x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Gejala Cacar Air pada Anak, Bolehkah Tetap Mandi?


Cacar-air-pada-anak

Sumber: hellosehat.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Cacar air pada anak tentu membuat orangtua merasa khawatir. Tak hanya pada anak-anak, penyakit ini juga bisa dialami semua orang dari segal usia. 

Cacar air atau penyakit varicella disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Penyakit ini sangat mudah menular dan proses penyembuhannya juga cukup lama yakni sekitar 1 hingga 2 minggu.

Apa Saja Gejala Cacar Air pada Anak?

Dilansir dari situs Hellodoc, gejala cacar air pada anak biasanya muncul di hari ke-10 sampai 21 sesudah anak terinfeksi virus varicella zoster (misalnya dari anak lain yang terkena cacar air).

Cacar yang melepuh tersebut, akan bertahan selama 5 sampai 10 hari dengan melalui tiga fase, antara lain:

  • Ruam merah atau merah muda akan bertambah banyak dalam beberapa hari.
  • Lepuhan berisi air (vesikel) yang terbentuk dalam satu hari, setelah itu pecah dan mengeluarkan cairan di dalamnya.
  • Kerak dan koreng yang akan menutupi vesikel dan butuh beberapa hari sebelum sembuh sepenuhnya.

Pada suatu titik tertentu, anak bisa memiliki ruam, lepuhan, serta kerak pada saat bersamaan.

Ini karena, lesi baru dari cacar air dapat muncul tiap hari selama beberap hari pada masa awal infeksi cacar air pada anak.

Anak akan menunjukkan beberapa tanda awal infeksi virus varicella zoster sebelum ruam muncul, yaitu:

  • Demam lebih dari 38 derajat celcius
  • Hilangnya rasa nafsu makan
  • Mengeluh sakit kepala
  • Sering merasa lelah serta tidak enak badan (malaise).

Baca Juga:


Apakah cacar air pada anak menular? Ya, bahkan sejak 48 jam sebelum munculnya ruam pertama.

Penularan virus tersebut terjadi ketika seseorang melakukan kontak dengan cairan yang keluar dari lepuhan cacar air atau menyentuh benda yang sebelumnya terkena cacar air tersebut.

Oleh karena itu, anak yang sedang terkena cacar air sebisa mungkin membatasi kontak dengan orang lain terutama dengan ibu hamil.

Anak bisa kembali beraktivitas seperti biasa ketika cacar air sudah kering dan tak ada ruam baru yang tumbuh pada bagian tubuh manapun dari anak.

Cacar-air

Sumber: Google.com

Apakah Anak Boleh Mandi saat Terkena Cacar Air?

Beberapa orangtua, mungkin masih bingung mengenai hal yang satu ini. Anak yang terkena cacar air boleh mandi, tapi gunakanlah air biasa bukan air hangat.

Saat mengeringkan tubuhnya, pastikan tidak menggosokkan handuk terlalu kencang. Setelah itu, oleskanlah salep atau obat dokter ke bagian tubuh yang terkena cacar air dan pilihlah pakaian yang longgar untuk anak.

Sangat dianjurkan pula untuk memotong kuku anak, bahkan bila perlu mengenakan sarung tangan agar ia tidak menggaruk cacar airnya dan membuat kondisinya bertambah parah.

Ketika cacar air pada anak terjadi, ada baiknya orangtua segera pergi ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih lanjut.

Nantinya, dokter akan memberi tahu seperti apakah perawatan yang perlu dilakukan pada anak agar cacar air tak bertambah parah.

Hindari membeli atau memberi obat sembarangan pada si kecil karena dikhawatirkan justru akan memperparah cacar airnya.

Sobat Moslem



Buat Tulisan
3 Manfaat Kulit Manggis, Ini Kandungan Penting yang Ada Didalamnya
Previous
3 Manfaat Kulit Manggis, Ini Kandungan Penting yang Ada Didalamnya
Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Bayi Cegukan yang Aman
Next
Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Bayi Cegukan yang Aman
Related Articles
Back to
top