x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Bukan Cabai Rawit, Inilah 7 Cabai Terpedas di Dunia


Cabai-terpedas-di-dunia

Sumber: 8villages.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Mungkin sebagian dari kalian mengira bahwa cabai rawit merupakan cabai yang paling pedas.

Eits, tunggu dulu. Ada 7 jenis cabai terpedas di dunia yang pedasnya mengalahkan cabai rawit.

Jenis Cabai Terpedas di Dunia

Di Indonesia sendiri ada banyak jenis sambal, hingga menu pedas menjadi makanan sehari-hari.

Namun, jika kamu menganggap  bahwa sambal dan cabai dari Indonesia sudah sangat pedas, berarti kamu harus mencoba beberapa jenis cabai lainnya yang sangat terkenal pedas di dunia.

Dari beberapa sumber disebutkan, bahwa rata-rata cabai yang kita konsumsi tingkat kepedasannya antara 20.000 hingga 100.000 SHU (Scoville Heat Unit) yang merupakan satuan pedas.

Untuk cabai rawit atau Cayenne pepper yang biasa kita konsumsi memiliki skor tingkat kepedasan 30.000 – 50.000 SHU. Nah, untuk cabai-cabai terpedas di dunia berapa skor tingkat kepedasannya?

1. 7 Pot Red Giant

Salah satu cabai terpedas di dunia ialah 7 Pot Red Giant. Cabai ini memiliki skor kepedasan sekitar 1.000.000 SHU.

Jenis cabai tersebut ialah varian asli dari semua jenis cabai 7 Pot. Hanya saja yang membedakan antara varian cabai 7 Pot ialah ukurannya lebih besar.

7-pot-red-giant

Sumber: 8villages.com

2. Bhut Jolokia

Bhut Jolokia merupakan cabai dengan nama lain Ghost Pepper. Nah, ternyata cabai Bhut Jolokia ini pernah mendapatkan predikat cabai terpedas di dunia dari Guiness World Records pada tahun 2007.

Cabai ini berasal dari India dan memiliki rasa 400 kali lipat lebih pedas dari saus Tabasco. Bhut Jolokia memiliki skor kepedasan 1.041.427 SHU.

Bhut-holokia

Sumber: en.wikipedia.org

3. Infinity Chili

Infinity Chili inilah yang akhirnya menggeser posisi Bhut Jolokia sebagai cabai terpedas versi Guiness World Records di Februari 2011. Namun, cabai ini hanya sempat memegang gelar sebagai cabai terpedas selama dua minggu.

Infinity Chili merupakan salah satu cabai hibrida dari spesies  Capsicum chinense dengan skor kepedasan 1.067.286 SHU.

Infinity-chili

Sumber: www.alibaba.com

4. Trindad Moruga Scorpion

Trindad Moruga Scorpion ini juga menjadi salah satu cabai terpedas yang berasal dari Trinidad dan Tobago. Cabai ini memiliki skor kepedasan yang lebih tinggi dari Infinity Chili, yaitu 1.200.000+ SHU.

Trindad-Moruga-Scorpion

Sumber: plantswithapurpose.net

5. Naga Viper

Naga viper inilah yang juga menjadi cabai terpedas di dunia pada tahun 2011.


Baca Juga:


Naga viper ini memiliki skor kepedasan 1.382.118 SHU. Ia juga termasuk jenis tanaman hibrida dari cabai pedas lainnya, yaitu Bhut Jolokia dan Trinidad Moruga Scorpion.

Naga-viper

Sumber: id.pinterest.com

6. Carolina Reaper

Nah, inilah cabai dengan skor kepedasan paling tinggi, yaitu 1.569.300+ SHU. Bentuk cabai ini memang tidak terlihat menarik, tapi rasa pedasnya tidak perlu diragukan lagi.

Jika kamu ingin mencicipinya, maka kamu akan merasakan sensasi pedas lima ratus kali lipat dari saus Tabasco. Sesuai dengan namanya, cabai ini berasal dari Rockhill, South Carolina.

Reaper ini juga sudah mendapatkan gelar cabai terpedas si dunia pada 7 Agustus 2013 dari Guiness World Records.

Carolina-reaper

Sumber: en.wikipedia.org

7. Pepper X

Ternyata ada juga jenis cabai yang jika dimakan bisa hingga membahayakan tubuh kamu, lho! Jenis cabai ini dinamakan Pepper X, dan ternyata memiliki tingkat kepedasan sekitar 3,18 juta SHU.

Pepper-X

Sumber: bobo.grid.id

Moslem Fellas, itulah beberapa pilihan cabai terpedas di dunia. Apa kamu tertarik untuk mencobanya?

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
5 Ide Usaha Jualan Makanan Online agar Laris Manis
Previous
5 Ide Usaha Jualan Makanan Online agar Laris Manis
Asal Usul dan Cara Membuat Tahu Bulat yang Krispi
Next
Asal Usul dan Cara Membuat Tahu Bulat yang Krispi
Related Articles
Back to
top