita miliki diisi dengan hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat.

Meninggalkan ghibah atau menceritakan keburukan orang lain, dan juga upayakan menghindari mendengar musik, sebab dikhawatirkan akan terngiang-ngiang di pikiran saat shalat.

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976)

5. Tidak shalat kala makanan telah dihidangkan

Mau shalat tapi lapar? Jangan bingung, hal ini diatur juga kok dalam Islam. Saat waktu shalat telah tiba dan perut terasa lapar, kamu bisa mendahulukan mengisi perut keronconganmu terlebih dahulu.

Saat perut kosong dan lapar, kita cenderung sulit berkonsentrasi, nah alhasil shalat kita menjadi tidak khusyuk.

Hal ini dapat terjadi saat berbuka puasa, diperbolehkan menyantap makanan terlebih dahulu sebelum akhirnya menunaikan kewajiban shalat. Atau saat jam makan siang, kita boleh mengisi perut lalu melaksanakan shalat. Asal masih belum di penghujung akhir shalat, ya!

“Jika makan malam telah tersajikan, maka dahulukan makan malam terlebih dahulu sebelum shalat Maghrib. Dan tak perlu tergesa-gesa dengan menyantap makan malam kalian.” (HR. Bukhari, no. 673 dan Muslim, no. 557).

Selalu perbaiki shalat kita, cobalah beberapa cara agar shalat khusyuk tersebut. Jadikan kekhusyukkan shalat sebagai patokan kesuksesan dalam hidup, sebab jika urusan shalat saja sudah dianggap sepele, lalu apa yang sebenarnya hal yang kita anggap penting nih?

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Penting! Ini Kewajiban Suami dalam Rumah Tangga, Tertuang Dalam Alquran
Previous
Penting! Ini Kewajiban Suami dalam Rumah Tangga, Tertuang Dalam Alquran
Warna Hijab yang Wajib Dimiliki, Kamu Sudah Punya Semuanya?
Next
Warna Hijab yang Wajib Dimiliki, Kamu Sudah Punya Semuanya?
Related Articles
Back to
top